26.9 C
Padang
Selasa, April 13, 2021
Beritasumbar.com

BANK SENTRAL INDONESIA (BANK INDONESIA)
B

Kategori -

Oleh : Syaiful Anwar

Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh

Sejarah Berdirinya Bank Sentral di Indonesia

Sejarah bank sentral tidak terlepas dari sejarah dikenalnya sistem uang sebagai alat tukar dalam perdagangan dan perekonomian secara umum, dan mulai ditemukannya metode perbankan untuk pertama kalinya dalam perekonomian dan perdagangan suatu negara. Dimana pada zaman dahulu alat tukar yang digunakan adalah memang berupauang yang memang memiliki nilai intrinsik yang sama terhadap material yang terbuat dari uang tersebut.

Biasanya berupa uang logam (emasperakperunggu, dll) yang memiliki nilai intrinsik yang sama terhadap nilai dari uang logam tersebut. Artinya jika uang logam emas seberat 1 gram bernilai 1000 misalnya, pada saat itu memang karena emas dengan kondisi 1 gr tersebut ketika diperdagangkan/dipertukarkan dimana-mana nilainya adalah 1000. Alat tukar dengan uang logam seperti ini sudah lebih maju dibandingkan dengan kondisi sebelumnya dimana perdagangan dilakukan dengan alat tukar yang belum bisa diterima oleh banyak kalangan atau bahkan sistem barter langsung terhadap barang yang diperdagangkan dimana ini menjadi cikal-bakal dimulainya perdagangan dalam sejarah peradaban manusia.

Seiring dengan waktu dan terus berkembangnya perdagangan dan perekonomian, alat tukar berupa uang logam tersebut mulai menjadi keterbatasan karena memang ketersediaan sumber daya alam yang terbatas untuk mencetak jenis uang seperti itu, dan ini menghambat potensi untuk berkembang lebih besarnya lagi perekonomian suatu negara sementara jenis-jenis produk baru dan bentuk industri baru sangat potensial untuk muncul namun amat disayangkan jika aktivitas perdagangan dan perekonomian secara umum harus terhambat karena mengikuti kemampuan ketersediaan uang berupa logam yang sangat terbatas tersebut.

Untuk itulah kemudian dikenal sistem uang kertas yang pertama kali ditemukan melalui sistem penjaminan yang dalam hal ini dilakukan oleh suatu badan penjamin sekaligus penyimpan yang disebut bank, dimana uang kertas yang dikeluarkan oleh bank tersebut dijamin memiliki nilai yang sama atau dijanjikan akan memiliki nilai beberapa kali lebih besar terhadap emas atau uang logam yang di simpan oleh nasabah/masyarakat pada waktu mendatang atau pada masa yang ditentukan.

Pada praktik dan perkembangannya masing-masing, bank-bank yang pada saat itu membuat aturannya sendiri-sendiri dan jenis-jenis jaminan/uang kertasnya masing-masing yang sangat potensial merugikan masyarakat karena belum dikelola negara untuk memastikan tidak adanya penyimpangan atau aturan yang tidak adil. Dimana pada suatu ketika seorang nasabah berniat untuk mengambil kembali emas atau uang logam yang disimpan pada bank tersebut dengan cara menukar kembali uang kertas yang dia dapat dari bank tersebut ternyata harus kecewa karena uang logam yang dia terima lebih sedikit dari yang dijanjikan atau bahkan lebih kecil dari jumlah yang sama dari yang pernah ia simpan ke bank tersebut. Pada masa itulah mulai terjadi untuk pertama kalinya dalam sejarah model-model fraud dan rekayasa dalam sektor industri yang baru ini, yaitu sektor keuangan.

Sejak itulah negara menyadari perlunya suatu bank sentral yang selanjutnya didirikan dengan tujuan untuk memastikan adanya satu jenis mata uang kertas yang sama dan berlaku di suatu negara tersebut agar memiliki nilai yang stabil dan dapat dipercaya karena dijamin oleh negara (dengan cara awalnya negara menjamin uang kertas tersebut dengan sejumlah emas deposit atau logam berharga lainnya yang dicadangkan setiap mencetak nominal uang tersebut, namun belakangan tidak lagi dan jaminannya hanya atas nama negara saja atau sejumlah kecil emas) dan dapat dipergunakan terus menerus oleh masyarakat dalam menjalankan aktivitas perekenomiannya di negara tersebut.

Di Indonesia sendiri Pada tahun 1828 De Javasche Bank didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai bank sirkulasi yang bertugas mencetak dan mengedarkan uang.

Tahun 1953, Undang-Undang Pokok Bank Indonesia menetapkan pendirian Bank Indonesia untuk menggantikan fungsi De Javasche Bank sebagai bank sentral, dengan tiga tugas utama di bidang moneter, perbankan, dan sistem pembayaran. Di samping itu, Bank Indonesia diberi tugas penting lain dalam hubungannya dengan Pemerintah dan melanjutkan fungsi bank komersial yang dilakukan oleh DJB sebelumnya.

Pada tahun 1968 diterbitkan Undang-Undang Bank Sentral yang mengatur kedudukan dan tugas Bank Indonesia sebagai bank sentral, terpisah dari bank-bank lain yang melakukan fungsi komersial. Selain tiga tugas pokok bank sentral, Bank Indonesiajuga bertugas membantu Pemerintah sebagai agen pembangunan mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat.

Tahun 1999 merupakan Babak baru dalam sejarah Bank Indonesia, sesuai dengan UU No.23/1999 yang menetapkan tujuan tunggal Bank Indonesia yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

Pada tahun 2004, Undang-Undang Bank Indonesia diamandemen dengan fokus pada aspek penting yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan wewenang BankIndonesia, termasuk penguatan governance. Pada tahun 2008, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.2 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan. Amandemen dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan perbankan nasional dalam menghadapi krisis global melalui peningkatan akses perbankan terhadap Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek dari BankIndonesia.

Pengertian Bank Sentral

Bank suatu bank yang memiliki tugas pokok membantu Pemetintah dalam hal mengatur, menjaga dan memlihara kestabilan nilai mata uang Negara, mengatur pelaksanaan pinjaman menerbitkan obligasi, dan surat berharga milik Pemerintah dan menentukan kebijakna moneter.

Bank sentral adalah lembaga keuangan yang paling besar dalam suatu Negara yang memiliki fungsi untuk mengatur peredaran jumlah uang, tingkat bunga serta kebijakna moneter. 

Konsep dan Pengertian Bank Sentral

Bank sentral adalah lembaga keuangan perbankan yang berbentuk badan hukum, sehingga bank sentral adalah lembaga keuangan formal. [3] Sebagai bank, bank sentral memiliki beberapa kesamaan-kesamaan dengan bank-bank pada umumnya dan juga perbedaan-perbedaan  antara lain sebagai berikut

  1. Melakukan Fungsi Intermediasi..Dalam fungsi ini bank sentral dapat memberikan kredit kepada bank komersil, diberbagai Negara bank sentral juga member pinjaman pada pemerintah, bank sentral mendapat keuntungan bunga dari kredit yang diberikan kepada nasabah.
  • Mengumpulkan Dana. Pengumpulan dana dilakukan dengan giro wajib minimum atau dana yang wajib di setorkan bank komersil dan dengan mekanisme pasar, misalnya dalam mengendalikan uang beredar, bank sentral menjual surat berharga milik negera.
  • Asetnya Di Dominasi  Aset Finansial. Aset bank sentral sama dengan lembaga keuangan lainnya yaitu di dominasi aset financial.
  • Motifasi Utama Bukan Untuk Mendapat Laba. Tujuan pokok dari bank sentral adalah untuk menjaga stabilitas sector moneter untuk kestabilan perekonomian, akan tetapi bank sentral juga dapat memperoleh laba, hanya saja laba bukan tujuan utamanya. Ini berbeda dengan bank komersil yang tujuan utamanya adalah  untuk mencari laba.
  • Hak Monopoli Mengedarkan Uang Kertas Dan Logam. Mencetak, mengedarkan, atau menarik uang logam dan kertas adalah hak monopoli bank sentral bank komersil hanya di izinkan mengedarkan uang giral.
  • Pengawasan, Evaluasi dan Pembinaan Perbankan. Pengawasan evaluasi dan pembinaan sangat perlu dilakukan karena bank adalah lembaga keuangan terbesar, agar tidak terjadi ketidak sempurnaan informasi, ketidak sempurnaan informasi dapat menyebabkan eksternalitas yang merugikan misalnya bank salah melakukan seleksi dalam penyaluran dana (Adverse Selection).
  • Berkedudukan Di Ibukota Negara. Sebagai lembaga keuangan Negara, bank sentral berkedudukan di Ibu Kota. UU No. 23 1999 tentang Bank Indonesia. Pasal 5 Ayat 1 menyatakan bahwa bank Indonesia berkedudukan di Jakarta sebagai Ibukota Negara RI.
  • Penanganan Transaksi Giro (The Clearing and Collection of Checks). Bank Sentral  mempunyai fungsi mengontrol dan mengelola kegiatan-kegiatan transaksi yang menggunakan alat pembayaran giro yang dilakukan oleh bank-bank komersil.
  1. Riset-riset Ekonomi. Riset ini di lakukan khususnya pada masalah dan perkembangan sector moneter. Sebagai bahan dalam penentuan kebijakan moneter, di Indonesia riset dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) dibawah direktorat riset ekonomi dan kebijakan moneter.

Bank Sentral dan Kebijakan Moneter

Kebijakan moneter adalah kebijakan ekomomi untuk mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang lebih baik dan atau di inginkan dengan jalan mengubah-ubah jumlah uang beredar. [5]  Tujuan dari kebijakan moneter adalah kondisi ekonomi makro yang lebih baik dan atau di inginkan. Kondisi tersebut dapat di evaluasi dengan perkembangan indicator-indikator ekonomi makro terutama sebagai berikut:

  1. Stabilitas pertumbuhan ekonomi
  2. Terciptanya lapangan pekerjaan
  3. Stabilitas harga umum (terkendalinya laju inflasi)
  4. Stabilitas nilai tukar mata uang

Sector riil (produksi) dan sector moneter (pasar uang dan modal) saling berkaitan, maka stabilitas sector moneter yang ditunjukan dari stabilitas harga aset-aset financial juga merupakan tujuan dari kebijakan moneter. Tujuan-tujuan itu akan tercapai jika pengendalian jumlah uang beredar dan tingkat bunga sudah dicapai. Pengendalian uang beredar menggunakan beberapa instrument yaitu:

  1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation). Operasi pasar terbuka di gunakan untuk mengendalikan jumlah uang beredar dengan cara menjual atau membeli surat-surat berharga milik pemerintah. Di Indonesia sertifikat bank Indonesia (SBI) yang sering digunakan, setiap pemilik SBI mendapat balas jasa berupa bunga. Menarik uang beredar dapat di lakukan dengan menaikan bunga SBI sehingga banyak orang membeli SBI, jika ingin menambah uang beredar maka BI (Bank Indonesia)  menurunkan bunga SBI sehingga pemilik SBI akan menjualnya pada Bank Indonesia (BI).
  • Tingkat Bunga Diskonto. Untuk menambah uang beredar, daya ekspansi kredit bank umum harus ditingkatkan, Cateris Paribus, maka dana yang dimiliki bank umum harus ditambah, bank sentral dapat memberi bantuan pinjaman yang disebut dengan fasilitas diskonto (discount Rate), jika yang di inginkan bertambahnya uang beredar maka bunga pinjaman diskonto di turunkan sehingga pinjaman bank umum bertambah.
  • Giro Wajib Minimum. Dalam hal penciptaan uang giral, menunjukan persentase cadangan wajib minimum (Reserve Reguirement Ratio atau RRR) akan mempengaruhi ekspansi kredit, jika RRR diturunkan maka ekspansi kredit bertambah sehingga jumlah uang beredar yang bertambah dan begitu pula sebaliknya.
  • Imbauan Moral. Yang dimaksud dengan independensi bank sentral adalah dalam menjalankan fungsi dan tugasnya bank sentral terlepas dari pengaruh atau intervensi pihak-pihak lain, misalnya pemerintah atau parlemen.

Independensi Bank Sentral

Yang dimaksud independensi bank sentral adalah dalam menjalankan fungsi dan tugas-tugasnya Bank Sentral terlepas dari pengaruh atau intervensi pihak-pihak lain, misalnya pemerintah atau parlemen-parlemen independensi.

Bank sentral dipercaya akan berpengaruh positif pada stabilitas ekonomi makro. Independensi bank sentral adalah agar kebijakan yang diambil dan dilaksanakan bisa maksimal dan obyektif.

Mishkin dan Eakins (2000) menunjukan adanya bukti empiris tentang adanya hubungan positif antara tingkat independensi bank sentral denan stabilitas perekonomian makro . Ini berdasarkan riset dengan sampel 14 negara pada periode 1973-1988. Menunjukan adanya kecenderungan bahwa semakn independen bank sentral semakin baik pula stabtabilitas perekonomiannya.

Bank Indonesia Sebagai Bank Sentral Negara Republik Indonesia

Sejarah Bank Indonesia.

Salah satu jenis perbankan yang paling utama dan paling penting adalah bank sentral (Central Bank). Bank sentral di tiap Negara hanya ada satu dan mempunyai cabang di tiap provinsi. Fungsi utama bank sentral adalah untuk mengatur masalah-masalah yang berhubungan dengan keuangan disuatu Negara secara luas. Tugas Bank Sentral Di Indonesia dipegang oleh Bank Indonesia (BI).

Kantor umum bank sentral terletak di Ibu Kota Negara. Di Indonesia bank sentral berpusat dikantor Jakarta dan mempunyai kantor di seluruh wilayah Indonesia (biasanya tiap-tiap ibukota Provinsi) serta perwaikilan-perwakilan koresponden di luar negeri. Fungsi bank sentral di Negara manapun selalu memegang peranan sangat penting dalam memajukan perkembangan dalam suatu Negara. Begitu pula dengan bank sentral di Indonesia yang di emban oleh bank Indonesia (BI) juga mempunyai posisi strategis dalam pembangunan, baik dalam melayani pemerintah, dunia keuangan dan perbankan yang ada di Indonesia dan di seluruh dunia.

Peran lain dari bank Indonesia adalah dalam hal mencetak dan menyalurkan uang, terutama uang kartal (kertas dan logam). Bahkan bank Indonesia mempunyai hak tunggal untuk menyalurkan uang kartal. Tugas berikutnya adalah untuk mengendalikan jumlah uang yang beredar dan suku bunga  denga maksud untuk menjaga kesetabilan nilai rupiah. Disamping itu hubungan bank Indonesia dengan pemerintah adalah sebagai pemegang kas pemerintah. Begitu pula hubungan keuangan dengan dunia internasional juga ditangani oleh  bank Indonesia, seperti menerima pinjaman luar negeri.

Dalam menjalankan tugas sehari-hari bank Indonesia (BI) dipimpin oleh Dewan Gubernur, yang terdiri dari seorang Gubernur, seorang Dupati Gubernur Senior, dan sekurang-kurangnya 4 orang atau sebanyaknya 7 orang deputi Gubernur. Dalam hal ini Deputi Gubernur senior merupakan wakil Gubernur apabila Gubernur dan Deputi Gubernur Senior berhalangan, maka Gubernur atau Deputi Gubernur Senior menunjuk deputi Gubernur untuk memimpin Dewan Gubernur.

Tugas-Tugas Bank Indonesia

Adapun tugas Bank Indonesia (BI) seperti yang tertuang dalam  Undang-undang No. 23 tahun 1999. Yaitu sebagai berikut:

  1. Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan Moneter. Dalam rangka menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter bank Indonesia  berwenang: Mentapkan sasaran-sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi yang ditetapkannya. Melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara yang termasuk,  tetapi tidak terbatas pada:
  2. Operasi pasar terbuka di pasar uang, baik mata uang rupiah maupun mata uang valas.
  3. Penetapan tingkat diskonto
  4. Penetapan cadangan wajib minimum
  5. Pengaturan kredit atau pembiayaan.     

Memberikan kredit atau pembiayaan berdasarkan prinsip syariah,  paling lama 90 hari kepada bank untuk mengatasi kesulitan pendanaan jangka pendek bank yang bersangkutan. Melaksanakan kebijakan nilai tukar berdasarkan system nilai tukar yang telah ditetapkan. Mengelola cadangan devisa. Menyelenggarakan survey secara berkala atau sewaktu-waktu diperlukan yang dapat bersifat makro dan mikro.

  • Mengatur dan menjaga kelancaran system pembayaran. Dalam tugas mengatur dan menjaga kelancaran system pembayaran bank Indonesia berwenang:
  • Melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa system pembayaran.
  • Mewajibkan penyelenggara jasa system pembayaran untuk menyampaikan laporan kegiatanya.
  • Menetapkan penggunaan alat pembayaran.
  • Mengatur system kliring  antar bank baik dalam mata uang rupiah atau mata uang asing.
  • Menyelenggarakan penyelesaian akhir transaksi pembayaran antar bank,.
  • Menetapkan maam, harga, cirri uang yang akan dikeluarkan,  bahan yang digunakan dan tanggal mulai berlakunya sebagai alat pembayaran yang sah,
  • Mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah serta mencabut, menarik dan memusnahkan uang dari peredaran,termasuk memberikan penggantian dengan nilai yang sama.
  • Mengatur dan mengawasi Bank. Dalam hal mengatur dan mengawasi Bank Indonesia (BI) berwenang sebagai berikut;
  • Menetapkan ketentuan-ketentuan perbankan yang memuat prinsip-prinsip kehati-hatian.
  • Memberikan dan mencabut izin usaha bank.
  • Memberikan izin pembukaan,penutupan dan pemindahan  kantor bank, .
  • Memberikan persetuan atas kepemilikan dan kepengurusan bank.
  • Memberikan izin kepada bank untuk menjalankan kegiatan usaha tertentu, .
  • Mewajibkan bank untuk menyampaikan laporan, keterangan dan penjelasan sesuai dengan tata cara yang di tetapkan oleh Bank Indonesia.
  • Melakukan pemeriksaan terhadap bank, baik secara berkala maupun setiap waktu apabila diperlukan.
  • Memerintahkan bank untuk menghentikan sementara sebagian atau seluruh kegiatan transaksi tertentu apabila menurut penilaian bank Indonesia terhadap suatu transaksi patut di duga merupakan tindakan pidana dibidang perbankan.

Hubungan Dengan Pemerintah

Hubungan Bank Indonesia dengan Pemerintah seperti yang dituangkan dalam Undang-undang nomor 23 tahun 1999 adalah sebagai berikut:

  1. Bertindak sebagai pemegang kas pemerintah
  2. Untuk dan atas nama pemerintah Bank Indonesia dapat menerima pinjaman dari luar negeri, menata usahakan serta menyelesaikan tagihan dan kewajiban keuangan pemerintah terhadap pihak luar negeri.
  3. Pemerintah wajib meminta pendapat bank Indonesia dan atau mengundang bank Indonesia dalam sidang cabinet yang membahas ekonomi, perbankan dan keuangan yang berkaitan dengan tugas bank Indonesia atau kewenangan bank Indonesia.
  4. Memberikan pendapat dan pertimbangan kepada pemerintah mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta kebijakan lain yang berkaitan dengan tugas dan wewenang Bank Indonesia.

Hubungan Dengan Dunia Internasional

Dalam hal hubungan Bank Indonesia dengan dunia Internasional, maka bank Indonesia:

  1. Dapat melakukan kerjasama dengan Bank Sentral Negara lain dan Organisasi dan lembaga internasional
  2. Dalam hal dipersyaratkan bahwa anggota internasional dan atau lembaga Multilateral adalah Negara maka Bank Indonesia dapat bertindak untuk dan atas nama Negara republic Indonesia sebagai anggota.

Bank Sentral Di Negara-Negara Maju

Pemahaman tentang bank sentral di Negara-negara maju mutlak diperlukan berdasarkan fakta bahwa mereka saat ini adalah Negara-negara yang menguasai perekonomian dunia. Memasuki abad ke 21 ini diperkirakan hampir 90% output ekonomi dunia dikuasai oleh Negara-negara maju di Eropa Barat, Amerika Utara, dan Jepang. Alasan lain mereka telah lebih dahulu mengalami jatuh bangun berkaitan dengan pengelolaan perekonomian dan peranan bank sentralnya. Dengan demikian NSB dapat belajar dari mereka dalam hal memosisikan bank sentral.

  1. Amerika Serikat. Bank Sentral Amerika Serikat bernama Federal Reserve System (The Fed). Sekalipun namanya tidak diawali dengan kata bank, tetapi fungsi yang dilakukan fed adalah fungsi bank sentral. Struktur Fed sebagai bank sentral relative unik karena adanya struktur informasi dan terlibatnya swasta dalam struktur kepemimpinannya.
  2. Inggris. Bank sentral inggris adalah Bank of England. Bank ini termasuk bank sentral yang tertua di dunia karena didirikan pada tahun 1694. Bank of England di pimpin oleh seseorang gubernur dan 16 direktur yang mempunyai masa tugas 4 tahun. Sampai tahun 1997 bank sentral inggris ini merupakan bank sentral yang kurang independen. Penyebabnya adalah keputusan untuk menaikan atau menurunkan tingkat bunga bukan di tangan bank sentral melainkan di tangan lembaga yang disebut Exechequer (setara dengan menteri keuangan di Indonesia).
  3. Jerman. Bank sentral Jerman bernama Deutsche Bundes Bank (biasa disebut Buba) yang didirikan tahun 1957. Bank sentral tersebut sangat independen dalam arti tidak boleh diintervensi oleh pemerintah federal. Tanggung jawab yang dibebankan kepada Deutsche Bundesbank adalah mengelola (mengukur) jumlah uang yang beredar dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar mata uang Deutsche Bundetschbank dikelola oleh Central Bank Council yang terdiri dari presiden, wakil presiden, dan pejabat-pejabat lain.
  4. Jepang. Bank sentral Jepang, adalah Bank Of Japan (BOJ) yang ditetapkan berdasarkan Bank of Japan Law 1947. BOJ diketahui oleh Gubernur yang memimpin suatu Dewan Kebijakan. Pelaksanaan kebijakan moneter dan operasi pasar terbuka, merupakan tanggung Credit and Market Management Department.  Gubernur BOJ dan anggota Dewan Kebijakan tertentu di tunjuk oleh Kabinet dan disetujui oleh Parlemen Anggota Dewan yang lain ditunjuk oleh Menteri Keuangan.

Baca Juga: ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Musda Golkar Bukittinggi Berlansung Panas

Bukittinggi, BeritaSumbar.com,- Musda ke X Partai Golkar Kota Bukittinggi berlansung panas. proses pemilihan ketua DPD Partai Golkar Kota Bukittinggi yang dilansungkan di hotel Dymens Bukittinggi pada Kamis 8/4 berlansung penuh interupsi dan nyaris ricuh.
- Advertisement -

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Wali Kota Riza Falepi Tutup Objek Wisata Selama Balimau Dan Libur Lebaran

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Menyambut bulan Suci Ramadhan setiap tahunannya, ada adat istiadat dan budaya yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, namanya ”Potang Balimau” yang dilaksanakan di lokasi-lokasi objek wisata sebagai bentuk mensucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Ada juga tradisi pulang basamo untuk merayakan hari lebaran bersama saudara dan kerabat.
- Advertisement -

Santri Ponpes Al Jauhar IKHD Kota Duri Senang Ke Sentra IKM Randang Payakumbuh

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Tidak bisa dipungkiri lagi saat ini Kota Payakumbuh dengan brandingnya The City of Randang sudah menjadi bagian dari destinasi wisata bagi semua kalangan, baik berasal dari dalam maupun luar Sumatera Barat.

Sekda : Jangan Biarkan Warga Menunggu Di Jam Istirahat, Berikan Servis Optimal Kapanpun

Payakumbuh,BeritaSumbar.com- "Jangan biarkan warga menunggu lama, berikan servis bahkan disaat jam istirahat, jangan biarkan meja pelayanan kosong".
- Advertisement -

Tulisan Terkait

DPRD Lima Puluh Kota Dorong Pemda Tangkap Peluang Ekonomi Yang Ditawarkan Gubernur Jawa Barat

Lima Puluh Kota,  - Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Deni Asra mendorong pemerintah daerah setempat agar segera mengambil peluang ekonomi yang ditawarkan Gubernur...

Terkait Kebijakan Impor Beras, ini Komentar PPI

Jakarta,-Pemerintah baru saja memutuskan untuk melakukan impor beras 1 juta ton dan menugaskan Bulog untuk melaksanakan kebijakan impor tersebut. Terkait dengan kebijakan tersebut, PPI merasa perlu untuk menyampaikan pandangan

Permata Bank dan Astra Life Luncurkan AVA iFamily Protection

Produk e-bancassurance inovatif hasil kolaborasi PermataBank dan Astra Life yang memberikan santunan rawat inap hingga Rp3jt per hari, hadirkan produk perlindungan dan layanan terbaik yang terdigitalisasi bagi keluarga Indonesia

NYALA | OCBC NISP Luncurkan Solusi Finansial Fitness Guna Membangun Generasi Indonesia yang Financially Fit

Solusi Financial Fitness by NYALA OCBC NISP fokus membangun generasi Indonesia agar memiliki pengetahuan, kebiasaan dan mindset finansial yang tepat. Solusi Financial Fitness hadirkan lebih dari sekadar produk keuangan, ini adalah program pendampingan keuangan untuk membawa Indonesia melaju jauh menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045.

Wujudkan Transaksi di Sumbar Berbasis Syariah, Ini Harapan Mahyeldi dan Wako Payakumbuh

Payakumbuh, beritasumbar.com - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat mengharapkan masyarakat lebih paham dengan ekonomi syariah serta ke depannya semua transaksi keuangan di daerah...

DEREKSI hadir di Padang

Hallo Sumbar. YEAY!! 🤗 DEREKSI hadir di Padang niiih 😍😍 Khawatir tidak efektif? Dengerin dulu testimoni dari alumni kita 😊

Pemuda Asal Lintau Ini Sukses Rintis Usaha Martabak Di Jambi

Pemuda yang memiliki nama lengkap Brian Fakhrul Razi ini, selain memiliki wajah yang rupawan dan sendu, ternyata adalah salah satu sosok pengusaha muda yang terbilang sukses di Jambi yang memiliki garis keturunan dari ibu asli dari Balai Tangah lintau.

Yakin diminati warga, MS Glow hadir di Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Salah satu produk skin care dan kosmetik yang banyak digemari di pasar daring, toko MS Glow hadir di Kota Payakumbuh, Sumatera...

Ketua DPRD Sumbar Sebut Pasar Ekraf Geliatkan Ekonomi

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Ketua DPRD Sumbar Supardi menilai kehadiran pasar ekonomi kreatif (ekraf) merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan kembali Usaha Mikro Kecil Menengah...

Nasrul Abit Apresiasi Pasar Ekraf di Payakumbuh

Payakumbuh BeritaSumbar.com - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abid menilai Pasar Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang digelar di Kota Payakumbuh merupakan salah satu langkah untuk kembali...
- Advertisement -