25.7 C
Padang
Sunday, November 29, 2020
Beritasumbar.com

Alasan PKS dan Partai Pengusung Lain Dukung Mantan Napi Korupsi Jadi Calon Bupati
A

Kategori -

Limapuluh Kota – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Limapuluh Kota Darman Sahladi mengatakan bahwa partainya tak mempermasalahkan latar belakang calon kepala daerah yang pernah terjerat kasus korupsi. Menurut dia, hal itu sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang memperbolehkan mantan narapidana mendaftar ke KPU sebagai calon kepala daerah. “Sudah ada keputusannya, jadi enggak masalah,” ujarnya, Kamis, 30 Juli 2015.

Partai Demokrat mengusung mantan narapidana Azwar Chesputra sebagai calon Bupati Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Azwar pernah menjadi terpidana kasus korupsi alih fungsi hutan lindung Pantai Air Telang di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pada pemilihan kepala daerah tahun ini, Azwar diusung Partai Golkar, PKS, Demokrat, Hanura, dan PBB.

Darman mengatakan partainya lebih mempertimbangkan latar belakang Azwar sebagai mantan anggota DPR RI ketimbang latar belakangnya sebagai mantan narapidana dalam pilkada kali ini. Azwar dinilai memiliki jaringan di tingkat pusat. “Dia juga tokoh masyarakat kabupaten ini. Sudah mengetahui persoalan di daerah ini,” katanya.

Soal kasus hukum yang pernah menjerat Azwar, Darman menyerahkannya kepada masyarakat. “Jika masyarakat menerimanya, pasti akan terpilih pada 9 Desember nanti,” tuturnya.

Senada dengan Darman, Ketua DPD PKS Kabupaten Limapuluh Kota Wardi Munir juga tak mempermasalahkan persoalan hukum yang pernah menjerat Azwar. PKS, menurut dia, pernah memiliki masalah yang sama. “Kita punya masa lalu. Saat persoalan sudah selesai, kita harus berbaik sangka. Kita menghargai orang yang telah tobat,” ucapnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Limapuluh Kota Safarudin juga berpendapat sama. Dia mengatakan Azwar punya keinginan untuk membangun daerah ini. Apalagi dia juga diusung partai besar lainnya. “Dia punya perhatian terhadap daerah ini. Saat menjadi anggota DPR dari dapil Riau, dia juga ikut membantu Limapuluh Kota,” ujarnya. Menurut dia, tak ada masalah bagi Azwar maju. Sebab, putusan MK telah membolehkan mantan narapidana ikut maju dalam pilkada.

Azwar Chesputra, bersama dua anggota DPR lainnya ketika itu, Hilman Indra dari PBB dan Fahri Andi Leluasa dari Partai Golkar, divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Mereka terbukti bersalah menerima suap pelepasan kawasan hutan lindung Pantai Air Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Uang dalam wujud dolar Singapura itu berasal dari adik Anggoro, Anggodo Widjojo. Duit itu juga didistribusikan melalui Yusuf Erwin. Azwar disebut menerima uang sebesar Sin$ 5.000, Fahri Sin$ 30 ribu, dan Hilman Sin$ 140 ribu.

Mereka disebut menerima suap dari Komisaris PT Chandratex Indo Artha, Chandra Antonio Tan, yang telah memberikan cek pelawat senilai Rp 5 miliar kepada anggota Komisi IV DPR periode 2004-2009 melalui Sarjan Tahir, anggota DPR dari Partai Demokrat. Cek pelawat itu lalu dibagikan oleh Yusuf Erwin Faishal, Ketua Komisi IV, kepada Azwar sebesar Rp 450 juta, Hilman Rp 425 juta, dan Fahri Rp 335 juta.

 

Sumber: Tempo.co
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Ditabrak Pengendara Sepeda Motor,Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Di Amankan

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Ditabrak pengendara sepeda motor,mobil dinas Wakil Ketua DPRD Tanah Datar di amankan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Datar,...

Diduga Gantung Diri, Pria di Limapuluh Kota Ditemukan Tak Bernyawa di Sebuah Pohon

Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya didapatkan tak bernyawa dan tergantung disebuah pohon di Koto Baru Simalanggang, Kecamatan...

Jaga Fluktuasi Harga, Pemko Payakumbuh Dukung Aspartan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Kelompok/Asosiasi Tani di Kota Payakumbuh terus bergerak untuk mendekatkan langsung petani dengan konsumen tanpa perantara (toke) yang selama ini terjadi....

Ketum LPPKI Menjadi Narasumber Acara PKPA dan APSI Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,- Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (LPPKI) Azwar Siri.SH.Med.CPL menjadi narasumber sebagai pemateri dalam acara...

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...

Peminat KPPS Di Kecamatan VII Koto Padang Pariaman Melimpah

Padang Pariaman, beritasumbar.com -Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan VII Koto Sungai Sariak menyerahkan hasil seleksi calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh...
- Advertisement -