Di penghujung tahun 2015 ini, 160 guru PAUD di Kota Payakumbuh menerima insentif dari Pemko Payakumbuh, total Rp768 juta. Setiap guru PAUD itu kebagian Rp4.800.000. Insentif yang tersedia dalam APBD 2015 itu, diserahkan Walikota Payakumbuh diwakili Kabid Pendidikan non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Payakumbuh, Tafril Samry, dalam acara di kantor Dikdis, Rabu (23/12).
Selain menyerahkan insentif buat guru, juga diserahkan dana BOP untuk 50 PAUD, total Rp375 juta dan dana pembelian alat permainan education (APE) untuk 68 PAUD, total nilai Rp816 juta. Bagi PAUD yang kebagian BOP tidak menerima dana APE. Karena keterbatasan dana, maka pembagian bantuan, hanya dapat diberikan salah satu pos anggaran saja, sebut Tafril Samry didampingi Kasi PAUD Safni Hasni.
Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh H. Hasan Basri Sy, yang dihubungi terpisah, mengatakan, di Payakumbuh saat ini, tercatat 300 lebih guru PAUD yang mengajar pada 118 PAUD di lima kecamatan Payakumbuh. Menurut Hasan, belum seluruh guru PAUD yang menerima insentif. Tapi, tahun-tahun mendatang, pihaknya akan terus mendesak pemko untuk memberikan dana rangsangan buat tenaga pengajar PAUD itu.
Dikatakan, peran guru PAUD itu sangat besar sekali dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Karena itu, pemko sangat menghargai jasa guru PAUD bersangkutan. Karena itu, tidak hanya menyediakan insentif bagi guru, tapi pemko juga akan memberikan peningkatan mutu SDM guru-guru tersebut, melalui kegiatan diklat dan workshop, katanya.
