Tim kesenian dua daerah bertetangga, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, pukau pengunjung Anjungan Sumbar TMII Jakarta, Kamis (24/12). Tim kesenian Luak Limopuluah itu tampil berkolaborasi, membawakan sejumlah tari dan lagu Minang, memuaskan ribuan pengunjung yang datang silih berganti secara bergelombang sejak pagi hingga sore.
Rombongan tim kesenian kedua daerah datang bersama Pj. Bupati Limapuluh Kota Yendri Thomas dan isteri, Sekdako Payakumbuh H Benni Warlis, Asisten I Setdakab Irianis, Kadisparpora Syahnadel Khairi, Kadisbudpar Limapuluh Kota, Novian Burano, dan sejumlah staf Disparpora Payakumbuh.
Tidak hanya ribuan pengunjung yang disuguhi hiburan, isteri-isteri mantan kepala daerah pun juga ikut menyaksikan penampilan kesenian daerah tersebut. Di antaranya Ny. Vita Gamawan Fauzi, Ny. Ernita Aziz Haily dan Ny. Taufik Marta. Tidak hanya menyaksikan tari, Ny. Vita Gamawan dan Pj. Bupati Yendri Thomas bersama isteri juga ikut naik pentas, membawakan tembang Kamiri dan Minang Maimbau bersama Afriza, MC yang memandu acara tersebut.
“Kami sangat terhibur dan dapat melepas rindu dengan dunsanak di kampung halaman,” kata Ny. Vita Gamawan dan Ny. Ernita Aziz. Semua mantan isteri kepala daerah itu, berharap, agar generasi muda Minang makin mencintai seni dan budaya sendiri. Seni budaya Minang, akan mampu menjadi kekuatan dalam mempromosikan Sumatera Barat keseluruh Tanah Air dan dunia internasional, katanya.
Sejumlah tarian yang dibawakan Sanggar Tari Payakumbuh dan Limapuluh Kota binaan Dinas Pariwisata itu, menampilkan tari-tarian yang meraih juara dalam kegiatan Festival Budaya Sumatera Barat dan Payakumbuh Barolek Godang 2015. Seperti tari Kabau Padati dan Sikatuntuang. Dua biduanita Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Bunda Enik dan Tifa, juga mampu menghibur penonton yang datang ke anjungan Sumbar.
