Tim sepakbola SMAN 3 Payakumbuh keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMAN 3, tim sekotanya dengan skor telak 3-1, dalam kejuaraan Liga Pelajar Indonesia, yang berakhir di lapangan sepakbola Gasper Parambahan, Kecamatan Latina, Rabu (18/11).
Tim juara SMAN 3, untuk selanjutnya memperoleh trofi Walikota Payakumbuh dan uang pembinaan sebesar Rp. 2 juta. Sementara, tim SMAN 2 Bukik Sitabuah harus puas menerima uang pembinaan sebesar Rp. 1,5 juta, plus trofi Kadisdik Payakumbuh. Sedangkan, pemain terbaik diberikan kepada M. Febri Yudhadan, dan pencetak gol terbanyak diraih Aldo Dwiki Devara, keduanya dari SMAN 3.
Kabid Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Payakumbuh Tavril Syamry, S.Pd, di Balaikota Payakumbuh, menginformasikan, Jum’at (20/11), iven LPI yang digelar meski tak berlanjut sampai ke tingkat provinsi, namun cukup menggairahkan dunia sepakbola Payakumbuh, terutama di kalangan pelajar kota setempat.
“Kita tak ingin, kegiatan sepakbola di Payakumbuh mati suri. Dengan kegiatan itu, SSB dan klub sepakbola di kelurahan makin giat berlatih. Sementara itu, semangat persatuan dan kesatuan di kalangan pelajar juga makin utuh,” tegasnya.
Selain LPI tingkat SLTA, Dinas Pendidikan juga menggelar LPI tingkat SLTP, yang digelar di lapangan yang sama Oktober lalu. Untuk tingkat SLTP itu, gelar juara diraih tim SMPN 9, setelah dalam partai final berhasil mengalahkan SMPN 2 dengan skor tipis 1-0.
Dalam kejuaraan ini, panitia juga memilih emain terbaik, yang diraih Adam Febriana dari SMP 9. Teman satu timnya, Wanda Wardison, juga tercatat sebagai top scorer dengan 10 gol. Trofi dan uang pembinaan untuk pemain Hadiah ini langsung diberikan oleh Walikota Payakumbuh yang diwakili oleh Kadis. Pendidikan Kota Payakumbuh, Hasan Basri Sy.
Kadisdik Hasan Basri yang dihubungi, mengaku puas dengan kegiatan LPI 2015 yang berlangsung sukses dan lancar. Pihaknya banyak menemukan pemain muda bertalenta. Pemain muda tersebut, jika dibina lebih serius, diyakini Hasan akan mampu menjadi pemain nasional, katanya.
