spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Siswa MTsN Kabupaten Solok Raih Emas Matematika dan Perunggu di Malaysia
S

Kategori -
- Advertisement -
TERENGGANU, Beritasumbar.com — Bendera Merah Putih berkibar di panggung kompetisi pelajar Asia Tenggara. Dua siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kabupaten Solok, Sumatera Barat, membawa pulang medali dari Asia Pacific Olympiad Championship and Sustainable Tourism (APOCST) di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Terengganu, Malaysia.

Fariishta Hanna Diza, siswi MTsN 6 Solok, meraih medali emas bidang matematika. Sementara Raisa Riza Aprilia dari MTsN 2 Solok memperoleh medali perunggu dalam kategori Story Telling Bahasa Inggris.

Prestasi itu menjadi hasil dari keikutsertaan enam siswa MTsN Kabupaten Solok dalam APOCST tingkat junior dan elementary yang berlangsung pada 17-20 Agustus 2026. Kompetisi tersebut mempertemukan pelajar dari sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Thailand.

Fariishta merupakan siswi MTsN 6 Solok yang berhasil menjadi yang terbaik dalam kompetisi matematika. Ia didampingi Kepala MTsN 6 Solok, Harnofa Triza, M.Pd.

Sedangkan Raisa Riza Aprilia tampil dalam kategori Story Telling Bahasa Inggris dan berhasil meraih medali perunggu. Raisa merupakan siswi MTsN 2 Solok yang berada di bawah kepemimpinan Kepala MTsN 2 Solok, Erdinal, M.Pd.

Selain Fariishta dan Raisa, empat siswa lainnya turut membawa nama Kabupaten Solok dalam ajang internasional tersebut.

Dari MTsN 2 Solok terdapat Asadel Baagir yang mengikuti kompetisi matematika. Sementara MTsN 3 Solok mengirim tiga peserta, yakni Raihanah Ihsan, Harumi Bizara, dan Indah Ranadania Putri. Ketiganya mengikuti kategori Story Telling Bahasa Inggris.

Keikutsertaan enam siswa tersebut menjadi pengalaman penting bagi madrasah di Kabupaten Solok untuk menguji kemampuan akademik dan bahasa siswa di arena internasional.

Kompetisi di UniSZA itu tidak hanya mempertemukan peserta dari Indonesia, tetapi juga pelajar dari negara lain di kawasan Asia Tenggara. Para siswa dituntut menunjukkan kemampuan sesuai bidang yang mereka ikuti di hadapan peserta dari berbagai negara.

Capaian Fariishta dan Raisa sekaligus menunjukkan bahwa prestasi siswa madrasah tidak berhenti pada kompetisi tingkat daerah dan nasional. Mereka mampu membawa nama daerah hingga ke panggung internasional.

Bagi Kabupaten Solok, dua medali tersebut menjadi catatan tersendiri. Emas dari bidang matematika dan perunggu dari Story Telling Bahasa Inggris menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki ruang untuk bersaing dalam kompetisi akademik dan keterampilan di tingkat Asia Tenggara.

Ketua Tim official MTsN Kabupaten Solok, Dr. Dedi Wandra, M.A melalui saluran telepon dari Terengganu mengatakan, sebuah pembelajaran penting bagi siswa dalam menguji kemampuannya berkompetisi di kancah internasional dalam bidang yang dilombakan.

Untuk itu, katanya, pengalaman ini menjadi sangat berharga dan pemicu peningkatan prestasi siswa menghadapi kemajuan pendidikan secara global.

Terpisah, Cik Gu Azmi bin Abdul Azis kepada Beritasumbar.com mengatakan seluruh rangkaian acara sudah berakhir ditandai dengan pemberian medali bagi para pemenang baik dari Indonesia, Thailand, dan Malaysia dengan total peserta 335 orang.

Saat ini, tutur Azmi, seluruh penyelenggara yang terlibat sudah melakukan tugas penyerahan medali kepada setiap peserta yang tercatat  140 peserta Junior & Elementary dari Malaysia, 145 peserta dari Indonesia, dan 50 peserta dari Thailand.

“Alhamdulillah, kegiatan sudah berjalan baik dan menggembirakan. Hasilnya sudah diumumkan namun daftar pemenang keseluruhan belum dikirimkan pihak UNSZA,” Ungkap Azmi yang tengah dalam perjalanan mengantarkan peserta dari Jawa Tengah menuju Bandara KLIA2.***
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img