Padang Pariaman, BeritaSumbar.com, — Tim Pengabdian Masyarakat UNP Berdampak (PPUB) Universitas Negeri Padang mengambil langkah nyata dalam menangani ancaman ganda yang dihadapi oleh kelompok rentan di Padang Pariaman. Dipimpin oleh Ns. Maidawilis, S.Kep., M.Biomed, tim dosen lintas keahlian ini sukses mengintegrasikan penguatan prenatal care (perawatan masa kehamilan) dengan pembangunan infrastruktur water security (ketahanan air bersih) di Nagari Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.
Langkah strategis ini diambil menyusul terjadinya banjir berulang pasca-bencana hidrometeorologi yang sempat melanda wilayah tersebut. Kondisi ini menyebabkan sumur-sumur gali milik warga tercemar dan keruh, yang secara langsung mengancam kesehatan ibu hamil serta memperbesar risiko stunting maternal dan anak.
Sumur Bor Dalam: Solusi Air Bersih Bebas Banjir
Sebagai solusi dari masalah tersebut, tim pengabdian UNP bersama warga dan perangkat nagari berhasil membangun sumur bor komunal tangguh bencana di Korong Koto Buruak Hilir Nagari Lubuk Alung. Sumur bor ini dibuat dengan kedalaman mencapai 35 meter guna menjangkau lapisan air bersih yang aman dari kontaminasi banjir permukaan.

“Akses air minum dan sanitasi yang buruk berkontribusi besar terhadap terjadinya infeksi berulang dan gangguan penyerapan nutrisi atau environmental enteric dysfunction,” jelas Ketua Tim Pengabdian, Ns. Maidawilis S Kep M Biomed
“Dengan adanya sumur bor dalam yang dilengkapi tandon air komunal setinggi 2 meter dan sistem filtrasi mutakhir, kami menjamin ibu hamil di nagari ini bisa mendapatkan pasokan air yang jernih dan sehat meski di musim banjir sekalipun. Air bersih yang higienis ini sangat krusial agar gizi dan tablet tambah darah yang dikonsumsi ibu hamil bisa diserap tubuh dengan sempurna demi mencegah stunting pada janin,” tambahnya.
Pendekatan Holistik Lewat Kelas Endorphin Massage
Selain infrastruktur air bersih, program ini juga berfokus pada penguatan kapasitas kesehatan melalui kerja sama dengan Posyandu Kamboja Koto Buruak. Tim UNP yang beranggotakan pakar gizi Prof. Dr. Wilda Welis, M.Kes, serta pakar medis dr. Prima Minerva, M.Biomed, dan Ns. Yanti Nopita, M.Kep, menyelenggarakan Kelas Prenatal khusus bagi 18 ibu hamil sasaran dan 16 kader ibu hamil
Dalam kelas tersebut, para ibu hamil dan kader kesehatan dilatih melakukan endorphin massage menggunakan gym ball dan matras untuk mengurangi intensitas nyeri punggung serta memberikan ketenangan psikologis selama masa kehamilan. Program ini juga didukung penuh oleh dua mahasiswa UNP melalui skema ekuivalensi MBKM.
Pj. Wali Nagari Lubuk Alung, Yastri Irpano Putra, ST, MT, memberikan apresiasi mendalam atas program integratif ini. Pemerintah nagari berkomitmen akan merekomendasikan program ketahanan air dan kesehatan maternal ini masuk ke dalam kebijakan jangka panjang desa. Melalui sinergi terpadu ini, Nagari Lubuk Alung optimistis mampu bertransformasi menjadi role model “Nagari Zero Stunting Maternal Pasca-Bencana” di Sumatera Barat.
