Pasar Kuliner Malam, Daya Tarik Payakumbuh di Kala Malam

Payakumbuh – Saat malam tiba, Kota Payakumbuh tak pernah sepi. Warung di pinggir jalan menjadi serbuan para wisatawan maupun penduduk lokal. Lokasi pusat jajanan kuliner Kota Payakumbuh memang disediakan pihak Pemerintah Kota Payakumbuh.

Sate misalnya, tangan sang penjual terlihat sudah biasa untuk mengipas daging sapi yang sudah dibumbui, sehingga aroma yang khas menebar sampai ke jalan raya.

Di saat pesanan kami datang, terlihat onggokan tusukan sate dengan kuah yang khas di tabur bawang goreng, menjadikan sajian tersebut terlihat nikmat. Irisan daging yang tersusun pada tusukan terasa empuk. Gurihnya daging berbalur aroma berbagai rempah, dengan panggangan yang sempurna memberi rasa yang nikmat pula. Potongan ketupat yang empuk memberi pelengkap porsi sate tersebut.

Payakumbuh sebagai kota perlintasan Sumbar – Riau, menjadikan kota ini lebih hidup pada malam hari dengan adanya Pusat jajanan Kuliner. Sekitar satu jam kami di sini, pusat jajanan semakin ramai dikunjungi.

Epi (37), sang pengipas sate menyebutkan, setiap malam ada saja pembeli dari berbagai daerah yang mampir. “Dari Riau, bahkan para pejabat kota maupun provinsi kalau ke Payakumbuh, mampir di tempat kami,” kata Epi dengan senyum yang terlihat khas dan ramah.

Selain Sate, juga ada berbagai macam kuliner. Martabak Mesir, Bubur Cido, Roti Bakar, dan masakan nikmat lainnya. Untuk penghangat tubuh pada malam hari, minuman seperti Bandrex Telor, Air Daun Kacang juga tersedia melengkapi kemeriahan Pusat Jajanan Kuliner Kota Payakumbuh. (Rino)

- Advertisement -