Pariaman, BeritaSumbar.com, — Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman, Edy Oktafiandi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Perjanjian Kerja Sama dengan Direktur Rumah Sakit Tamar Medical Centre, dr. Whillyam Putera N, MKM, FISQua, selepas apel pagi gabungan, Senin (05/10/2026).
Penandatangan kerja sama ini disaksikan pejabat jajaran Kemenag bersama kedua belah pihak yang terlibat, hadir mendukung penuh terwujudnya kegiatan ini.
Kedua belah pihak sepakat mengadakan kerja sama dalam bidang Pelayanan Kerohanian bagi pasien Rumah Sakit Tamar Medical Centre (RS TMC) Pariaman.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremonial di atas kertas, melainkan aksi nyata memberikan layanan keagamaan berdampak (sesuai Asta Protas Kemenag poin 3).
“Mari kita dukung bersama untuk mewujudkan layanan keagamaan berdampak, yang merupakan amanat Asta Protas Kemenag ke-3 sesuai Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia (KMA RI) Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029,” ujarnya.
“Adapun Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029 secara lengkap meliputi : 1. Kerukunan dan Cinta Kemanusian; 2. Ekoteologi; 3. Layanan Keagamaan Berdampak; 4. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi; 5. Pesantren Berdaya; 6. Pemberdayaan Ekonomi Umat; 7. Sukses Penyelenggaraan Haji; dan 8. Digitalisasi Tata Kelola,” jelas Edy Oktafiandi.
Edy Oktafiandi juga menambahkan bahwa pasien RS TMC Pariaman adalah saudara-saudara kita yang sedang diuji Allah dengan sakit, namun mereka juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan bimbingan spiritual dari Penyuluh Agama Islam Kemenag. “Melalui program kerja sama ini, semoga menjadi bagian dari mempercepat pemulihan pasien nantinya,” harapnya.
“Kami mendukung penuh terjunnya Penyuluh Agama Islam Kankemenag Kota Pariaman untuk memberikan pencerahan dan penerangan ke RSTMC,” pungkasnya.
Senada dengan Kakankemenag, Direktur Rumah Sakit Tamar Medical Centre, dr. Whillyam Putera N, MKM, FISQua, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak Kemenag Kota Pariaman atas kepedulian dan sinergi yang luar biasa. Menurutnya, keterbatasan personel di internal RS TMC dalam hal pembinaan mental dan spiritual kini mendapatkan solusi terbaik didukung penuh pihak Kemenag.
“Kerja sama ini sangat berharga bagi kami pihak RS TMC. Kehadiran Penyuluh Agama Islam dari Kemenag Pariaman, semoga mempercepat penyembuhan pasien, serta menjadikan program kami jauh lebih terstruktur, metodis, dan berkelanjutan. Kami siap memberikan fasilitas, waktu dan tempat demi suksesnya program pelayanan kerohanian,” tutur Whillyam Putera.
Melalui MoU ini, kedua lembaga berkomitmen untuk memberikan pelayanan kerohanian untuk pasien RS TMC, sebagai aksi nyata memberikan layanan keagamaan berdampak sesuai Asta Protas Kemenag. (Humas)
