Sijunjung,BeritaSumbar.com,-Senin 9/9, Yunike Filmar pemenang Pemuda Pelopor Sumatera Barat bagian Pangan kedatangan Tim Penilai dari Kemenpora. Yunike berasal dari Nagari Lalan, Kec Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung. Kedatangan Tim Penilai tersebut disambut hangat oleh Bupati Sijunjung, Kepala Dinas Parpora Sijunjung, Camat dan Masyarakat Nagari Lalan. Kedatangan Tim Penilai ini adalah dengan maksud untuk menilai hasil penemuan Yunike Filmar untuk menjadi Pemuda PeloporTingkat Nasional.

Harapan itu juga datang dari Bupati Sijunjung, Bapak Yuswir Arifin. Karena penemuan ini luar biasa dan juga ditemukan oleh salah seorang perempuan/ibu-ibu. Ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat lain. Karena budidaya Galo-galo tidak menghabiskan waktu dan modal banyak.

“Yunike berhasil menemukan penemuan yang luar biasa dan istimewa. Menemukan Madu Galo-galo. Galo-galo ini sejenis lebah, tapi tergolong hama. Dia bersarang disudut-sudut rumah. Kalaulah Yunike berhasil menemukan cara peternakan lebah, mungkin biasa saja. Tapi yunike menemukan madu dari hama pengganggu menjadi potensi ekonomi. Kalau madu lebah banyak dipasaran. Tapi kalau galo-galo hanya ada di Nagari Lalan. Kita berharap ke depan, pengembangan madu galo-galo menjadi kekuatan ekonomi Rumah Tangga”, Sambut Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin.

“Hari ini kami diberi tugas untuk mengunjungi adik-adik pemuda yang kreatif, inovatif. Saya sangat mengapresisasi dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Sijunjung. Adik Yunike harus semangat menyampaikan hasil paparannya. Sehingga dewan juri terkesan. Selamat berkompetisi buat adik Yunike. Semoga mendapatkan hasil yang terbaik”, Kata Ibu Sopti Popi Yati, Tim Penilai dari Kemenpora RI.

Madu Galo-galo memiliki kandungan Vitamin C lebih banyak dari Madu Lebah bersengat. Hasil budidaya Madu Galo-galo sangat bermanfaat bagi kesehatan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Yunika Filmar sudah membuktikan di Nagari Lalan.

“Madu Galo-galo adalah madu lebih kecil tak bersengat. Ini bagian dari sumber daya alam yang belum terkelola dengan baik. Dulunya, galo-galo ini dianggap hama dan serangga. Tapi galo-galo tidak bersarang seperti halnya lebah bersengat. Tapi saya coba membuat perangkap galo-galo agar lebih mudah mengambil madunya. Awalnya ini adalah hasil penelitian saya waktu kuliah. Tapi Alhamdulillah, saya diberi hidayah oleh Allah bahwa Madu Galo-galo bisa menjadi sumber ekonomi masyarakat”, tegas Yunike Filmar, Calon Pemuda Pelopor Nasional.(harbi)

loading...