24.5 C
Padang
Tuesday, December 1, 2020
Beritasumbar.com

Warga Digemparkan Dengan Penemuan Mayat Laki Laki Dalam Septic Tank
W

Kategori -

Solok, BeritaSumbar.com,-Warga Transad kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok pada Minggu 11/3 siang di gegerkan dengan penemuan mayat dalam septick tank wc. Mayat yang teridentifikasi bernama Pariyatin (42) diduga korban pembunuhan.

Mayat saat ditemukan dalam keadaan terbungkus karung plastik dengan kondisi kepala berlumuran darah karena remuk.  Diduga korban sudah tewas sekitar dua hari sebelumnya, karena saat ditemukan dalam keadaan sudah berbau busuk. Korban merupakan warga Desa Wisma Kenanga II, No.19, RT II, RW VI, Ampang Kualo, Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok.
Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan yang memimpin langsung pengungkapan dan olah TKP kasus ini, mengungkapkan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Di TKP, Polres Solok Kota menerjunkan Tim Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) beserta personel dari Polsek Kota Solok.

“Kita sudah meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi. Saat ini kita sedang melakukan pengembangan kasus ini. Terutama terkait motif pelaku menghabisi nyawa korban,” ujarnya.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan saat melakukan olah TKP menduga korban tewas   perkelahian. Namun itu akan kita pastikan dengan hasil pemeriksaan nantinya,” ujarnya.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Dony Setiawan bersama Wakapolres Solok Kota Kompol Sumintak dan Kasat Reskrim AKP Zamri Elfino, melakukan pencarian barang bukti dan penggeledahan rumah di dekat penemuan jasad. Dalam pencarian tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti seperti kain dengan bercak darah yang terkubur di tanah samping septic tank. Sekitar 15 meter dari tempat penemuan mayat, juga ditemukan pakaian berlumur darah. Di titik itu, juga ditemukan sejumlah ranting kayu yang patah. Diduga akibat perkelahian antara pelaku dan korban.

Hingga kini, jasad korban masih terbaring di Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum (RSU) Solok, untuk selanjutnya dilakukan visum et repertum.

Kronologis Penemuan jasad korban berawal sekira pukul 11.00 WIB, saat Riko membersihkan pohon pisang dekat septic tank di belakang rumahnya. Saat itu, Riko melihat ada bekas galian tanah di atas septic tank. Merasa janggal, Riko kemudian bertanya kepada bapaknya, apakah ada menggali cacing dekat septic tank tersebut. Bapaknya menjawab tidak ada. Riko kemudian menelpon kakaknya dan menyatakan ada yang mencurigakan di belakang rumahnya. Tak lama kemudian, dua kakak Riko tiba di lokasi. Mereka kemudian menelepon tokoh masyarakat setempat, Sakir, dan Sakir kemudian menghubungi Ketua RT dan polisi. Tak lama berselang, personel Polres Solok Kota tiba di lokasi dan melakukan olah TKP dan memasang police line (garis polisi).

Istri korban, Susilawati (41), di RSU Solok meyakini dan memastikan korban tersebut adalah suaminya. Susi menyatakan suaminya sudah 2 hari tidak pulang, sejak Jumat, 9 Maret lalu.(IMO/TT)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tenaga Pendidik Dari Payakumbuh Raih 5 Besar Penghargaan GTK PAUD

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Salah satu tenaga pendidik dari Kota Payakumbuh berhasil meraih prestasi membanggakan, menjadi 5 besar dalam nominasi Kepala Sekolah Inovatif dan Inspiratif...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

JAKARTA - Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon...

Pandemi Covid-19 Dapat Mengancam Penurunan Populasi Hiu?

Oleh: Nada Julista. S - Mahasiswa Biologi FMIPA Unand Selama pandemi Covid-19 ini, tentunya kita dihadapkan dengan pencarian solusi...

Turun ke Posko Banjir Dua Nagari, Kapolres Pessel serahkan Bantuan.

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,- Jajaran Kepolisian Resor Pesisir Selaran secara spontan membagikan sejumlah paket sembako kepada warga korban banjir dua nagari, Nagari Binjai Tapan...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...
- Advertisement -