spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Walikota Buka Kegiatan Forum Anak Kota Payakumbuh
W

Kategori -
- Advertisement -

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB), menggelar kegiatan Forum Anak Kota Payakumbuh 2016, di aula SKB Payakumbuh di Kelurahan  Balai Jaring Air Tabit, selama dua hari, 25-26 Februari. Gelar kegiatan itu  dibuka Walikota Payakumbuh diwakili Asisten II H. Amriul Dt.Karayiang.

Forum Anak melibatkan 100 peserta,  utusan SD/SLTP/SLTA, anak berkebutuhan khusus dan Pengurus Forum Anak Payakumbuh itu, mengangkat tema  Melalui kegiatan Forum Anak, kita Tingkatkan Perlindungan dan Partisipasi Anak Kota Payakumbuh. Kegiatan itu juga diikuti sejumlah pimpinan SKPD dan  camat. Dengan nara sumber  TP-PKK Payakumbuh Ny. DR.Henny Riza Falepi yang juga Ketua P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Payakumbuh   dan Ketua Ruandu Fondation Sumbar Muharman, S.PT.

Kabid Pemberdayaan Perempuan & PA, Erma Yunita, S.Sos, selaku ketua panitia pelaksana,  memaparkan  tujuan dilaksanakannya  Forum Anak Payakumbuh. Di antaranya, untuk meningkatkan kualitas kehidupan, kesejahteraan dan perlindungan anak sekaligus meningkatkan kreativitas anak di kota ini. Forum Anak salah satu komitmen pemko bersama P2TP2A dalam rangka menciptakan pembangunan yang peduli terhadap hak, kebutuhan dan kepentingan anak, ujarnya.

Asisten II Amriul Dt. Karayiang ketika membuka acara ini.  menyebutkan SDM berkualitas tidak dapat lahir secara alamiah bila anak dibiarkan tumbuh dan berkembang tanpa perlindungan. Anak akan  menjadi beban pembangunan karena akan menjadi generasi yang lemah, tidak produktif dan tidak kreatif. Sedangkan jumlah mereka lebih dari sepertiga penduduk Indonesia.

Akan tetapi tidak dapat dipungkiri,  hingga kini masih didengar berbagai pelanggaran terhadap hak anak, baik  dilakukan oleh individu, keluarga, masyarakat dan bahkan oleh organisasi sekalipun. Bentuk-bentuk  kekerasan secara fisik, seksual, psikologis, pengucilan, diskriminasi dan lainnya masih saja menghiasi media televisi nasional.

Menyadari akan hal itu, Pemko Payakumbuh semakin menguatkan langkah, memberikan jaminan bagi penghormatan, pemenuhan dan perlindungan anak beserta haknya. Karena anak adalah potensi yang sangat penting sebagai penerus masa depan bangsa, tegas asisten.

Selama dua hari itu, seluruh peserta akan dibekali dengan berbagai pengetahuan tentang perlindungan hak anak dan perlindungan terhadap perempuan. Peran P2TP2A Payakumbuh, juga akan dijelaskan, agar kasus kekerasan serta diskriminasi yang dialami perempuan dan anak tak terjadi di Payakumbuh. Dan itu, sudah menjadi tekad P2TP2A daerah ini,  memberikan pelayanan maksimal bagi masyaraka, sebut Ketua P2TP2A, Ny. Henny Yusnita.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img