24.8 C
Padang
Thursday, December 3, 2020
Beritasumbar.com

Ungkapan rasa warga dari tanah kelahiran Archandra Tahar.
U

Kategori -

Beritasumbar.com-Nasib jabatan mentri ESDM yang di jabat Archandra Tahar sudah berakhir. Kini Archandra Tahar sudah diberhentikan dengan hormat oleh Presiden RI Joko Widodo dari Menteri ESDM. Anak Pariaman itu dilabeli pula menteri tersingkat menjabat dalam sejarah Indonesia, yakni 20 hari oleh media yang begitu gencar memberitakan dwi kewarga-negaraan Archandra Tahar.

Diberhentikannya Archandra dari kursi menteri tersebut dengan begitu cepat, mendapat tanggapan beragam dari para tokoh di negara ini. Ada yang bijaksana ada pula asal bunyi saja, ada yang berlandaskan hukum adapula yang menyudutkan Archandra secara pribadi.

Media bahkan merilis berita sensitif tanpa melakukan verifikasi terhadap sang menteri itu sendiri, seperti berita perusahaan tempat kerja menteri di Amerika yang dikatakan hanya memiliki dua karyawan.

Sebagai warga Pariaman, bagaimanapun juga kami ikut sedih dengan pemberhentian Archandra yang begitu tiba-tiba. Kami orang di kampung ingin pula melihat lecut tangan Archandra di kementerian yang menata/mengelola isi perut tanah air ini yang dipenuhi para mafia itu.

Jika ditanya Archandra Tahar itu orang mana, jawabannya sudah pasti seratus persen orang Minangkabau, suku Piliang, ayah dan ibu asli Pariaman. Untuk menemukan keluarga Archandra di Pariaman sangat mudah. Archandra sendiri 49 orang beradik-kakak dari ayah yang sama Taharuddin Corok. Ayah beliau memiliki lebih dari tiga istri, hal yang lumrah bagi rang Piaman tempo dulu.

Archandra lahir di Padang, sekolah hingga tamat SMA di Padang kemudian kuliah di ITB Bandung, setelahnya baru merantau ke Amerika. Bak pepatah Minang ‘Karatau madang di hulu, paguno babuah balun, marantau bujang dahulu, di rumah paguno balun’, Archandra melakukan hal mutlak bagi pemuda Minang yakni merantau.

Ironisnya bagi Archandra adalah menerima jabatan menteri. Dia menyerah setelah dua kali ditawari hal tersebut. Archandra berniat tulus ingin berbakti bagi bumi pertiwi yang masih gaduh perpolitikanya.

Di saat dia menerima jabatan itu, dia lapang dada ingin mengundurkan diri tapi ditolak oleh si pemberi jabatan dua hari sebelum malam pemberhentiannya.

Dia sadar tidak ingin membuat kegaduhan politik, dia tidak ingin membebani presiden oleh kegaduhan politik yang ditimbulkan disamping menjaga harga dirinya.

Kami sebagai orang Minang yang egaliter kecewa dengan cara-cara demikian. Mengapa dia tidak diberi kesempatan mengundurkan diri, kenapa harus diberhentikan. Kami bicara harga diri.

Bagi kami urang Minang sudah sangat banyak menyumbang pemimpin besar di negeri ini. Sebut saja Muhammad Hatta, Sutan Syahril, Agus Salim, Buya Hamka dan puluhan nama lainnya. Putra Minang perumus konstitusi di negara ini. Putra Minang pejuang besar kemerdekaan. Kami penyumbang terbesar tokoh bangsa paling besar.

Kami kecewa kenapa Archandra diberhentikan sedangkan dia sendiri ingin mengundurkan diri. Mengundurkan diri dan diberhentikan adalah dua hal yang berbeda. Mengundurkan diri merupakan sikap ksatria tanda dia menghormati hukum di negara ini yang terlupakan saat pengangkatan dirinya oleh yang mengangkat.(Oyong Liza piliang by pariamantoday)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Rangkaian HUT Kota Payakumbuh, Wako Riza Minta Jajarannya Siapkan Informasi Pelayanan P3K, Minimalisir Keramaian

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi, Rabu (25/11) menyebut telah memberi arahan agar iven peringatan 50 tahun hari jadi Kota Payakumbuh dilaksanakan dengan...

Nagari Koto Bangun Wakili Limapuluh Kota Dalam Lomba Transparansi Pengelolaan Dana Desa

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Dalam pengelolaan dana Desa setiap tahun anggaran sangat diperlukan adanya transparansi perencanaan dan pelaksanaan dana Desa/Nagari yang dikucurkan pemerintah pusat...

Universal Dt Paduko Bosa Nan Kuniang Terpilih Sebagai Ketua PPN Koto Nan Godang

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Sempat vakum beberapa waktu, Kepengurusan Pemuda Paga Nagari Koto Nan Godang kembali dipilih. Minggu 29/11 melalui musyawarah Nagari dilaksanakan pemilihan ketua PPN...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...
- Advertisement -