25.5 C
Padang
Sabtu, Mei 15, 2021
Beritasumbar.com

Torang Sari Bulan, Objek Wisata “Syari’ah” di Luak Limopuluah
T

Kategori -

BeritaSumbar.com- Keberadaan objek wisata baru terus tumbuh di Luak Nan Bungsu. Keberadaan objek wisata tersebut menjadi populer berkat adanya media sosial seperti Facebook, instagram, dan seterusnya. Beberapa waktu yang lalu, beberapa objek wisata baru menjadi viral di media sosial seperti Padang mangateh, air terjun Lubuak Batang dan Sarasah Tanggo. Kali ini muncul objek wisata baru yang menawarkan pemandangan yang menyejukkan mata salah satu pesona Luak Limopuluah.

Torang Sari Bulan namanya. Berlokasi di Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota. Objek wisata yang didirikan oleh pengusaha Payakumbuh, Muhandi Muharmi, baru saja viral di media sosial Facebook. Melalui postingan akun Facebook Akhri Aulia, warga Payakumbuh yang mengunjungi lokasi tersebut, foto-foto keindahan Torang Sari Bulan memperoleh ribuan like dan share dari para netizen. Netizen menunjukkan antusiasmenya dengan banyaknya komentar akan mengunjungi tempat tersebut. Di lokasi tersebut, para wisatawan bisa bersampan ria sambil menikmati keindahan pemandangan alam. Juga disediakan kolam renang untuk anak-anak.

Uniknya, objek wisata ini memiliki aturan yang sesuai dengan syariah Islam. “Sedikit info, berlaku aturan haram merokok, pacaran, harus menutup aurat rapi, tidak pakai musik, kalau ketaun pengelola akan mengusir dari area rekreasi, dengan mengembalikan uang masuk yang cuma 5 ribu, subhanallah, semoga Allah berkahi usahanya usaha kita ini,” ujar Akhri Aulia.

Akhri Aulia menambahkan Torang Saribulan adalah pilihan rekreasi yang sangat islami, alami, indah, sejuk dan aman untuk semua kalangan. Terkait viral postingan tersebut Akhri Aulia berkomentar, “itu artinya kita sebagai umat muslim sangat membutuhkan tempat untuk rekreasi yg syar’i, jauh dari maksiat, dan anak kenal alam serta tentunya lebih mengenal begitu indah dan besarnya ciptaan Allah SWT,” pungkasnya.

Photo By Akhri Aulia

Photo By Akhri Aulia

Photo By Akhri Aulia

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Masih Zona Orange, Pemkab Sijunjung Tidak Fasilitasi Shalat Idul Fitri 1442 Hijriyah

Sijunjung, beritasumbar.com - Pemerintah Kabupaten Sijunjung tidak akan memfasilitasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri karena daerah tersebut masuk zona orange dalam kasus Covid-19. Bupati Sijunjung Beny Dwifa...
- Advertisement -

Matangkan Konsep School Of Randang, Wawako Gelar Diskusi Dengan Stakeholder Terkait

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Untuk lebih mematangkan konsep School of Randang, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz bersama stakeholder terkait melaksanakan diskusi di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh, Jumat (07/05).

163 Narapidana Lapas Sijunjung Dapat Remisi Idul Fitri 1442 Hijriyah

Sijunjung, beritasumbar.com - Sebanyak 163 narapidana di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas ll B Muaro Sijunjung mendapat remisi Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Kepala...
- Advertisement -

Tapan-Pessel di Rundung Banjir; ‘Sedih, Idul Fitri Di Dahului Banjir’

Tapan-Pessel (11/5/21) Banjir menghantam dan menenggelamkan beberapa nagari di kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Dari informasi di lapangan diketahui empat nagari terparah, yaitu; Binjai...

Kejaksaan Lidik Persoalan Perpakiran di Bukittinggi

Bukittinggi, beritasumbar.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bukittinggi melakukan penyelidikan terhadap pengelolaan perpakiran, yang dikelola mitra kerja Dinas Perhubungan (Dishub) kota setempat. "Kita tengah menyelidiki...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

HWK Sumbar Tampil di Konser Minang Bersuara II bersama Seniman dari 5 Negara

PADANG (BeritaSumbar.com)– Eksplorasi seni dan budaya dapat menjadi salah satu cara mengatasi banyak permasalahan. Seni dan budaya juga bermanfaat untuk menyukseskan program Pemerintah dalam...

BPNB Sumbar Sosialisasikan Persiapan Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau

Nagari Koto Gadang Koto Anau yang berada di kaki Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pernah jadi daerah yang kaya dengan hasil cengkehnya. Kekayaan daerah tersebut membuat kolonial Belanda pernah berdiam di sana. Perkembangan kerajaan di Minangkabau hingga perjuangan bangsa sebelum dan awal kemerdekaan juga punya catatan tersendiri bagi daerah tersebut.

Kapur IX Dan Pesona Wisata Alamnya

Saat ini wisata alam baik dalam bentuk tracking, adventure atau olahraga alam sangat banyak digandrungi masyarakat. Spot spot wisata baru jadi sasaran saat ada waktu libur. Kabupaten Limapuluh Kota yang memiliki 13 kecamatan dengan 79 nagari sangat banyak memiliki lokasi untuk wisata alam tersebut. Seperti halnya Kecamatan Kapur IX.

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Warga sekitar kumpulkan donasi untuk menangkan Kampung Sarugo di API Award

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Guna memenangkan perkampungan wisata Kampung Saribu Gonjong (Sarugo) di Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 sebagai Kampung Adat Terpopuler warga...

Solok Selatan Luncurkan Seragam Daerah Bagi ASN Dan Pelajar

Padang Aro, beritasumbar.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) meluncurkan motif baju seragam daerah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Kadis Pariwisata Payakumbuh: Ekraf Dapat Menjadi Ajang Promosi Makanan Tradisional

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Kehadiran Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh selain dapat menjadi ajang promosi wisata juga dapat menjadi ajang promosi untuk makanan...

Gamaik Kolaborasi Hoyak Pasar Ekraf 2020 Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Grup Musik Gamaik Mandayu asal Kota Padang tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and Culture Cafe,...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman Nasional Komodo? Taman Nasional Komodo merupakan...

DIKLATSAR Pecinta Alam Penting Bagi Pendaki Modern Maupun Pendaki Pemula

Oleh : SEPTIANI (Raff 400 Tst) ~ Mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Diklatsar Pecinta Alam, sebuah kata yang tak asing didengar. Sebuah prosesi yang...
- Advertisement -