24.4 C
Padang
Selasa, Oktober 19, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Tingkatkan Peran Serta Warga, Panwaslu Kecamatan Payakumbuh Utara Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu
T

- Advertisement -

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Untuk suksesnya pelaksanaan pemilihan umum 2019 mendatang,Bawaslu bersama jajarannya melakukan berbagai kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu. Hal ini untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan tindak lanjut jika ditemukan adanya pelanggaran oleh peserta pemilu dilapangan.

Selasa 20/11 bertempat disalah satu ballroom hotel diKota Payakumbuh, Panwaslu Kecamatan Payakumbuh Utara lakukan sosialisasi pengawasan pelaksanaan pemilu 2019. Acara ini dihadiri para tokoh masyarakat baik dari pemangku adat, bundo kanduang dan tokoh pemuda dari Payakumbuh utara. Dengan pemateri dari komisioner bawaslu Kota Payakumbuh dan Komite Independen Pemantau Pemilu Indonesia.
Usai pembukaan acara, Muhammad Khadafi ketua Bawaslu Kota Payakumbuh yang didaulat sebagai pemateri pertama menyampaikan informasi kepemiluan, khususnya tahapan kampanye dan pengawasannya.
hal hal yang harus diawasi dalam pelaksanaan pemilu. Dalam proses pelaksanaan pemilihan umum ada aturan yang harus ditaati oleh peserta pemilu. Aturan tersebut sudah ada di undang undang dan PKPU. Dan jika aturan tersebut dilanggar oleh peserta pemilu ada sanksi hukum yang akan mereka terima. Dan melalui forum ini kami Bawaslu juga berharap nantinya peserta bisa memberikan informasi yang sama di lingkungan kelompok dan steakholder masing masing, karena Pengawasan pemilu adl pekerjaan Kita bersama, ujar Khadafi.
Sementara Suci Wildanis Koordinator Bidang Pengawasan Dan hubungan antar Lembaga Bawaslu Kota Payakumbuh mengharapkan peran aktif warga dalam mengawasi setiap adanya pelanggaran aturan pemilu. Jangan takut untuk melaporkan setiap menemukan adanya kecurangan atau hal hal yang tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan ujar Suci Wildanis.
Dalam hal melaporkan pelanggaran pemilu ini, ada beberapa orang peserta sosialisasi menyampaikan kecemasan. Apakah ada dampak hukum buat kami yang melaporkan? tanya peserta tersebut kepada narasumber. Menjawab pertanyaan ini Suci Wildanis menyampaikan bahwa pelapor dilindungi secara hukum. Jika ada pelanggaran seperti money politic,terima uangnya dan laporkan. Serta serahkan uang tersebut sebagai barang bukti. Dan Kami dari Bawaslu akan memproses secara hukum. Jika nanti dalam proses laporan warga,terlapor dinyatakan tidak bersalah juga tidak ada dampak bagi pelapor. Imbuh Suci Wildanis.
Pada sesi ke 3 usai Isoma Samaratul Fuad Advokat dari Komite Independen Pemantau Pemilu Indonesia yang menjadi narasumber dengan tema,
“Mobilisasi Warga Untuk Pengawasan Partisipaif”.

Mengingat jumlah peserta pemilu yang cukup banyak dan terbatasnya sumber daya dari penyelenggara dan pengawas pemilu, disini pentingnya peran serta warga dalam mengawasi jalannya pesta demokrasi di Indonesia ini kata Samaratul Fuad. Melibatkan masyarakat dalam pengawasan pemilu ini sudah diatur dalam peraturan perundang undangan pasal 102 dan 104 UU no 7 Tahun 2017.
Hal ini dilakukan untuk mencegah dampak negatif dalam pelaksanaan pemilu, Demokrasi dan masa depan bangsa, karena hasil yang didapat tidak maksimal dari pemilu tersebut.
Dalam hal ini yang harus dilibatkan yaitu Perguruan tinggi/mahasiwa,Ormas/OKP, Tokoh masyarakat,tokoh adat,pemuda dan kelompok kelompok yang aktif ditengah masyarakat. Juga dari pemerintahaan,kepolisian dan Kejaksaan.
Yang harus diawasi dalam pelaksanaan pemilu yaitu : Pemerintah beserta jajarannya,polisi,jaksa,TNI, terkait akan netralitas mereka dan pemakaian fasilitas negara saat proses pemilu berlansung. Juga peserta pemilu (Parpol/caleg, calon anggota DPD dan capres). Dan tim sukses para peserta pemilu baik yang terdaftar maupun tidak terdaftar. Serta penyelenggara pemilu sendiri juga harus diawasi, Baik KPU maupun Bawaslu beserta jajarannya. Ujar Samaratul Fuad dihadapan Puluhan peserta sosialisasi Pengawasan Pemilu Se Kecamatan Payakumbuh Utara ini.
Sementara itu Desemda Putra Ketua Panwaslu Kecamatan Payakumbuh Utara didampingi Rengga deviandra (divisi PHL) dan Daira suraswati (div hukum dan penindakan) kepada BeritaSumbar.com disela sela acara berharap pemilu 2019 berjalan dengan sukses. Dan peran aktif warga khususnya di Payakumbuh Utara bisa maksimal dalam memantau pelaksanaan pesta demokrasi ini.

Dengan adanya sosialisasi ini bisa menekan angka pelanggaran pemilu, Sehingga hasil pemilu 2019 nanti benar benar sesuai yang diharapkan masyarakat Indonesia,ungkap Daira Suraswati dari divisi Hukum Dan Penindakan Panwaslu kecamatan Payakumbuh Utara.
Jika memang ada temuan pelanggaran oleh masyarakat kita berharap segera dilaporkan kepada badan pengawas pemilu untuk segera ditindak lanjuti secara hukum,kata Desemda Putra.
Dipilihnya tokoh tokoh masyarakat mengingat di Payakumbuh Utara dalam setiap perhelatan pesta demokrasi segala lini atau lapisan masyarakat selalu terlibat aktif. Baik itu tokoh adat seperti Niniak Mamak dan Bundo Kanduang dan tokoh pemuda  di Kenagarian Koto Nan Gadang/Kecamatan Payakumbuh Utara ini.(red)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img