Pesisir Selatan ,BeritaSumbar.com,- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan menjadikan telur asin itik bayang sebagai komoditi unggulan di masa datang. Upaya itu dilakukan, sebab telur asin itik bayang diyakini bisa membuka lapangan kerja baru, serta juga memiliki nilai ekonomi yang sangat menjanjikan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Pesisir Selatan, Efrianto, kepada pesisirselatan.go.id Rabu (6/5).

“Daerah kita ternyata memiliki jenis ternak sebagai sumber kekayaan genetik lokal atau lebih sering disebut dengan istilah plasma nutfah, yakni itik bayang. Potensi ini jika kita kembangkan dalam skala besar tentu akan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Pesisir Selatan,’ kata Efrianto.

Dijelaskannya bahwa itik bayang merupakan salah satu plasma nutfah yang ditetapkan melalui keputusan Menteri Pertanian (Mentan) nomor 2835/Kpts/LB.430/8/2012 tentang penetapan rumpun itik bayang.

“Karena itik bayang yang telah masuk sebagai salah satu flasma nufta sehingga diyakini melakukan usaha budidaya itik bayang ini akan menjanjikan secara ekonomi. Apa lagi dengan dijadikanya telur itik bayang yang diolah menjadi telur asin ini, sebagai ikon unggulan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa upaya pengembangan telur asin itik bayang untuk dijadikan ikon unggulan tersebut, sudah dilakukan sosialisasinya kepada masyarakat.

“Respon masyarakatpun cukup bagus, karena telur asin itik bayang ini akan berpeluang membuka lapangan kerja baru, dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskan lagi bahwa dengan mengonsumsi telur asin itik bayang, kesehatan masyarakat juga meningkat. Serta juga bisa memberantas gizi buruk dan masalah stunting.(humas)

loading...