25 C
Padang
Kamis, Agustus 5, 2021
Beritasumbar.com

Suara Rakyat Indonesia dari Sumbar ‘Sambut’ Jokowi
S

Kategori -

Selamat Malam Indonesia!!

Hari ini tepat usai maghrib, Keluarga Mahasiswa Univeritas Andalas bersama BEM KM Unand berangkat menuju Bukittinggi.

Kami dari BEM KM UNAND mewakili suara dan jeritan hati masyarakat Padang, Sumatera Barat, bahkan Indonesia menyambut Bapak dengan tertib. Kami ingin menceritakan apa yang masyarakat Indonesia rasakan, ingin mencari perhatian Bapak dan kepedulian Bapak terhadap kesusahan yang melampaui batas untuk kami selesaikan sendiri.

Tepat 20 Oktober 2015, Presiden Jokowi akan menggenapkan 1 tahun masa kepemimpinan sebagai Presiden RI. Hari ini kami ingin mengulas kembali keresahan rakyat, kebingungan rakyat atas ketidakadilan yang ada saat ini. Kami ingin mengingatkan kembali janji-janji yang dulu bapak lontarkan.Untuk itu jarak kami tempuh menuju tempat kunjungan kerja Bapak.

Dikutip dari kpu.go.id, Kamis (22/5/2014), sebanyak 7 Misi pun diusung dilanjutkan dengan 9 program prioritas yang disebut ‘Nawa Cita’, Kami ingin mengingatkan kembali point2 tersebut, yakni:

  1. Kami akan menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, melalui pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif, keamanan nasional yang terpercaya dan pembangunan pertahanan negara Tri Matra terpadu yang dilandasi kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim.
  2. Kami akan membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.
  3. Kami akan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
  4. Kami akan menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.
  5. Kami akan meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar wajib belajar 12 tahun bebas pungutan.
  6. Kami akan meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.
  7. Kami akan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.
  8. Kami akan melakukan revolusi karakter bangsa, melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan.
  9. Kami akan memperteguh Kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia, melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog antarwarga.

Nawa cita yang diprioritaskan itu kini sudah tidak terdengar lagi gaungnya. Perhatian rakyat terhadap “sikap serta kebijakan” dari Presiden RI mengalihkan dunia dan seisinya. Kenapa tidak? Kita kilas balik di awal menjabat, kita disuguhi dengan permainan Kasus si Cicak vs Buaya Jilid II, kemudian dilanjutkan dengan sikap Jokowi yang selalu mengikuti kata partai “bahkan lupa janjinya #DemiRakyat”.

Dua bulan belakangan, kita sebagai Mahasiswa disuguhi dengan #UlahJokowi yang semakin membuat tidur tak nyenyak. Bicara janji bicara kontribusi. Bukan malah sibuk blusukan bahkan pencitraan sana sini. Kita bisa nilai dengan hati “apa yang dirasakan rakyat” bukan main data “hasil Survey” yang bisa diolah apalagi dengan bantuan media.

Kita tidak sedang mengevaluasi, karena Jokowi terpilih atas dasar “Pilihan Rakyat”. Kita hanya coba mengulang kaji dan cerita lama #IngatkanJokowi, #bangunkanJokowi sadarkan Jokowi bahwa beliau adalah tonggak pertama Indonesia. Nasib bangsa ada ditangan kepemimpinannya.

Hari ini, kita disuguhi dengan isu pasal penghinaan presiden, Ah… rasanya ini bukan skala prioritas yang harus dipikirkan seorang presiden.

Dari sektor Ekonomi, nilai rupiah semakin melemah, berikut kurva yang di dapatkan:

Kurva Transaksi USD
Kurva Transaksi USD

Walaupun tanggal 6 oktober tersebut menunjukkan penurunan tetapi dampak yang rakyat rasakan berefek buruk. Dengan ketidakstabilan harga mengakibatkan nilai ekonomi tidak stabil sehingga akan berdampak pada beberapa sektor. Di satu sisi, Hutang Luar Negeri semakin meningkat bahkan Aset Negara tergadai tidak jelas, Freeport diperpanjang tanpa pertimbangan rasional. Harga daging apa kabar? Melambung tinggi? Stok daging bagaimana? #PerekonomianTerancam

Belum selesai di satu sektor, #JokowiBuatUlah dengan meresuffle kabinet. Janji-janji politik sebelumnya kemana? Sedang #bagibagikursi atau #PolitikBalasBudi?

Hari ini yang menjadi masalah serius salah satunya yaitu “ASAP”. Kita bisa rasakan daerah yang selalu disuguhi dengan asap tebal sebagai lahapan udara yang dihirup setiap harinya. Ingatkah Juni 2014, tahun lalu. Kasus serupa terjadi lagi yaitu “Kabut Asap Tebal” menganggu segala sektor di Riau. Bukan di Riau saja, efek dari asap tersebut mengakibatkan kelumpuhan penerbangan terutama di Medan, Pekanbaru, Jambi dan Lhokseumawe. Bahkan juga asap juga sudah sampai ke negara tetangga, Malaysia, Singapura, hingga Thailand.

Saat ini Sumbar dihadapkan oleh bencana asap. Ya, hampir berbagai daerah Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat diselimuti oleh kabut asap beberapa hari terakhir. Ini merupakan tantangan bagi pemerintah Sumbar untuk bisa bergerak cepat untuk menyelesaikan dan memeberikan solusi kongkret agar kabut asap tidak memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat. Jika dilihat keadaan provinsi lain yang sudah lebih awal merasakan dampak kabut asap ini. Di Palangkaraya (sudah hampir 15.000 orang mengalami ISPA), Riau (sebanyak 7371 warga pekan baru sudah terjangkit ISPA sejak 29 Juni hingga 28 September 2015) dan di Sumatera Selatan (23 ribu orang terserang ISPA). Sumber : rri.ac.id

Lalu, bagaimana dengan Sumatera Barat? Berdasarkan pantauan Global Atmosphere Watch (GAW), Sabtu, 19 September 2015 tingkat konsentrasi aerosol atau partikel debu (PM10) yang terletak di Kabupaten Agam mencapai 436 mikrogram per meter kubik dengan kategori bahaya. “Kategori kualitas udaranya dari sangat tidak sehat hingga bahaya, ada beberapa daerah yang diselimuti asap tebal. Di antaranya Padang Panjang, Agam dan Bukittinggi, Lima puluh Kota, Payakumbuh dan Tanah Datar. Dari pantuan satelit NOAA +18, ada sejumlah titik panas di Sumatera Barat. Di antaranya di Kabupaten Pesisir Selatan, Dharmasraya, dan Solok Selatan. Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika stasiun GAW Bukit Kototabang. Kasus kabut asap bukan lagi bencana Sumatera ataupun Kalimantan, tapi selayaknya sudah menjadi bencana Nasional.

Melihat keadaan diatas kami menyuarakan beberapa hal sebagai berikut:

  • Segera alihkan bencana “Kabut Asap” menjadi Bencana Nasional dengan penanganan serius dari pemerintah pusat.
  • Menuntaskan dengan segera masalah penebang liar sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
  • Memberikan pelayanan kesehatan yang optimal di seluruh daerah yang terkena dampak kabut asap.
  • Menjamin perekonomian masyarakat dan harga sembako tetap stabil di semua daerah terkhusus daerah terancam kabut asap.
  • Segera stabilkan nilai tukar rupiah.
  • Wujudkan dengan pembuktian nyata atas janji janji maupun nawa cita yang pernah di sebutkan saat kampanye.
Sumber: Humas BEM Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas.
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Seratusan ASN dan Non ASN Jalani Swab PCR Massal di Dinas Kominfotik Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,-Sebanyak 116 orang terdiri dari ASN dan non ASN Dinas Komunikasi Informatika dan statistik (Kominfotik) Sumbar, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumbar dan Komisi Informasi (KI) Sumbar menjalani tes swab PCR, di Kantor Diskominfotik Sumbar, Senin (2/7/2021). Tes swab massal tersebut merupakan upaya untuk memutus penyebaran Covid-19.
- Advertisement -

8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru

Cerita Berseri, Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 4/1000 cerita “8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru” Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Sebutan 8...

Kadiv Pemasyarakatan Kemenkunham Sumbar Serahkan Bantuan Sembako

Sijunjung, Berita Sumbar—Kepala Divisi Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat M. Ali Syeh Banna, menyerahkan bantuan dalam bentuk Paket Sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 didampingi Bistok Aloan Situngkir Kalapas kelas ll B Muaro Sijunjung, Subhan Maliq Karutan Sawahlunto dan Robi Kepala Lapas Narkotika Sawahlunto di Lapas Kelas ll B, Muaro Sijunjung, Kamis (29/7).
- Advertisement -

Seratusan ASN dan Non ASN Jalani Swab PCR Massal di Dinas Kominfotik Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,-Sebanyak 116 orang terdiri dari ASN dan non ASN Dinas Komunikasi Informatika dan statistik (Kominfotik) Sumbar, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumbar dan Komisi Informasi (KI) Sumbar menjalani tes swab PCR, di Kantor Diskominfotik Sumbar, Senin (2/7/2021). Tes swab massal tersebut merupakan upaya untuk memutus penyebaran Covid-19.

Kuliah Daring, Belajar Sambil Bekerja Di Masa Pandemi

Penerapan Kuliah Daring berawal sejak pandemi Covid-19 pada bulan Maret tahun 2020 di Indonesia, dimana segala aktivitas perkuliahan di lakukan melalui Program Daring, adapun beragam fitur media sosial di gunakan untuk bertatap muka guna kegiatan tersebut antara lain ; Zoom Meeting, Google Meet, WAG, E-Learning,serta aplikasi media lainnya.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Paket Tender Solok Selatan Rp299,2 juta Tanpa Ada Penawar

Padang Aro, beritasumbar.com - Satu paket tender di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Pagu dan Rp299,2 juta dinyatakan gagal karena tidak ada penawaran...

Besok, Belajar Tatap Muka Akan Dimulai Di Kabupaten Sijunjung

Sijunjung,  - Kegiatan proses belajar mengajar tatap muka di Kabupaten Sijunjung akan dimulai pada Senin (12/7), akan tetapi belajar tatap muka akan dilangsungkan 50...

Audiensi Dengan Kepala Sekolah, DPRD Sijunjung Tampung Aspirasi Masalah Pendidikan

Sijunjung, beritasumbar.com - Banyak aspirasi dan permasalahan di dunia pendidikan yang belum terwujud selama ini, maka Kepala Sekolah Paud/TK, SD, dan SLTP se-Kecamatan Koto Vll...

Disdukcapil Lima Puluh Kota Imbau Masyarakat Proaktif Urus Administrasi Kependudukan

Sarilamak, beritasumbar.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lima Puluh Kota mengimbau masyarakat setempat agar proaktif mengurus administrasi kependudukan. Kadis Dukcapil Kabupaten Lima...

Buka Akses Unggan-Pamusian, Jarak Kabupaten Sijunjung-Tanah Datar Bisa Dipangkas

Sijunjung, beritasumbar.com - Dalam waktu dekat ini diperkirakan, hubungan Kabupaten Sijunjung dengan Kabupaten Tanah Datar lewat jalur Unggan ke Pamusian akan terhubung. Perbatasan kedua daerah yang...

Sambut HUT RI ke-76, DHD-BPK 45 Sumbar Buka Pendaftaran Lomba Baca Puisi dan Lagu Perjuangan

Sebagai salah satu bentuk upaya berkesinambungan dalam penanaman nilai-nilai kejuangan 45 pada generasi muda, Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumatera Barat (DHD BPK 45 Sumbar) mengadakan Lomba Baca Puisi dan Lagu Perjuangan Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, pendaftaran calon pesertanya resmi dibuka pada Jumat, 2 Juli 2021.

Bantu Para Petani, Pemkab Sijunjung Salurkan 114 Alsintan

Sijunjung, beritasumbar.com - Untuk mempermudah pekerjaan lahan usaha pertanian, mulai dari kegiatan pengolahan lahan dan perawatan tanaman pertanian, maka Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung menyalurkan sebanyak...

Mangombang Nan Talipek, Rang Kampai Nagari Simpang Kapuak Bapanghulu

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Setelah belasan tahun gelar penghulu Datuak Monti Bosa talipek atau tidak dipakainya, Warga Suku Kampai Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka,...

Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Wabup Sijunjung Minta Camat-Walnag Jalin Komunikasi Dengan Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Iraddatillah memimpin rapat kerja usaha percepatan penanganan dan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut, Rabu, 30/6. Raker tersebut melibatkan...

Kapolres Padang Pariaman Semprot Disinfektan di Seputar Rumah Warga Isolasi Mandiri

Padang Pariaman,   - Mendengar laporan terkait adanya satu keluarga sedang isolasi mandiri melanggar protokol kesehatan, Kapolres Padang Pariaman AKBP. Dian Nugraha HBWPS. SH. SIK,...
- Advertisement -