30.5 C
Padang
Wednesday, October 21, 2020

Setahun Jokowi-JK, Kinerja Politik & Ekonomi Melorot

Jakarta – Setahun menjabat Presiden dan Wakil Presiden, banyak muncul versi: kritik, apresiasi maupun catatan atas kinerja nahkoda RI. Satu yang paling menonjol adalah soal ketegangan politik. Berseberangannya kubu KIH dan KMP, membuat praktek perpolitikan yang berimbas ke bidang lain terutama ekonomi, terganggu. Belakangan, yang terjadi di politik nasional tampak terkonsolidasi : mulai dekatnya hubungan dua kubu di satu sisi dan mulai kritisnya kubu partai penyokong pemerintah terhadap kinerja Jokowi-JK.

Di saat bersamaan, soliditas pendukung pemerintah juga sedang diuji dengan keterlibatan anggota parpol mereka : Rio Capella (Nasdem) dan Dewi Yasin Limpo (Hanura) dalam praktek korupsi yang berujung ditangkapnya mereka oleh KPK.

Sementara di bidang ekonomi, ada lokomotif yang berlari terlalu kencang di tubuh pemerintah. Gerbong kereta tertinggal jauh dan seringkali acak-acakan karena lokomotif terlalu liar bergerak. Lokomotif ini pengamat sebut dikendalikan oleh ‘masinis’ menteri BUMN Rini Soemarno. Hutang baru sebesar 40 Trilyunan Rupiah ke Cina yang mengiringi proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung yang jatuh ke tangan negeri Tiongkok adalah yang terbaru.

Di rakyat bawah, kondisi perekenomian yang sangat sulit menyebabkan publik sulit bergembira saat 365 hari pertama kepeimpinan Jokowi-JK. Meningkatnya pengangguran karena buruh dirumahkan, ekonomi lesu dan perusahaan lokal susah bersaing karena komponen bisnisnya harus impor sementara Rupiah masih melemah, bahkan sempat sangat lemah pada awal Oktober.

Yang mengerikan sebetulnya adalah dampak asap di banyak daerah. Kabut pembunuh yang tadinya hanya ada di Kalimantan, muncul di Sumatera. Dua pulau ini adalah penderita reguler asap tahunan, namun kali ini berlipat-lipat parahnya. Belakangan, asap ini mulai menerjang pulau Sulawesi dan Papua. Setelah sekian lama terjadi, tak ada penanganan serius dari pemerintah.

Meski di beberapa sektor tampak menggembirakan, misalnya di bidang perlindungan usaha lokal dengan pengetatan pajak impor untuk makanan dan minuman, secara keseluruhan tampak ketidakpuasan. Bursa saham yang melemah adalah tanda kekecewaan pelaku pasar global terhadap pemerintah. Demikian juga elemen seperti mahasiswa, buruh, petani yang meningkat kekecewaannya terhadap pemerintah. Semua indikator negatif itu, serentak dalam seminggu ini muncul di berbagai survei di media.

Kinerja ekonomi pemerintah saat ini juga membawa dampak sistemik yang mungkin luput dari pengamatan publik. Yaitu anjloknya kapitalisasi pasar untuk perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Saham Indonesia. Yang lebih menyedihkan, turunnya kapitalisasi BUMN turun lebih dari dua kali lipat dibanding perusahaan swasta, yakni minus 11.1% (BUMN, senilai Rp 146 Triliun) dibandingkan 4.8% (non-BUMN). Parahnya lagi, Indonesia kehilangan 11.1% (Rp 83 Triliun) kepemilikannya di BUMN karena dijual ke asing. Semua ini tak lepas dari kiprah Menteri BUMN Rini Soemarno. (red/rfk)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Penderita Kanker Darah Ini Terima Bantuan Dari Pimpinan Klinik Puti

Padang Pariaman,- dr.Zunirman kembali mengunjungi penderita Penyakit Kanker Darah (Leukemia) Sri Handayani warga Korong Pasa Kandang,Nagari Balah Hilie,Kecamatan Lubuk Alung,Kabupaten Padang Pariaman,...

Delmansyah Siap Memenagkan Darma Tani Di Tanjung Emas

Tanah Datar, - Struktur tim pemenangan darma tani kecamatan Tanjung emas Tanah Datar Resmi dibentuk pada minggu ( 18/10/20) malam.

Ketidakhadiran Ali Mukhni Di Panggung Publik Merupakan Bentuk Ketidaksiapan Dan Kegagapan Memimpin Sumbar

Rabu malam 14 Oktober 2020 Padang TV mengadakan acara debat dengen tema Adu Strategi Pengembangkan BUMD dengan mengundang semua kandidat calon wakil...

Kodim 0311/Pessel Dukung Operasi Yustisi

Pessel,-- Ditengah kesibukan dalam pelaksanaan program tentara manunggal membangun desa (TMMD) ke-109 yang berlokasi di kampun Dilan kenagarian Pancung Taba kecamatan IV...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Perbumma Adat Nusantara Kupas Prospek dan Solusi Peningkatan Penyediaan Pangan Nusantara

JAKARTA – Hari Pangan Sedunia yang ke XL pada tanggal 16-Oktober 2020, moment yang tepat bagi Perbumma Adat Nusantara dan KUP Suta...

GM FKPPI Jambi Hadiri Silaturahmi Ormas dan OKP Bersama Polda dengan Tema Jambi Cinta Damai

JAMBI - Kepolisian Daerah Jambi selalu dekat dan merangkul Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dengan mengadakan Silaturahmi untuk meningkatkan...

P3S Gelar Webinar Dengan Tema “Masa Depan Penyiaran Analog (Konvensional) di Indonesia”

Topik menarik seputar kontroversi antara penyiaran analog dan digital akan dibedah dalam webinar Political and Public Policy Studies (P3S) dan esensinews.com yang...

Kemen PUPR: Pembangunan Bendungan Dapat Cegah Banjir Pangkalan

Limapuluh Kota, Beritasumbar.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI mengemukakan salah satu solusi untuk mengatasi banjir yang melanda...
- Advertisement -