23 C
Padang
Kamis, April 22, 2021
Beritasumbar.com

Sesegeranya Pasar Dibangun, Tertundanya Hanyalah Suatu Kehati-Hatian
S

Kategori -

Walikota Padang Panjang H. Hendri Arnis, BSBA bertegas-tegas dengan komitmennya untuk melanjutkan membangun Pasar Pusat Padang Panjang karena  memang menjadi program strategis daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018.

Hal itu ditegaskan Walikota Hendri Arnis pada Jumpa Pers yang dihadiri puluhan wartawan di pendopo rumah dinas walikota, Jum’at (10/10) Hadir dalam kesempatan itu Sekda Drs. H. Muzwar, M., Kunsultan Hukum  Miko Kamal, SH, Asisten II, Sonny Budaya Putra, AP.M.Si, Staf Ahli Saharuddin, SH berserta tim pembangunan pasar pusat Padang Panjang.

Diakui Hendri Arnis, keterujian akan kesabaran masyarakat Padang Panjang secara umumnya dan khususnya masyarakat pedagang sungguh sangat luar biasa dalam menanti akan terwujudnya sebuah pasar yang respresentatif di Kota Serambi Mekah sejak tahun 2007 dan apalagi pasca terbakarnya beberapa kali pasar pusat Padang Panjang.

“ Awalnya saya mengira, bahwa sejak yang memimpin Pemerintahan Kota Padang Panjang  dan yang akan saya lakukan adalah hanya tinggal melanjutkan apa yang telah dirintis oleh walikota sebelumnya, namun tidak semudah  diperkirakan atau segampang membalik telapak tangan karena berbagai persoalan bermunculan yang berpotensi besar mengganggu kelancaran, kenyamanan dan keamanan pembangunan pasar. Persoalan itu lebih kepada mekanisme serta berbagai aturan yang harus dikaji ulang dengan melibatkan berbagai pihak yang berkopenten sesuai dengan kondisi kekinian yang membutuhkan sikap kehati-hatian, “ jelas Hendri Arnis.

Masih diakui Wako Hendri Arnis, proses pembangunan pasar pusat Padang Panjang yang sudah berlangsung 7 tahun namun belum menampakan hasil secara pisik berupa berdirinya bangunan. Kendati demikian,  terutama sejak kepemimpinannya sebagai walikota dipandang perlu adanya sikap kehati-hatian agar kelak kemudian tidak menimbulkan berbagai hal yang berdampak negatif terhadap sisi ekonomi, apalagi tersangkut persoalan bertentangan dengan  aturan hukum yang berlaku.

Guna mengawal sikap kehati-hatian itu, kata Hendri Arnis,  pemko melakukan konsultasi guna mendapatkan referensi yang kuat kepada beberapa instansi/lembaga pengawasan untuk melakukan evaluasi terhadap legal formal proses yang telah dilakukan dalam perencanaan pembangunan pasar pusat Padang Panjang saat ini.

Instansi terkait dimaksud tersebut ;  Kejaksaaan Negeri Padang Panjang,  Pengadilan Negeri Padang Panjang,Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK – RI) Perwakilan Sumatera Barat di Padang,Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia (BPKP-RI) Perwakilan Sumatera Barat di Padang,Kepala Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri di Jakarta,Konsultan Hukum Miko Kamal Associates di Padang, dan Direktorat Pendapatan dan Investasi Daerah Kemendagri.

“Meski demikian,tujuannya terlebih agar ke depannya pelaksanaan pembangunan pasar mulai dari hulu hingga ke hilirnya berlangsung dengan lancar tanpa ada riak, apalagi datang gelombang menghadang. Kata kuncinya adalah, untuk menghilangkan keragu-raguan dan yang perlu dibangun adalah rasa percaya diri yang tangguh serta kokoh. Untuk mewujudkan langkah itu, ternyata membutuhkan masa proses yang cukup panjang, berliku dan lagi melelahkan.  “ jelas Hendri Arnis.

Sisi lain, Tim Perumus Pembangunan Pembangunan Pasar Pusat Padang Panjang yang diketuai oleh Sekda Kota Padang Panjang Muzwar menyampaikan perkembangan kelanjutan pembangunan pasar pusat Padang Panjang pasca pertemuan dengan unsur Muspida, Anggota DPRD dan para pedagang pada hari Sabtu, tanggal 30 Agustus di gedung parlemen.

“Seperti yang telah diketahui masyarakat luas, bahwa Pemko Padang Panjang  terkahir telah meminta institusi terkait yaitu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Perwakilan Sumbar untuk melakuan kajian atau evaluasi terhadap keseluruhan proses rencana pembangunan pasar. Maksud dari kajian tersebut dengan outputnya memberikan saran atau rekomendasi mengenai kesesuaian proses yang telah dilakukan dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” papar Muzwar.

Disebutkan Sekda Muzwar,  untuk mendengarkan hasil penyampaian evaluasi dari BPK-RI Perwakilan Sumbar tersebut, maka Pemko Padang Panjang pada hari Kamis,tanggal 18 September 2014 telah melakukan pertemuan dengan pihak investor yang dihadiri oleh walikota/wakil walikota, anggota DPRD, Tim Perumus Pembangunan Pasar Pusat Padang Panjang dengan agenda penyampaian hasil evaluasi proses pembangunan pasar pusat oleh kepala perwakilan BPKP-RI Sumbar sekaligus mempersiapkan langkah-langkah tindaklanjut atas hasil evaluasi tersebut.

Muzwar lebih lanjut mengatakan,  hasil evaluasi dari BPK-RI Perwakilan Sumbar merekomendasikan bahwa; pertama, jika masing-masing pihak antara Pemko Padang Panjang dengan PT. Kultindo Ereshamas perlu melengkapi dan menyempurnakan dokumen yang dipersyaratkan BPK-RI. Kedua, jika perjanjian kerjasama diputuskan maka melakukan hal tersaebut secara musyawarah dan mufakat serta melakukan langkah dan upaya yang dipandang perlu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pada pertemuan tersebut, kedua belah pihak yang disaksikan oleh tim BPK-RI telah menyepakati dan menyusun langkah-langkah untuk melanjtkan perjanjian kerjasama pembangunan pasar pusat Padang Panjang dengan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh BPKP sesuai dengan hasil evaluasi, “tegas mantan Sekda Kabupaten Tanah Datar.

Saat ini, sambung Sekda Muzwar, dan pihak investor  sedang mempersiapkan seluruh persyaratan yang ditentukan oleh pihak BPKP dari hasil evaluasinya. Untuk itu, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap kepada seluruh masyarakat agar bersabar sesaat untuk memberikan ruang dan waktu untuk menuntaskan agar terbangunnya pasar pusat Padang Panjang sesegeranya. Untuk itu, sangat diharapkan pula peran media untuk ikut berpartisipasi dan bersinergi melalui penulisan pemberitaannya yang menyejukkan dikemas secara proposional dan profesiaonal.

Pada sesi tanya jawab, menjawab pertanyaan H. Syamsudarman (wartawan Singgalang) adanya muncul soal keterkaitan status tanah pasar oleh masyarakat hukum adat Baipuh X Koto,  maka Sekda Muzwar menjelaskan bahwa, sebelumna walikota telah melakukan beberapa kali  pertemuan dengan Pengurus KAN Gunung sehubungan dengan Status Tanah Pasar, seluruh Walinagari dan KAN Batipuh X Koto, dan Tokoh-tokoh masyarakat, terakhir pada tanggal 9 Desember 2013 yang intinya mendukung rencana pembangunan pasar. (fjr)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Daerah Tetangga Zona Merah, Ini Pesan Riza Falepi

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi menyampaikan dilema yang saat ini dihadapi pemerintah dan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 apalagi di Bulan Ramadhan adalah antara kebutuhan beribadah di mesjid dan di sisi lain posisi Payakumbuh yang belum aman, karena daerah tetangga (Kabupaten Limapuluh Kota) saat ini statusnya zona merah oleh Satgas Covid-19 Provinsi Sumbar.
- Advertisement -

Di Pimpin Dandim, Tim Safari Ramadhan Padang Pariaman Kunjungi Mushola At Taubah

Padang Pariaman, beritasumbar.com, Hari pertama pelaksanaan SR (Safari Ramadhan) Kabupaten Padang Pariaman secara serentak dilepas keberangkatannya menuju Masjid dan Mushola yang telah ditetapkan yang tersebar di 17 Kecamatan yang ada di Padang Pariaman.

Ingin Dapat BPUM Rp1,2 Juta, Ayo Daftar Sebelum 21 April

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, membuat program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM), untuk pelaku usaha yang terdampak covid-19 di kota itu. Pendaftaran...
- Advertisement -

Dipimpin Rektor UIN Imam Bonjol TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Muttahiddin

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Hari ke lima Ramadhan, Tim Safari Ramadan (TSR) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang dipimpin oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Eka Putra Wirman mengunjungi Masjid Muttahiddin Parambahan yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz, Sabtu (17/04).

Tim Safari Ramadhan DPRD Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Al Mukarrahmah

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Didampingi Ketua DPRD Kota Payakumbuh Beserta Sekretaris Daerah Dan Jajaran OPD Kota Payakumbuh, Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumbar Kunjungi Mesjid Al-Mukarrahmah Padang Tinggi Piliang, Sabtu (17/4). Tim Safari Ramadhan dari Provinsi Sumatra Barat Dipimpin oleh Supardi,Ketua DPRD Sumbar.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...

Polres Payakumbuh Amankan Tiga Tersangka Terduga Penggelapan Dana Koperasi

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan tiga orang tersangka terduga penggelapan dana Koperasi Serba Usaha (KSU) Sutra Ketinggian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota. Kasat...

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

Mahyeldi Dukung Pemajuan Kebudayaan Koto Gadang Koto Anau untuk Jadi Destinasi Wisata Dunia

Peninggalan sejarah memiliki potensi besar bagi kemakmuran masyarakatnya. Jika tidak dijadikan cagar budaya, keberadaannya akan mengalami kepunahan. Menyikapi hal tersebut, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) memprakarsai Penyusunan Grand Design Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau yang digelar pada 3 - 4 April 2021 di Depan Balai Adat Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kabupaten Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Provinsi Sumatera Barat.

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...
- Advertisement -