Pasaman Barat, BeritaSumbar.com, — Peta kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat kian hangat. Pada Senin (20/7/2026), tokoh adat Saikul Ikhwan, S.H., yang akrab disapa Iwan Panglimo Nan Bamiang, resmi mendatangi Kantor Wali Nagari setempat untuk menyerahkan berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon (Bacalon) Wali Nagari.
Saikul Ikhwan hadir didampingi sang istri, Linda Febriyetty, S.P., M.P., serta dikawal oleh keluarga besar, para tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat. Meski berlangsung sederhana tanpa arak-arakan massal, prosesi pendaftaran ini menarik perhatian publik dengan hadirnya anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat di dalam rombongan pendukung.
Pengalaman Organisasi dan Jaringan Luas Keputusannya maju dalam Pilwana Koto Baru didasari oleh rekam jejak kepemimpinan serta jaringan organisasi yang luas, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat. Mengusung slogan “Bakti Untuk Nagari dan Bersatu Untuk Masa Depan”,
Saikul Ikhwan berkomitmen membawa perubahan positif serta merangkul seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Koto Baru. Berkas Pendaftaran Dinyatakan Lengkap Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Ketua dan jajaran Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) di sekretariat pendaftaran. Setelah dilakukan verifikasi awal, panitia mengonfirmasi bahwa seluruh dokumen persyaratan yang diserahkan telah memenuhi ketentuan.
”Semua berkas dan persyaratan yang diberikan kepada panitia oleh Saikul Ikhwan sudah lengkap,” ujar perwakilan Panitia PPWN. Pendaftar Ke-7 dari Deretan Tokoh Local Panitia PPWN mencatat bahwa Saikul Ikhwan merupakan pendaftar ke-7 yang resmi menyerahkan berkas. Hingga Senin sore, beberapa nama figur lokal telah terdaftar sebagai bacalon, di antaranya Ade Putra, Zulkifli, Joni Nasution, S.Pd.I., Erianto, S.E., Azwar, S.E., MM,Zulfian, S.H., Saikul Ikhwan, S.H., Irwandi.
Pihak panitia mengindikasikan jumlah ini masih berpotensi bertambah mengingat adanya calon lain yang dijadwalkan akan mendaftar sebelum masa pendaftaran ditutup.
