27 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Rumah Gadang Mande Rubiah
R

Kategori -

Rumah Gadang Mande Rubiah terletak di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Rumah Gadang ini merupakan salah satu situs budaya dan sejarah Minangkabau masa dulunya.

Jarak dari Padang ke lokasi Rumah Gadang ini atau tepatnya Kecamatan Lunang mencapai 236 km dengan waktu tempuh sekitar 6 jam. Sedangkan jarak Painan (Ibukota Kabupaten Pesisir Selatan) ke Lunang mencapai 170 km dengan waktu tempuh diperkirakan mencapai 4 jam. Jalan yang dilalui merupakan Jalur Lintas Barat Sumatera dengan intensitas kendaraan sedang dan sebagian besar jalan sudah beraspal dalam kondisi baik.

Rumah Gadang Mande Rubiah ini diresmikan sebagai museum sejarah dan budaya nasional semenjak 08 Maret 1980 oleh Pemerintah, dan sudah direnovasi. Dalam rumah gadang ini dipamerkan berbagai benda seni dan pusaka yang diperkirakan umurnya sudah lebih dari 5 abad. Disekitar Rumah Gadang juga terdapat Kompleks Pemakaman keturunan Kerajaan Pagaruyung dan Ulama penyebar agama Islam, seperti Makam Bundo Kanduang (Mande Rubiah), Makam Puti Bungsu,Makam Dang Tuangku, Makam Cinduo Mato (kurang lebih 100 m dari kompleks pemakaman ini) dan Makam Syekh Malak Ibrahim penyiar syariah Tarekat Syattariah pertama di Lunang.

Mande Rubiah adalah Bundo Kanduang dari Kerajaan Pagaruyung yang meninggalkan Kerajaan Pagaruyung untuk menghindari peperangan dan mengasingkan diri menuju negeri Pagar Dewa negeri yang pernah dikuasai oleh Moyangnya Indo Jati, pada waktu itu telah berdiri Kerajaan Indopuro di Inderapura atau Lunang sekarang (kerajaan ini eksis hingga tahun 1911 yaitu Raja yang terakhir Sultan Firmansyah). Sesampainya di Lunang, Bundo Kanduang mengganti namanya menjadi Mande Rubiah. (rfk)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Erman Safar Larang Tempat Hiburan Beroperasi di Bulan Ramadhan

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, mengimbau seluruh kegiatan yang berhubungan dengan hiburan, agar dihentikan pada waktu ibadah puasa dan shalat tarawih di...
- Advertisement -

Pariwisata Nagari Batu Taba Semakin Bersolek, Laksma TNI Angkasa Dipua Resmikan Mushalla Fii Sabilillah

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,-Rangkaian kegiatan terpadu yang terdiri dari peresmian mushalla fii sabilillah, sunat masal, kegiatan bernuansa alek nagari berupa 'maarak galundi', makan bajamba, dan atraksi seni budaya lainnya telah berhasil dilaksanakan di Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan, Minggu (11/04).

Ingin Dapat BPUM Rp1,2 Juta, Ayo Daftar Sebelum 21 April

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, membuat program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM), untuk pelaku usaha yang terdampak covid-19 di kota itu. Pendaftaran...
- Advertisement -

Pemko Payakumbuh Terima Penghargaan Dari BI Sumatera Barat

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, – Pemerintah Kota Payakumbuh menerima penghargaan dari Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat sebagai Kota yang telah melaksanakan pembentukan dan penandatanganan SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Barat yang diserahkan secara langsung oleh Gubernur Sumatera Barat yang dalam hal ini diwakilkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Benni Warlis di Kantor Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat, Jumat (9/4).

Erman Safar Larang Tempat Hiburan Beroperasi di Bulan Ramadhan

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, mengimbau seluruh kegiatan yang berhubungan dengan hiburan, agar dihentikan pada waktu ibadah puasa dan shalat tarawih di...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

HWK Sumbar Tampil di Konser Minang Bersuara II bersama Seniman dari 5 Negara

PADANG (BeritaSumbar.com)– Eksplorasi seni dan budaya dapat menjadi salah satu cara mengatasi banyak permasalahan. Seni dan budaya juga bermanfaat untuk menyukseskan program Pemerintah dalam...

BPNB Sumbar Sosialisasikan Persiapan Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau

Nagari Koto Gadang Koto Anau yang berada di kaki Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pernah jadi daerah yang kaya dengan hasil cengkehnya. Kekayaan daerah tersebut membuat kolonial Belanda pernah berdiam di sana. Perkembangan kerajaan di Minangkabau hingga perjuangan bangsa sebelum dan awal kemerdekaan juga punya catatan tersendiri bagi daerah tersebut.

Kapur IX Dan Pesona Wisata Alamnya

Saat ini wisata alam baik dalam bentuk tracking, adventure atau olahraga alam sangat banyak digandrungi masyarakat. Spot spot wisata baru jadi sasaran saat ada waktu libur. Kabupaten Limapuluh Kota yang memiliki 13 kecamatan dengan 79 nagari sangat banyak memiliki lokasi untuk wisata alam tersebut. Seperti halnya Kecamatan Kapur IX.

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Warga sekitar kumpulkan donasi untuk menangkan Kampung Sarugo di API Award

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Guna memenangkan perkampungan wisata Kampung Saribu Gonjong (Sarugo) di Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 sebagai Kampung Adat Terpopuler warga...

Solok Selatan Luncurkan Seragam Daerah Bagi ASN Dan Pelajar

Padang Aro, beritasumbar.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) meluncurkan motif baju seragam daerah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Kadis Pariwisata Payakumbuh: Ekraf Dapat Menjadi Ajang Promosi Makanan Tradisional

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Kehadiran Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh selain dapat menjadi ajang promosi wisata juga dapat menjadi ajang promosi untuk makanan...

Gamaik Kolaborasi Hoyak Pasar Ekraf 2020 Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Grup Musik Gamaik Mandayu asal Kota Padang tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and Culture Cafe,...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman Nasional Komodo? Taman Nasional Komodo merupakan...

DIKLATSAR Pecinta Alam Penting Bagi Pendaki Modern Maupun Pendaki Pemula

Oleh : SEPTIANI (Raff 400 Tst) ~ Mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Diklatsar Pecinta Alam, sebuah kata yang tak asing didengar. Sebuah prosesi yang...
- Advertisement -