26 C
Padang
Minggu, April 14, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Reward WTN, Payakumbuh Terima Bus Sekolah
R

Kategori -
- Advertisement -

Kementerian Perhubungan RI beri reward berupa sebuah kendaraan micro bus atau bus sekolah buat Kota Payakumbuh. Kendaraan berkapasitas 29 tempat duduk itu, diberikan Menteri Perhubungan E. E Mangindaan, menyusul prestasi yang diukir kota ini,  sebagai  perebut piala Wahana Tata Nugraha 2013.

Setelah diterima dari Dirjen Perhubungan Darat, di Jakarta, awal Februari 2014, oleh Sekretaris Dishubkominfo Dahler, SH,  bus tersebut diserahkan Walikota Riza Falepi kepada Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi  Payakumbuh, Adrian, SH, M.Si, dalam acara di halaman Balaikota, Kamis (6/3). Penyerahan kendaraan ini ikut disaksikan Asisten I Setdako Yoherman, SH, S.Sos, Staf Ahli Walikota Hendri Refdinal dan sejumlah pimpinan SKPD lainnya.

Walikota Riza Falepi meminta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, memelihara kendaraan tersebut dengan baik.  Kendaraan bantuan ini, sangat bermanfaat, untuk  membantu transportasi pelajar ke sekolah, selain buat  mengantisipasi  sewaktu-waktu terjadinya lonjakan calon penumpang di kota ini.  Walikota berharap,  Kementerian Perhubungan RI tahun ini kembali memberi bantuan kendaraan yang sama dan  fasilitas lainnya buat Payakumbuh.

Keterangan Kepala Dishubkominfo Adrian, reward bus sekolah  yang diterima itu, terasa sangat nikmat dan membuat seluruh staf lega dan puas. Karena, untuk mendapatkan gelar terbaik dalam penilaian Wahana Tata Nugraha, cukup menguras energi seluruh jajaran Dishubkominfo.

“Bayangkan, selama iven ini digelar, prestasi Payakumbuh berada pada kasta kedua, dengan 7 kali memperoleh plakat Wahana Tata Nugraha. Selama tujuh tahun itu pula, jajaran Dishubkominfo terus membenahi persoalan lalulintas dan transportasi angkutan perkotaan yang kian kompleks. Mudah-mudahan, ke depan, motivasi seluruh staf makin tinggi dalam pelaksanaan tugas,” kata Adrian.

Dikatakan, pengoperasian bus sekolah, bukan mematikan angkutan kota yang sudah ada. Tapi, hanya  melayani rute sekolah yang belum dijangkau angkutan kota. “Pokoknya, kita tak akan mengganggu rute yang telah ada dan  dilewati angkutan kota,” jamin Adrian.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img