29.7 C
Padang
Wednesday, October 21, 2020

Polres Payakumbuh Lakukan Penindakan Terhadap 61 Orang Pelanggar Aturan PSBB

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Pasca penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Sumbar tahap kedua dari 6 Mei hingga 29 Mei 2020, tercatat sudah ada 13 orang warga Payakumbuh yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Kondisi tersebut di atas mendesak berbagai pihak untuk kembali menilik penerapan PSBB tahap pertama selama periode 22 April sampai 5 Mei 2020. Mengapa di Kota Payakumbuh sebelum diterapkan PSBB tidak ada warga yang positif ? Mengapa setelah ditetapkan PSBB Justru malah meningkat ? Apakah aturan PSBB sudah sepenuhnya diterapkan dan dipatuhi oleh warga ? Bagaimana efektifitasnya ? dan banyak pertanyaan lainnya yang harus dipecahkan.
baca juga: PSBB Diberlakukan, Ini Yang Wajib Diketahui
Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan mengungkapkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal dan hasil analisa jejaring kontak kasus positif covid ditemukan bahwa pola penularannya yang sangat cepat dan mudah.
Berdasarkan hasil analisa dan koordinasi tersebut, diperoleh data bahwa di Kota Payakumbuh telah terjadi penularan antar Kota/Kab, penularan lokal dan bahkan penularan antar keluarga.
Sekalipun edukasi, himbauan dan sosialiasi sudah dilakukan, ada celah besar yang mengarahkan kita pada kesimpulan bahwa masih rendahnya kewaspadaan diri, kepedulian dan kesadaran kolektif akan bahaya wabah ini dan pentingnya untuk mematuhi protokol kesehatan“, ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan “Ini berdasarkan pengalaman ya, contoh kasus yang sudah ada. Meskipun tidak semuanya tapi masih ditemukan warga yang enggan menggunakan masker, menggantungkan maskser di leher, membuka masker saat berbicara, masa bodoh dengan aturan social dan physical distancing, keluar rumah tidak untuk kebutuhan yang mendesak, budaya bersalaman, tidak membiasakan diri untuk cuci tangan dan tidak patuhi protokol isolasi mandiri“.
Menurut Kapolres, selama ini tindakan berupa pembubaran, teguran lisan dan tertulis, tidak mempengaruhi berkurangnya pelanggar PSBB. Berdasarkan fakta tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh meningkatkan penegakan aturan PSBB berdasarkan instruksi Walikota Payakumbuh.
Pada hari Jum’at malam (8/4), dipimpin oleh Kapolres Payakumbuh dan Kasatpol PP Kota Payakumbuh Devitra, Gugus Tugas melakukan penindakan terhadap pelanggar aturan PSBB khususnya terhadap aturan penggunaan masker dan social distancing.
Sasaran penertiban tersebut adalah warga yang tidak menggunakan masker dan keluyuran tidak dalam rangka mendesak untuk pemenuhan kebutuhan pokok. Tim gabungan dibagi menjadi beberapa kelompok bergerak secara mobile melakukan penyisiran di ruas-ruas jalan dan tempat-tempat nongkrong warga.
Dalam razia penertiban PSBB ini ada 61 orang yang diamankan. 23 orang dibawa ke Polres Payakumbuh, 13 orang dibawa Ke Polsekta Payakumbuh, 8 orang diamankan di Polsek Payakumbuh, 11 orang diamankan di Polsek Luhak dan 6 orang diamankan di Polsek Akabiluru.
Semuanya diamankan di Porles dan di Polsek jajaran untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan. Setelah diperiksa dan yang bersangkutan menyatakan tidak mengulangi perbuatannya dikuatkan dengan surat pernyataan, pagi hari menjelang sahur baru diperbolehkan pulang.
Penertiban ini akan dilakukan setiap hari ujar Kapolres, untuk meningkatkan ketaatan masyarakat terhadap aturan PSBB, membuat yang tidak peduli jadi peduli, yang tidak sadar menjadi sadar.
Selanjutnnya, Kapolres mangatakan bahwa penertiban ini mendapat respon positif dari masyarakat. Ada diantaranya yang berpendapat razia tersebut dapat memberikan pembelajaran bagi warga yang belum peduli untuk mentaati aturan sehingga dapat memutus mata rantai penularan Covid.
“Bahkan ada juga warga yang berterima kasih atas tindakan yang diberikan Polres karena anaknya tadinya sudah diingatkan untuk tidak keluar rumah tapi malah keluyuran”, kata Kapolres. (Hms)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pjs Bupati Solsel Sidak Ke RSUD Muaro Labuah

Solok Selatan – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah di Muara...

SMPN 1 Luak Launching Radio Sekolah

Limapuluh Kota- Berinovasi dimasa pandemi Covid 19, Jajaran Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1, Kecamatan Luak meluncurkan...

Payakumbuh Selatan Tuan Rumah MTQ Tingkat Kota Payakumbuh Ke XXXIX Tahun 2020

Payakumbuh --- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXXIX tingkat Kota Payakumbuh tahun 2020 digelar pada 24-25 Oktober 2020...

Kekuatan (Sosial) Untuk Perubahan (Sosial)

Sulit sekali untuk membantah bahwa daya/kuasa ( power ) adalah sumber dari kemenangan atas apapun di dunia ini. Dalam situasi damai maupun...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

UKPBJ Kabupaten Muko-Muko kunjungi Pemko Payakumbuh

Payakumbuh---Unit Kerja Pengadaan Barang/ Jasa (UKPBJ) Kabupaten Muko-muko melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Payakumbuh khususnya UKPBJ Kota Payakumbuh dalam rangka Konsultasi tentang...

BPBD Kota Payakumbuh Serahkan Bantuan Untuk 2 Korban Kebakaran Di Parik Rantang

Payakumbuh — Dua pemilik rumah korban kebakaran hebat di Kelurahan Parik Rantang RT 05 RW 04, pada Minggu (18/10/2020) pagi langsung mendapat...

Operasi Yustisi Baru 9 hari! Satgas Covid-19 Tertibkan 196 Orang Pelanggar Di Kota Payakumbuh

Payakumbuh - Perda Provinsi Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Dalam Pengendalian dan Pencegahan Corona Virus Disease 2019...

Melalui Genpro, Bumbu Randang Payakumbuh Dikirim Ke 7 Negara Henny Riza : City of Randang Bukan Gertakan Saja

Payakumbuh --- Impian Kota Payakumbuh agar Randang Go Internasional sudah di depan mata, pasalnya setelah dibantu fasilitasi oleh Global Enterpreneur Profesional (Genpro)...
- Advertisement -