Payakumbuh,BeritaSumbar.com, – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Darul Qur’an Payakumbuh sukses menyelenggarakan kegiatan akademik bertaraf internasional dalam bentuk International Visiting Lecturer pada hari Sabtu, 16 Mei 2026.
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini menghadirkan seorang pakar internasional, yaitu Prof. Dr. Nayif bin Yusuf Al-‘Utaibi, yang merupakan Guru Besar dari Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.
Kehadiran akademisi dari pusat perkembangan ilmu-ilmu al-Qur’an ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh seluruh sivitas akademika institusi tersebut.
Rektor Institut Darul Qur’an Payakumbuh, Dr. Ahmad Deski, S.S.I., M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan waktu dan kehadiran narasumber.
Pihak rektorat berharap momentum berharga ini dapat memperkuat jejaring kerja sama internasional dan meningkatkan mutu akademik kampus secara berkelanjutan di masa yang akan datang.
Kegiatan kuliah tamu berskala internasional ini secara khusus mengangkat sebuah tema yang sangat esensial dan relevan dengan visi institusi, yaitu “Urgensi Bahasa Arab dalam mengungkap kedalaman makna dan memahami petunjuk Al-Qur’an”.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Nayif bin Yusuf Al-‘Utaibi mengupas secara tuntas dan mendalam mengenai mukjizat linguistik yang terkandung di dalam kitab suci umat Islam. Beliau menekankan bahwa penguasaan struktur estetika bahasa Arab merupakan kunci utama untuk membuka tabir keindahan sastra serta menangkap pesan spiritual secara komprehensif.
Melalui pemahaman kebahasaan yang komprehensif dan metodis, seorang pencari ilmu dapat menghindari kekeliruan dalam menafsirkan setiap jengkal petunjuk suci yang termaktub di dalam Al-Qur’an.
Seluruh peserta yang memadati ruangan acara tampak menyimak dengan penuh saksama setiap untaian materi ilmiah yang disampaikan oleh sang guru besar sepanjang jalannya seminar internasional tersebut.
Sementara itu, Sari Uswatun Hasanah, M.A. selaku Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Darul Qur’an Payakumbuh turut menyampaikan pandangan strategisnya terkait implementasi jangka panjang dari pelaksanaan seminar internasional ini.
Beliau menegaskan bahwa dengan terselenggaranya kegiatan akademis ini, diharapkan dapat memicu sekaligus meningkatkan motivasi para mahasiswa untuk terus konsisten mempelajari bahasa Arab secara mendalam sebagai bahasa Al-Qur’an.
Beliau juga menambahkan bahwa penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Arab, bukan sekadar pemenuhan kurikulum akademik formal semata, melainkan sebuah kewajiban intelektual bagi generasi muda muslim guna melestarikan khazanah peradaban Islam di era modern.
Melalui pemaparan dari pakar internasional ini, pihak fakultas berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem pembelajaran yang unggul, religius, dan berdaya saing global demi mencetak lulusan yang berkarakter qur’ani (DP) .