24 C
Padang
Selasa, Januari 19, 2021
Beritasumbar.com

PSBB Diberlakukan, Ini Yang Wajib Diketahui
P

Kategori -

Padang,BeritaSumbar.com,-Dengan di setujuinya usulan gubernur Sumatera Barat oleh menteri Kesehatan RI, Pemprov Sumbar siapkan masa sosialisasi 3 hari dari disetujuinya usulan tersebut. Seperti yang disampaikan Wagub Sumbar Nasrul Abit, pemberlakuan PSBB mulai tanggal 22 April sampai 5 Mei 2020.
Sebelumnya tim komunikasi percepatan penanganan Covid-19 kabupaten/kota se Sumbar telah laksanakan rapat koordinasi dengan tim komunikasi Covid-19 propinsi Sumatera barat secara teleconfrence.
Rapat koordinasi tersebut sebagai langkah persiapan tim komunikasi jika PSBB diberlakukan di Sumatera Barat. Dalam pertemuan tersebut dibahas metode komunikasi dan informasi menyeluruh bagi masyarakat, tentunya tim komunikasi kabupaten/kota harus mempersiapkan langkah langkah strategis.
Dalam rakor tersebut juga dibahas kemungkinan rancangan pedoman PSBB jika diberlakukan dengan isi rancangan sebagai berikut:
I. Selama pemberlakuan PSBB di Kabupaten/kota setiap orang wajib:
a. Melaksanakan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
b. Menggunakan masker di luar rumah.
c. Sering mencuci tangan.
d. Menghindari kontak dekat.
e. Jaga jarak sosial.
f. Tetap tinggal di rumah.
g. Menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut.
h. Mengindari kerumunan.
i. Tidak berjabat tangan.
j. Segera ke puskemas atau rumah sakit apabila alami gejala penyakit COVID-19.
II. Selama pemberlakukan PSBB di kabupaten/kota, dilakukan pembatasan aktivitas luar rumah, meliputi:
a. Penghentian pelaksanaan kegiatan di sekolah.
– Semua aktivitas pembelajaran diubah pelaksanaannya dengan melakukan pembelajaran di rumah/tempat tinggal masing-masing melalui metode pembelajaran jarak jauh dengan media yang paling efektif.
– Dikecualikan bagi lembaga pendidikan, pelatihan, penelitian yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.
b. Pembatasan aktivitas bekerja di tempat kerja.
– Selama pemberlakuan PSBB, dilakukan penghentian aktivitas bekerja di tempat kerja/kantor, dan wajib mengganti aktivitas bekerja di tempat kerja dengan aktivitas bekerja di rumah/tempat tinggal.
– Dikecualikan dari penghentian sementara aktivitas bekerja di tempat kerja instansi pemerintahan yang terkait dengan ketertiban umum.
– Dikecualikan dari penghentian sementara kerja/kantor yang terkait dengan:
1. Kebutuhan pangan,
2. Bahan bakar minyak dan gas,
3. Pelayanan kesehatan,
4. Perekonomian,
5. Keuangan,
6. Komunikasi,
7. Industri,
8. Ekspor dan impor,
9. Distribusi logistik dan kebutuhan dasar.
c. Penghentian kegiatan keolahragaan di stadion, GOR, Sport Hall, Fitnesh Centre dan tempat sejenis.
d. Penghentian kegiatan tempat hiburan dan wisata.
e. Pembatasan kegiatan keagamaan di rumah ibadah.
f. Penghentian kegiatan di tempat atau fasilitas umum.
– pengelola tempat atau fasilitas umum wajib menutup tempat atau fasilitas umum untuk kegiatan penduduk, kecuali:
1. Pasar
2. Toko /warung
kelontong,
3. Laundry,
4. Super market dan mini
market.
5. Tempat penjualan obat peralatan medis
6. Memenuhi kebutuhan pokok dan/atau kebutuhan sehari-hari.
7. Melakukan kegiatan olahraga secara mandiri di seputaran rumah.
– Tempat umum dengan pengecualian, tetap wajib memperhatikan protokol dan pedoman yang berlaku.
g. Pembatasan Kegiatan Sosial dan Budaya
– Penghentian atas kegiatan sosial dan budaya yang menimbulkan kerumunan orang, termasuk pula kegiatan yang berkaitan perkumpulan atau Pertemuan:
1. Politik.
2. Olahraga.
3. Hiburan.
4. Akademik.
5. Budaya.
– Kecuali, kegiatan pernikahan yang dilaksanakan dengan ketentuan:
1. Dilakukan di KUA dan/atau Kantor Catatan Sipil;
2. Dihadiri oleh kalangan terbatas;
3. Meniadakan acara resepsi pernikahan.
– Kecuali, kegiatan khitan yang dilaksanakan dengan ketentuan:
1. Dilakukan pada fasilitas pelayanan kesehatan;
2. Dihadiri oleh kalangan terbatas;
3. Meniadakan acara perayaan yang mengundang keramaian;
dan.
4. Menjaga jarak antar pihak yang hadir (physical distancing) paling sedikit dalam rentang 1 (satu) meter.
– Kecuali, kegiatan pemakaman dan/atau takziah kematian yang bukan karena Corona Virus Disease (COVID- 19), dilaksanakan
dengan ketentuan:
1. Dilakukan di rumah duka;
2. Dihadiri oleh kalangan terbatas; dan
3. Menjaga jarak antar pihak yang hadir (physical distancing) paling sedikit dalam rentang 1 (satu) meter.
h. Pembatasan moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang
– Semua kegiatan pergerakan orang dan/atau barang dihentikan sementara, kecuali untuk:
1. Pemenuhan kebutuhan pokok; dan
2. Kegiatan yang diperbolehkan selama pemberlakuan PSBB.
– Pengguna sepeda motor pribadi diwajibkan untuk mengikuti ketentuan sebagai berikut:
1. Digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok
dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB :
2. Melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan,
3. Menggunakan masker dan sarung tangan; dan
4. Tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan diatas normal atau sakit.
– Pengguna kendaraan mobil penumpang pribadi diwajibkan
untuk mengikuti ketentuan sebagai berikut:
1. Digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok
dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB.
2. Melakukan disinfeksi kendaraan setelah selesai digunakan.
3. Menggunakan masker di dalam kendaraan.
4. Membatasi jumlah orang maksimal 50 ℅ dari kapasitas kendaraan.dan
5. Tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan diatas normal atau sakit.
– Angkutan roda dua berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya untuk pengangkutan barang.
– Angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum dan moda transportasi barang diwajibkan untuk mengikuti ketentuan sebagai berikut :
1. Membatasi jumlah orang maksimal 50 ℅ dari kapasitas angkutan.
2. Membatasi jam operasional sesuai pengaturan dari
Pemerintah dan/atau instansi terkait.
3. Melakukan disinfeksi secara berkala moda transportasi yang digunakan.
4. Melakukan deteksi dan pemantauan suhu tubuh petugas dan penumpang yang memasuki moda transportasi.
5. Memastikan petugas dan penumpang moda transportasi tidak sedang mengalami suhu tubuh diatas normal atau sakit.
6. Menjaga jarak antar penumpang (physical distancing) paling sedikit dalam rentang 1 (satu) meter.
i. Pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan
– Pembatasan ini dikecualikan untuk kegiatan aspek pertahanan dan keamanan dalam rangka menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah serta wewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
– Pengecualian pembatasan dengan tetap memperhatikan pembatasan kerumunan orang serta berpedoman pada protokol dan
peraturan perundang-undangan.
Itulah larangan dan pengecualian saat penerapan PSBB di Sumbar. Sebelumnya Gubernur Sumbar telah mengatakan kemungkinan PSBB mulai diterapkan 21 April mendatang.
lintassumbar.id  )

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...
- Advertisement -

Pemko Payakumbuh Gelar Rapat Sekolah Tangguh

Menindaklanjuti persiapan program sekolah tangguh pada rapat evaluasi covid 19 beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar Rapat persiapan sekolah tangguh yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Payakumbuh, Rabu(13/1/2021).

Kerugian Capai Angka 600 Juta lebih, Pemko Siap Bantu Ponpes Cahaya Islami

Musibah kebakaran yang menimpa Asrama Putri Pondok Pesantren Cahaya Islam di Lingkungan Padang Kaduduak Kelurahan Tigo Koto Diate yang terjadi pada Sabtu (16/1) dini hari sekitar pukul 01.10 WIB menyebabkan 124 santriwati dan 20 orang ustadzah harus dirumahkan.
- Advertisement -

Komisi IV DPRD Serta Dinas LH Sumbar Sambangi PLTMH Lintau,Kami Tidak Menemukan Pelanggaran

Anggota Komisi IV DPRD Beserta Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Sumatera Barat menyambangi Proyek PLTMH Kalo Kalo di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar,Selasa 12/10/2016.

Bantuan Covid- 19 Untuk TPA Tidak Transparan, Pengurus Dilaporkan Ke Polisi

Tanah Datar, beritasumbar.com- Diduga dana bantuan Covid-19 Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Surau Annur, Jorong Tanjung Tengah, Nagari Tanjung Bonai,Kecamatan Lintau Buo Utara tidak transparan,...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Bantuan Covid- 19 Untuk TPA Tidak Transparan, Pengurus Dilaporkan Ke Polisi

Tanah Datar, beritasumbar.com- Diduga dana bantuan Covid-19 Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Surau Annur, Jorong Tanjung Tengah, Nagari Tanjung Bonai,Kecamatan Lintau Buo Utara tidak transparan,...

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...

Hadapi Pemberian Vaksin, Payakumbuh Siapkan 49 Vaksinator

Payakumbuh, beritasumbar.com - Menghadap pemberian vaksin, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meyiapkan 49 tenaga vaksin. Petugas tersebut yang akan memberikan vaksin...

Padang Panjang Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka

Padang Panjang, beritasumbar.com- Wakil Walikota Padang Panjang  Asrul menyatakan daerah tersebut siap menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dimulai Senin, 11 Januari. "Kami meninjau...

Pada Usia 17 Tahun, Solok Selatan Alami Berbagai Kemajuan

Padang Aro - Pada usia Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat yang sudah menginjak usia 17 tahun berbagai kemajuan daerah terus akan dicapai. Pejabat Sekdakab Solok...

Terkait Visi-Misi Bupati Ke Depannya, Ini Penegasan DPRD Solok Selatan

Padang Aro, beritasumbar.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan, Zigo Rolanda menegaskan pihaknya akan mendukung visi dan misi pasangan bupati-wakil terpilih...

Momentum HAB Ke-75, Wako Padang Panjang: Tanpa Toleransi Tidak Ada Kerukunan

Padang Panjang, beritasumbar.com -  Kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju. Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar...
- Advertisement -