29.2 C
Padang
Monday, November 30, 2020
Beritasumbar.com

Pengamat : Fake News di MK Terancam 7 Tahun Penjara
P

Kategori -

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Setidaknya pendukung Prabowo tak perlu berdemo karena ada istilah; fiat justitia, fuat coellum (hukum harus ditegakan, sekalipun langit runtuh).

Oleh karena itu, mari ikuti saja proses hukum. Di MK ada 9 hakim yang kredibel yang tak dapat di intervensi. Jangan sidang gugatan ini kembali dipolitisasi.

Dengan menghalangi sidang ini maka saja saja menolak pemilu. Dan ini menciderai sistem demokrasi Indonesia sendiri.

Menurut saya semua tergantung bukti dari pemohon atau penggugat. Kan bukti bukan hanya looking (melihat), listening (mendengar) tapi bukti otentik secara administrasi. Nanti pengumunannya 14 hari setelah sidang dimulai.

Perkara secara formil dan meteriil memang menarik ditunggu. Tapi saya lihat ada beberapa saksi 02 yang dihadirkan tak ada relevansi. Age Quod Agis (Lakukanlah apa yang dapat anda lakukan), tidak salah untuk mencari kebenaran.

Tapi juga disatu sisi perlu dipelajari, didalami, dikaji dan dianalisis gugatan ini, apakah laporan pihak penggugat bisa menang atau kalah? sejauh mana kekuatan hukum gugatan tersebut? Berapa kasalahan yang ditemukan? Seberapa besar kememangan tersebut? bagaimana pihak lawan membantah argumen tim 02? adakah titik lemah dari gugatan ini? apakah kesaksian para saksi layak dipercaya? berapa bukti yang dibawa ke MK? siapkah menerima resiko jika gugatan ditolak? bagaimana saksi 02 mampu meyakinkan 9 hakim? Apakah ada konspirasi di dalamnya? Dan masih banyak lagi yang dipertanyakan.

Begitu pula analisis SWOT perlu dilakukan yakni; Strengthen (kekuatan), perlu dilihat seperti apa kekuatan lawan, Weakness (kelemahan) dimana titik lemah dari gugatan ini. Oppurtunity (kesempatan baik), kapan kesempatan yang baik untuk menginterupsi dan memperkuat dalil yang ada dan Timing (Waktu yang tepat), sudahkah tepat untuk mengungkap kebenaran yang ada). Pikirkanlah juga hika kedapatan hoaks atau fake news (berita bohong) yang diberikan, maka sesuai dengan UU yang berlaku bisa terancam 7 tahun penjara. Barangkali dalam perkara ini, perlu dipikirkan dampak dan resiko yang dihadapi.

Penulis: Jerry Massie (Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

2021 Tatap Muka, Selamat Tinggal Kuliah Daring

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih ~ Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Sudah hampir 10 bulan semenjak Presiden...

LIMAPIA Datangi Kantor DPRD Padang Pariaman

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Selasa 24/11 siang Mahasiswa yang tergabung dalam Lingkaran Mahasiswa Piaman (LIMAPIA) datangi gedung perwakilan rakyat Kabupaten Padang Pariaman. Kedatangan calon...

Pemko Payakumbuh Bentuk Tim Gugus PAUD HI 2020

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Gugus Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI) Tahun 2020 di Kota Payakumbuh digelar di Ruang...

Nagari Koto Bangun Wakili Limapuluh Kota Dalam Lomba Transparansi Pengelolaan Dana Desa

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Dalam pengelolaan dana Desa setiap tahun anggaran sangat diperlukan adanya transparansi perencanaan dan pelaksanaan dana Desa/Nagari yang dikucurkan pemerintah pusat...

Waspada, Rumpon Asing Si Pembawa Masalah di Perairan Indonesia

Oleh : Dika Putri Sehati dan Shania Refka Fandesti ~ Mahasiswa Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Laut Natuna merupakan salah...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih - Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Corona sudah menjadi beban dunia sejak...

Budidaya Sri Rejeki, Pilihan Bisnis Santai Namun Menjanjikan Saat Pandemi

Oleh: Iga Permata Hany & Jelita Putri Adisti Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan...

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian...

Pandemi Covid-19 Dapat Mengancam Penurunan Populasi Hiu?

Oleh: Nada Julista. S - Mahasiswa Biologi FMIPA Unand Selama pandemi Covid-19 ini, tentunya kita dihadapkan dengan pencarian solusi...

Urgensi Vaksin Covid-19

Oleh: Ayu Resti Andrea Suri - Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Baru-baru ini masyarakat telah digencarkan oleh banyaknya vaksin yang...

Nauclea Orientalis, Bunga Yang Mirip Virus Corona.

Oleh: Lidia Gusvita Nasra ~ Mahasiswa Biologi, Universitas Andalas, Padang Tak hanya perkembangan kasus virus corona yang dibicarakan saat...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman...

DIKLATSAR Pecinta Alam Penting Bagi Pendaki Modern Maupun Pendaki Pemula

Oleh : SEPTIANI (Raff 400 Tst) ~ Mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Diklatsar Pecinta Alam, sebuah kata yang...

Waspada, Rumpon Asing Si Pembawa Masalah di Perairan Indonesia

Oleh : Dika Putri Sehati dan Shania Refka Fandesti ~ Mahasiswa Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Laut Natuna merupakan salah...

2021 Tatap Muka, Selamat Tinggal Kuliah Daring

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih ~ Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Sudah hampir 10 bulan semenjak Presiden...
- Advertisement -