Padang,BeritaSumbar.com,-Kelebihan muatan merupakan kondisi dimana keadaan muatan yang diangkut oleh kendaraan melebihi dari batas angkut maksimum yang ditetapkan. Kelebihan muatan merupakan suatu hal yang sering diabaikan oleh para pengemudi.  Padahal, kelebihan muatan memberikan dampak di berbagai sisi.


Peningkatan emisi gas buang kendaraan akibat peningkatan konsumsi bahan bakar minyak dari kerja mesin yang berat, kerusakan badan jalan, pengurungan umur servis mesin kendaraan bahkan kecelakaan lalu lintas dapat diakibatkan oleh kelebihan muatan kendaraan.

Kelebihan muatan pada kendaraan memberikan multiplier effects terhadap berbagai sisi kehidupan. Mengatasi permasalahan tersebut Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) Universitas Andalas merancang suatu alat atau prototipe  yang diberi nama  MASS “Machine-Stopping System”, yaitu suatu sistem yang menghalangi kendaraan beroperasi dalam kondisi beban berlebih secara otomatis. Tim ini beranggotakan Rifki Firdaus, Lucyana Lufti (Teknik Elektro) dan Muhammad Habib Anshor (Teknik Mesin ) Universitas Andalas.

Perancangan sistem dan prototipe MASS ini merupakan perancangan yang menyerupai dari sistem lift. Lift merupakan alat transportasi gedung yang tidak dapat dioperasikan dalam keadaan kelebihan muatan. Alarm peringatan, pintu tidak dapat ditutup serta mesin lift tidak dapat digerakkan merupakan indikator yang menandai bahwa lift dalam kondisi kelebihan muatan. Agar lift tersebut dapat dioperasikan kembali, beban yang akan diangkut lift harus dikurangi terlebih dahulu.

Dengan mengadopsi sistem lift ini, maka tim PKM-KC Mahasiswa Teknik Unand ini merancang suatu prototipe sistem machine-stopping system. Suatu sistem built-in yang terdiri dari komponen berupa buzzer, relay, LED dan motor servo yang akan menghalangi suatu kendaran beroperasi dalam keadaan kelebihan muatan.

Sistem MASS yang dirancang oleh ketiga mahasiswa tersebut merupakan suatu sistem yang tertanam atau terintegrasi secara langsung pada kendaraan. Prinsip kerja dari sistem ini adalah sensor beban load cell akan ditempatkan pada posisi rangka kendaraan yang mengalami kelendutan maksimal akibat perubahan beban yang diberikan pada rangka tersebut.

Kemudian akan di setting  pada mikrokontroler pengolah data beban maksimum yang akan menyebabkan kendaraan berada dalam kondisi beban maksimum (setinggan akan mengacu kepada berat rangka kendaraan, berat body kendaraan, berat mesin dan berat maksimum beban). Jika sensor tersebut mendeteksi kendaraan dalam kondisi overload, maka sensor akan menyebabkan mikrokontroler memerintah alarm peringatan berbunyi, mematikan mesin kendaraan dan menghalangi pintu kendaraan tertutup secara otomatis.

Namun jika beban pada kendaraan telah dikurangkan, kendaraan tidak dalam kondisi overload maka mesin kendaraan dapat dioperasikan kembali. Sistem ini tidak akan mengganggu kerja dari komponen mesinnya. Sistem ini hanya akan bekerja jika sensor mendeteksi kendaraan dalam kondisi overload.

Penulis : Lucyana Lufthi mahasiswa Teknik elektro Universitas Andalas (Padang).

 

loading...