28.8 C
Padang
Wednesday, November 25, 2020
Beritasumbar.com

Pemkab Pesisir Selatan Rehab Hutan Kritis di Enam Kecamatan
P

Kategori -

Painan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) merehabilitasi hutan dan lahan (RHL) di enam kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di daerah itu pada tahun 2015.

Kepala Bidang Produksi dan Rehabilitasi, Dinas Kehutanan Energi dan Sumberdaya Mineral Pesisir Selatan, Madrianto di Painan, Rabu, mengatakan, total lahan yang direhabilitasi pada enam kecamatan itu seluas 805 hektare.

Seluas 405 hektare diantara luas yang direhabilitasi dibiayai oleh dana alokasi khusus (DAK) tahun 2015 dan seluas 400 hektare dibiayai dari sisa anggaran DAK tahun sebelumnya.

Masing-masing kecamatan yakni Kecamatan IV Nagari Bayang Utara dilakukan rehabilitasi seluas 100 hektare, di Batangkapas seluas 100 hektare, Kecamatan Sutera seluas 200 hektare, Lengayang seluas 150 hektare, Linggo Sari Baganti seluas hektare dan Basa Ampek Balai Tapan seluas lima hektare.

Pada lahan tersebut pemkab setempat menanam bibit kayu kayuan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Khusus di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, pemkab menanam bibit kayu jenis gaharu.

Menurutnya, kerusakan hutan yang berada dalam kondisi kritis di wilayah kabupaten itu hingga kini mencapai luas 318 ribu hektare tersebar di delapan kecamatan. Seluas 1.380 hektare diantaranya berada dalam kondisi sangat kritis yakni terdapat di Kecamatan Sutera, Batangkapas, Lengayang dan Pancung Soal.

Kepala Dinas Kehutanan Energi dan Sumber Daya Mineral Pesisir Selatan, Maswardedi mengatakan, kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan di kabupaten itu dimaksudkan untuk melakukan perbaikan (merehabilitasi) dan penghijauan kembali kawasan hutan yang rusak.

Menurutnya, kerusakan hutan diduga terjadi akibat aktivitas masyarakat yang tidak memperhatikan lingkungan dengan melakukan perambahan hutan dan sebagainya untuk berbagai kebutuhan seperti pembukaan areal pertanian dan perkebunan baru.

Upaya lain yang dilakukan pemkab dalam mengantisipasi bertambahnya kerusakan hutan tersebut adalah melakukan berbagai kegiatan seperti razia gabungan untuk penertiban penebangan kayu secara liar, patroli pengawasan, pendidikan konservasi, penyuluhan dan sosialisasi tentang arti pentingnya keberadaan hutan bagi masyarakat.

Data Dinas Kehutanan Energi dan Sumber Daya Mineral setempat menyebutkan, luas hutan Pesisir Selatan menurut fungsinya dapat dikelompokkan, seperti, Hutan Suaka Alam Wisata (HSAW) luasnya 45.722, Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) 260.383, Hutan Produksi (HP) 4.030 hektar, Hutan Lindung (HL) luasnya 49.720, Hutan Produksi Terbatas (HPT) 62.430, Hutan Penggunaan Konservasi (HPK) 2.080, Areal Penggunaan Lain (APL) 150.618 hektar.

“Kita minta masyarakat untuk dapat menjaga kelestarian hutan dengan tidak melakukan penebangan serampangan yang bisa menyebabkan berkurangnya pohon sebagai suatu wilayah tangkapan air, ” katanya.

 

Sumber: Antara
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

80 KK Terima Bantuan Kambing Dari Pemko Sawahlunto

Sawahlunto, BeritaSumbar.com,- Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto Provinsi Sumatra Barat memberikan bantuan ternak kambing kepada masyarakat. Tahun 2020 ini, bantuan ternak kambing...

Sistem Pembelajaran Tatap Muka Bergantung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Daerah

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait kemungkinan diadakannya kembali Pembelajaran Tatap Muka pada...

Irfendi Arbi Terima Penghargaan Achievement Motivation Person

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi terus menorehkan prestasi luar biasa di penghujung masa jabatannya.  Kali ini Irfendi sukses meraih penghargaan...

Andes : “Warga Harau dan Kecamatan Payakumbuh Pilih Darman Sahladi-Maskar No Urut 2”

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Gerakan politisi yang satu ini untuk kemenangan Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo, patut diacungi jempol. Yaitu Marsanova Andesra.

Adiba Cahya Angkat Konsep Minimalis Elegan di Videoklip Lagu ‘Kesan di Matamu’ Didukung Beberapa Brand dan Produk

Adiba Cahya, gadis belia usia 14 tahun yang memiliki kecantikan ala putri keraton dan bersuara merdu, optimis meraih kesuksesan dalam meniti karir di dunia musik. Gadis asal Surabaya yang pernah sukses ikut Indonesian Idol Junior dan The Voice Kids Indonesia ini akan merilis videoklip lagu perdananya berjudul 'Kesan di Matamu' pada Selasa 24 November 2020 di kanal YouTube Chossy Pratama Production.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Dukung PBM Tatap Muka, DPRD Payakumbuh: Terapkan Prokes Secara Ketat

Payakumbuh, beritasumbar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh, mendukung rencana pemerintah kota setempat yang akan melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM)...

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Sudah Zona kuning, Kegiatan PBM Tatap Muka Di Payakumbuh Mulai Rabu Ini

Payakumbuh, beritasumbar.com - Setelah ditetapkan kembali sebagai daerah zona kuning atau daerah dengan zona penyebaran rendah, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...
- Advertisement -