31 C
Padang
Sabtu, Juli 13, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Ormas Wanita Jangan Terjebak Percaturan Politik
O

Kategori -
- Advertisement -

Aktifitas organisasi wanita di Payakumbuh dalam   membantu pemko dibidang pembangunan  dan pemberdayaan masyarakat, terbilang cukup positif. Semangat kaum hawa mendorong gerak pembangunan diseluruh kelurahan membawa perubahan dalam meningkatkan kesejahteraan.  Walau begitu, dalam tahun politik sekarang  ini,  ormas wanita jangan sampai terjebak dengan percaturan politik yang akan merusak citra ormas bersangkutan dan merusak sendi-sendi persatuan serta kesatuan anak negeri.

Demikian dikemukakan Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ketika dihubungi di Payakumbuh, Senin (23/12). Menurut Walikota,  dalam suasana memperingati Hari Ibu 2013, saatnya setiap organisasi wanita mengambil peran untuk meningkatkan kemampuan dan SDM kaum ibu Payakumbuh. Di antaranya, dengan menggelar event-event yang bermanfaat buat masyarakat banyak. Warga kota, sebut Walikota, butuh pengurus organisasi yang memberi warna untuk kemajuan wanita Payakumbuh.

Menurut Walikota, seyogianya seluruh organisasi berperan di tengah masyarakat. Tidak sebatas TP-PKK, Dharmawanita, Ikade, Bhayangkari, Persit KCK, Iwapi, Aisyiah dan GOW yang baru dikenal masyarakat. Ke depan, setiap organisasi yang lahir, seyogianya ikut berkiprah, tampil  untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan publik.

Di bagian lain, terhadap organisasi wanita yang baru lahir atau memperbaharui kepengurusan organisasi, seyogianya, melakukan koordinasi dengan  pejabat kota yang akan dimasukan dalam daftar pengurus. Walikota Riza mencontohkan, jika akan memasukan nama  jajaran Muspida dan unsur isteri pejabat bersangkutan  dalam susunan pengurus, datangi pejabat bersangkutan lebih dulu.  “Sekali-kali jangan  mencatut nama pejabat itu,  ingatnya.

Walikota  mencontohkan, kegiatan Majelis Taklim Indonesia (MTI) yang mengadakan kegiatan tabliq akbar di GOR M. Yamin Payakumbuh, baru-baru ini, dalam rangkaian pelantikan kepengurusan baru MTI kota ini. “Amat disayangkan, pengurus MTI lupa mengundang  unsur  pembina/penasehat dalam kepengurusan MTI, seperti Ketua TP-PKK Payakumbuh yang notabanenya  isteri Kepala Daerah Payakumbuh. Mudah-mudahan, ke depan hal itu tak terjadi lagi, ingatnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img