26.6 C
Padang
Friday, October 23, 2020

MUI Payakumbuh Serukan Masyarakat Cerdas Sikapi Informasi Hoax

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,– Sebelum gencarnya upaya berbagai kalangan dalam menangkal informasi palsu/ hoax di media sosial, Islam adalah agama yang sudah terlebih dahulu mengajarkan umatnya untuk berhati-hati dalam menerima informasi. Konsep tabayyun (klarifikasi) ini diterangkan dalam Al-Quran Surat al-Hujurat [49] ayat 6.
“Agama kita menekankan betul pentingnya menjaga keabsahan satu informasi. Al-Qur’an dan Sunnah Nabi yang sampai kepada kita melalui kodifikasi dan otentifikasi yang sangat ketat. Sehingga kita mengenal ada hadis yang diwayatnya sahih, hasan, dan dha’if. Orang yang secara sengaja mengada-ada hadis Nabi SAW itu diancam langsung oleh Beliau SAW untuk menyediakan tempat duduknya di neraka,” papar Ketua MUI Kec Payakumbuh Selatan, Ustadz H Hannan Putra Lc MA dalam keterangan persnya kepada wartawan, Senin (25/5/2020).
Pernyataan beliau tersebut muncul seiring viralnya semacam seruan di Media Sosial yang mengatasnamakan MUI Pusat. Dalam seruan tersebut menghimbau MUI Provinsi, Kota, Kabupaten, dan masyarakat agar siaga karena akan diadakan Rapid Test Covid-19 terhadap Ulama di seluruh Indonesia. Tujuannya dari misi ini untuk menyuntikkan virus ke ulama-ulama tersebut sebagai misi kejahatan dari PKI.
“Kita mengantisipasi jika ada kemunculan PKI di wilayah NKRI sebagaimana amanah dari TAP MPRS No.15 Tahun 1966. Kita juga menyeru agar tetap menjaga para ulama kita dari hal-hal yang membahayakan. Tapi informasi yang hoax seperti ini tetap kita sebut hoax,” papar beliau.
“Mari kita cerdas dalam menanggapi satu informasi. Lihat konten suratnya. MUI setingkat Kota/ Kabupaten saja, jika mengeluarkan maklumat pasti memakai stempel resmi, bertanda tangan, dan punya nomor surat administratifnya. Apalagi ini surat yang konon katanya dari MUI Pusat. Naifnya, masyarakat percaya pula dengan yang seperti ini?” tambah beliau.
Beliau menyayangkan karena latahnya masyarakat dalam meyakini informasi, sehingga MUI Pusat pun terpaksa turut memberikan keterangan resmi sebagai bantahan hoax tersebut. Menurutnya, jika masyarakat bisa cerdas dalam menerima informasi, konsentrasi para ulama yang sedang membahas persoalan umat tak perlu sampai terusik. “Anda pengguna smartphone juga harus smart. Jangan sampai kelatahan di medsos menggiring masuk neraka,” pungkas beliau.(rel)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Buayan Sayang Pak Kiai

Catatan kecil tentang KH Abdullah Syukri ZarkasyiOleh: A. Fuadi Saya seperti sekarang ini, antara lain karena pernah diayun-ayun di...

Pimpinan Pondok Gontor Wafat, Alumni Gontor Berduka

KH DR ( HC) Syukri Zarkasy MA Selaku Pimpinan pondok modern darussalam gontor ponorogo jawa timur wafat dikediamannya pada hari rabu 21/10/20...

Pjs Bupati Solsel Sidak Ke RSUD Muaro Labuah

Solok Selatan – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah di Muara...

Sekolah Online Ditengah Pandemi, Masyarakat Sungai Salak Tanjung Emas Terhalang Jaringan

Tanah Datar,- Wabah virus covid 19 masih terasa efeknya hingga saat ini, bahkan kepelosok desa/ nagari sekalipun. Ditengah kasus...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Tim Saber Pungli Kota Payakumbuh Gelar Sosialisasi di Kantor Camat Payakumbuh Barat

Payakumbuh,- Ciptakan Kota Payakumbuh Bebas pungli dan gratifikasi, tim Saber Pungli Kota Randang turun ke kecamatan. Kamis 22/10 Tim Gabungan yang terdiri...

KONI Kota Payakumbuh Dan UNP Jalin Kemitraan Pembinaan Atlit

Payakumbuh,- Berolahraga menjadi hal yang penting dan harus dilakukan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Karena aktivitas olah raga dapat meningkatkan kebugaran dan...

Banpres Usaha Mikro Tahap Kedua Di Payakumbuh, Warga Tak Perlu Lagi Datang Bawa Berkas Permohonan Ke Kantor Dinas Koperasi dan UKM

Payakumbuh --- Kabar gembira bagi pelaku usaha mikro di Kota Payakumbuh. Ada Perpanjangan waktu pendataan Bantuan Presiden bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM)...

Dana Transfer Daerah Menurun, APBD Payakumbuh Tahun 2021 Berkurang 100 Miliar Lebih, OPD Dan DPRD Siap Terpangkas

Payakumbuh --- Kota Payakumbuh defisit anggaran di Tahun 2021. Akibat dana alokasi umum (DAU) dan dana intensikasi daerah (DID) yang turun signifikan,...
- Advertisement -