24.8 C
Padang
Kamis, Agustus 5, 2021
Beritasumbar.com

Mau Apa Kita dengan Payakumbuh?
M

Kategori -

Sebuah refleksi Walikota Payakumbuh Riza Falepi atas kecintaannya pada warganya.

Ditulis oleh: Riza Falepi, ST, MT (Walikota Payakumbuh)

[dropcap color=”#000000″ font=”0″]A[/dropcap]pa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat kita saat ini, seyogyanya masyarakat sudah cukup lelah dengan apa yang diurus dengan aktifitas sehari-hari.

Terbersit sebuah pertanyaan, bagaimana kita yang memimpin Payakumbuh bisa dan dapat memahami kondisi kekinian, bukan sebaliknya memimpin dengan ‘memanfaatkan’ kondisi apalagi memanfaatkan gosip murahan yang sedang terjadi dengan pencitraan yg tidak substantif.

Sebagai seorang pemimpin, tantangan terberat hari ini justru datang dari tuntutan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, sambil menjaga spirit masyarakat seperti Adat Basandi Syara’ & Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK) yang merupakan jati diri kita.

Kita tidak mungkin bekerja sekedar mengangguk atau menggeleng. Mari sejenak kita melihat ke belakang, dahulu ekonomi dan pendidikan saat zaman Belanda sampai pada awal kemerdekaan Indonesia, Sumatera Barat termasuk terdepan, namun sekarang kita kalah oleh daerah lain yang terus menerus berbenah.

Kita harus maju dengan kultur budaya masyarakat industri dengan sifat-sifatnya yang bisa memanfaatkan waktu dengan baik, egaliter, disiplin, efisien dan efektif, berbudaya dan sangat produktif.

Sejatinya Gross Domestic Product (GDP) per kapita rakyat Payakumbuh sekitar Rp 24 jt/tahun, berdasarkan data ini GDP Payakumbuh termasuk kurang dari rata-rata nasional yang sudah di atas USD 3.500,- per/tahun atau di atas Rp 40 jt/tahun.

Kalau kita masih bangun spirit hidup seperti adanya di Payakumbuh hari ini, jujur kami sangat pesimis. Kita harus memulai perubahan dengan kultur masyarakat industri yang baik yang ditandai dengan adanya sistem pendidikan yang baik, industri yang tumbuh yang memiliki daya saing cukup untuk masuk pasar global, mampu beradaptasi dengan tantangan hari ini, dan yang terakhir punya kesadaran untuk maju.

Untuk hal itu semua, perlu dua hal yang mesti dibenahi. Yaitu pendidikan dengan membangun masyarakat berkarakter industri yang baik dan yang kedua menetapkan segmen industri apa yang akan dibangun berdasarkan faktor endowment sehingga kita dapat fokus.

Tanpa fokus kita akan sulit bersaing di pasar global. Keresahan ini kami rasakan tapi tidak ada yang peduli. Banyak orang yang hanya bertanya untuk hal-hal yang remeh temeh dan tidak pernah menuntut tentang yang kami resahkan ini. Mulai dari perantau, tokoh Payakumbuh, pers, dunia usaha, dan banyak segmen lain.

Apakah kita senang jadi masyarakat tukang gosip tanpa produktivitas yang baik? Menyedihkan ketika mendapati dan melihat kondisi begini, dan inilah kegagalan masyarakat kita yang kita takutkan.

Harusnya kita bisa lebih berani menantang pulau jawa yang lebih maju, bahkan malaysia, singapura, Cina yang kenyataan hari ini lebih maju.

Kalau pertanyaan sekedar pelebaran jalan, tempat parkir, pasar dan lain-lain. Wako tetap memikirkan, tapi hal ini adalah porsi yang banyak eksekusinya di tingkat kepala dinas atau di bawah koordinasi sekda. Wako tentunya akan mengusahakan anggarannya.

Kita Payakumbuh tidak seperti Jakarta yang dipimpin Bapak Ahok, Bandung yang di nahkodai Bapak Ridwan Kamil, Surabaya yang dipimpin Bu Tri Rismarini yang memiliki anggaran yang sangat besar. Tugas Wako Payakumbuh lebih berat dari sekedar hanya menghabiskan anggaran dan lain sebagainya. ‘Mencari’ justru sangat perlu karna kita sadar APBD Payakumbuh kecil. Tapi lebih dari itu semua, membangun masyarakat industri yang kuat jauh lebih dibutuhkan untuk pertumbuhan Payakumbuh yang berkelanjutan, siapapun nahkoda Payakumbuh selanjutnya.

Kalau kita tidak lakukan hal ini, sama saja kita memelihara kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan di Payakumbuh. Mungkin 50 tahun kedepanpun Payakumbuh tidak akan berubah signifikan, dan apakah kita menjadi bagian dari orang-orang yang berkontribusi untuk itu?

Wallahu A’lam Bishawab..

 

 

Editor: Rifki Payobadar, ST

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Iskandar Fuaddin Pimpin Tapak Suci 140 Tanah Datar

TANAH DATAR, - Ketua Pimpinan Wilayah XIV Sumatera Barat Jel Fathullah melantik Pengurus Pimpinan Daerah Tampak Suci Putera Muhammadiyah 140 Tanah Datar periode 2019 - 2024, Minggu (1/8) di aula kantor bupati di Pagaruyung.
- Advertisement -

Tim KKN UNRI Berinovasi, Batu Payuang Pakai Rambu Rambu Penunjuk Jalan

Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com,-Kuliah kerja nyata (KKN) merupakan suatu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu hingga dua bulan yang bertempat di daerah setingkat desa.

Kuliah Daring, Belajar Sambil Bekerja Di Masa Pandemi

Penerapan Kuliah Daring berawal sejak pandemi Covid-19 pada bulan Maret tahun 2020 di Indonesia, dimana segala aktivitas perkuliahan di lakukan melalui Program Daring, adapun beragam fitur media sosial di gunakan untuk bertatap muka guna kegiatan tersebut antara lain ; Zoom Meeting, Google Meet, WAG, E-Learning,serta aplikasi media lainnya.
- Advertisement -

Mewujudkan Zona Integritas, Kakankemenag Lakukan Pembinaan ASN

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,_Selesai acara Pelantikan Pejabat dan Serah Terima Jabatan Kepala Seksi Penmad Kankemenag Kota Padang Panjang, acara dilanjutkan dengan Pembinaan ASN dilingkungan Kemenag Kota Padang Panjang tentang Zona Integritas (ZI) oleh Kakankemenag H.Gusman Piliang didampingi oleh Kasubbag TU H. Bustami di Aula Kankemenag, Senin, (02/08/2021)

Iskandar Fuaddin Pimpin Tapak Suci 140 Tanah Datar

TANAH DATAR, - Ketua Pimpinan Wilayah XIV Sumatera Barat Jel Fathullah melantik Pengurus Pimpinan Daerah Tampak Suci Putera Muhammadiyah 140 Tanah Datar periode 2019 - 2024, Minggu (1/8) di aula kantor bupati di Pagaruyung.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kuliah Daring, Belajar Sambil Bekerja Di Masa Pandemi

Penerapan Kuliah Daring berawal sejak pandemi Covid-19 pada bulan Maret tahun 2020 di Indonesia, dimana segala aktivitas perkuliahan di lakukan melalui Program Daring, adapun beragam fitur media sosial di gunakan untuk bertatap muka guna kegiatan tersebut antara lain ; Zoom Meeting, Google Meet, WAG, E-Learning,serta aplikasi media lainnya.

Mengenal Politik Praktis & Pragmatisme

Dalam praktik perebutan maupun mempertahankan sebuah kekuasaan Politik Praktis dan Pragmatisme seolah menjadi dua hal yang sulit dipisahkan, khususnya di negara Demokrasi seperti Indonesia.

Filosofi Lidi

Dari filosofi pohon kelapa yang sangat banyak manfaatnya, bahkan hampir seluruh bagian tanaman kelapa tersebut memberi manfaat untuk kehidupan manusia. Manusia sebagai makhluk yang paling sempurna tentu seharusnya juga memberi manfaat dan berperan menjaga bumi dan lingkungan setelah mengambil manfaat untuk kehidupan. Sesuai juga dengan perintah Tuhan dalam ajaran agama bahwa tujuan Tuhan menurun-kan manusia ke muka bumi ini adalah untuk beribadah dan berbuat yang bermanfaat.

Raih Keridhaan Allah melalui Etos Kerja

Dalam Manajemen Pendidikan Islam, etos kerja (semangat/motivasi kerja) dilandasi oleh semangat beribadah kepada Allah Swt. Maksudnya, bekerja tidak sekedar memenuhi kebutuhan duniawi melainkan juga sebagai pengabdian kepada Allah Swt,

Rugi Rasa Untung

Apakah beberapa fenomena terbalik yang terjadi ditengah masyarakat bangsa ini atau mungkin juga ditengah masyarakat dunia adalah pertanda bahwa kiamat sudah dekat ? Wallahu a’lam bishawab hanya Allah pencipta langit dan bumi yang tahu persis.

Mengatur Konflik dengan Teknik Mind Mapping

Konflik. Ketika kita mendengar kata itu, kebanyakan orang akan membayangkan seperti perang, rusuh, gontok-gontokan, atau orang yang berkelahi antarkampung. Tidak, sebenarnya konflik bisa dimulai dari sesuatu yang kecil. Kalau menurut psikologi, konflik itu bisa dimulai dari ketika kita merasa ada perbedaan, entah perbedaan pendapat atau perasaan tentang sesuatu hal.

DPW PTPI Sumbar Buka Bimbel & Bimtes CPNS 2021 Online

Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Trainer Profesional Indonesia Wilayah Sumatera Barat (DPW PTPI Sumbar) resmi membuka kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL) dan Bimbingan Test CPNS 2021...

BUMN Berburu di Kebun Binatang

Sangat menarik menyimak perjalanan PT POS Indonesia sebuah perusahaan BUMN yang pionir dalam bidang jasa pengiriman barang dan serta pengiriman uang dalam bentuk wesel.

Kita Pancasila

Bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki komitmen dan memahami buah pemikiran dan cara pandang hidup yang disarikan para pendiri bangsa. Mereka telah membuat rumusan atau intisari yang digali dari jiwa bangsa ini, dari ruh bangsa ini, dari sikap hidup bangsa ini, yang berbhineka dan penuh nilai-nilai luhur.

Menanamkan Pendidikan Karakter Kepada Anak Sejak Dini

Pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan dan sangat menarik untuk diteliti, terutama karena pendidikan karakter berorientasi pada pembentukan karakter siswa.
- Advertisement -