26 C
Padang
Kamis, Oktober 28, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Lounching Deklarasi Kampanye Pilkada Di Jalan A.Yani Membuat Pedagang Murka
L

- Advertisement -

Payakumbuh – Acara launching deklasari kampanye Pilkada di jalan Ahmad Yani atau dibawah atap kanopi, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh, provinsi Sumatera Barat, benar-benar membuat pedagang pasar Payakumbuh murka.

Betapa tidak, gara-gara acara launching deklarasi kampanye Pilkada digelar di lokasi tersebut, puluhan pedagang pasar Payakumbuh termasuk pedagang kuliner malam atau kaki lima (K5) yang tiap sore berjualan di lokasi tersebut, harus merugi milliar rupiah karena tidak ada pemasukan, gara-gara jalan yang berada diantara pusat pertokoan Blok Barat dan Timur itu, ditutup sejak, Kamis sore (27/10) sampai Jum’at sore (28/10), ” ujar seorang pedagang, Jhon Bahar, membeberkan kedongkolannya.

image
Suasana pasar Payakumbuh pasca acara KPU di Jalan A. Yani

“ Pemda seperti tidak punya hati. Bayangkan, sejak Kamis sore sampai Jumat sore, jalan Ahmad Yani yang berada diantara pusat pertokoan Blok Barat dan Timur itu, benar-benar ditutup dan tidak ada akses masuk bagi kendaraan jenis apapun. Akibatnya, tidak ada lagi konsumen yang pergi berbelanja,” ulas Jhon Bahar.

Keluhan yang sama juga dirasakan pedagang kuliner atau pedagang kaki lima yang berjualan di Jalan Ahmad Yani atau dibawah atap kanopi tersebut. “Sepanjang Jum’at sore kami tidak bisa lagi berdagang, karena tempat kami berjualan dipakai untuk kegiatan acara launching kampanye Pilkada. Karena kami tidak bisa lagi berjualan, akibatnya kami merugi ratusan ribu rupiah dan bahkan jutaan rupiah,” ujar seorang pedagang putu bambu, Minda.

Sementara pedagang lainnya, Sura, juga menyampaikan keluhan yang sama. Menurutnya, gara-gara acara launching kampanye Pilkada digelar di lokasi tersebut, para pedagang tidak bisa melakukan aktifitas bongkar muat barang dagangannya.

“ Kami para pedagang benar-benar kesal dengan ulah Pemko yang seenaknya saja memberikan izin untuk menggelar acara di lokasi ini. Padahal, masih banyak lokasi lain yang lebih luas dan pantas dapat dijadikan sebagai tempat acara penggumpulan masa. Seperti lapangan Kubu Gadang atau Poliko, kan bisa dimanfaatkan untuk acara launching kampanye Pilkada ini. Kenapa harus diadakan di tengah pasar, pasti ada tujuan politik dibalik kebijakan ini,” ujar Sura kepada Wartawan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, Adrian, ketika dikonfirmasi Wartawan mengaku tidak pernah member izin kepada pihak KPU untuk menggelar acara acara launching kampanye Pilkada di jalan Ahmad Yani tersebut.

“ Saya tidak tahu siapa yang memberi izin. Seharusnya, jika ada kegiatan atau acara digelar di jalan raya karena jalan raya tersebut merupakan fasilitas umum, mendapat izin dari Dinas Perhubungan untuk seterusnya dikoordinasikan dengan Satlantas Polres Payakumbuh untuk dilakukan rekayasa jalan,” ujar Adrian.

Ditekankan Adrian, terkait siapa yang meminta izin dan siapa yang telah memberi izin soal pemakaian jalan Ahmad Yani untuk menggelar acara launching deklarasi kampanye Pilkada itu, dia mengaku tidak tahu sama sekali.

“ Mungkin karena acara itu kegiatan pemda, ndak?, ” demikian

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img