25.1 C
Padang
Jumat, Januari 22, 2021
Beritasumbar.com

Kuliner Perlu Dikemas Jadi Primadona Pariwisata Padang
K

Kategori -

Tak disangsikan, Ranah Minang diakui unggul dalam cita rasa kuliner, sehingga hanya dikenal ada dua kata untuk mengungkapkannya yaitu “enak dan enak sekali”. Namun, keunggulan itu belum dikemas dengan baik agar menjadi primadona dalam pengembangan pariwisata.

“Pelaku pariwisata harus jeli melihat fenomena ini, dimana wisata kuliner merupakan segmen industri yang sedang berkembang pesat. Oleh karenanya, perlu kita pahami pentingnya pengembangan wisata kuliner dalam skala lokal, regional dan nasional,” kata Walikota Padang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dian Fakri dalam sambutannya pada kegiatan pembinaan dan pengembangan industri kreatif pariwisata 2014 bidang kuliner di Hotel Bumi Minang, Rabu (12/11).

Sebagai destinasi wisata, menurut Kadisbudpar ini, Kota Padang harus punya ikon dan kuliner unggulan karena kuliner adalah bagian dari tourisme.

“Dalam 30 ikon kuliner Indonesia, setidaknya ada empat kuliner Minang, yaitu Randang Padang, Asam Padeh Tongkol Padang, Gulai Kapau dan Sarikayo,” sebutnya.

Ia menambahkan, dengan dilaksanakannya pembinaan terhadap 40 orang utusan pelaku kuliner di objek – objek pariwisata di Kota Padang ini diharapkan meningkatkan keterampilan mereka. “Pengetahuan dan keterampilan mereka dalam tata cara memasak dan menyajikan makanan diharapkan juga meningkat,” imbuh Dian.

Sementara itu, pengamat pariwisata, Dr. Rudolf Smith yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini mengatakan, kuliner Minang yang sudah terkenal akan menjadi sesuatu yang dicari oleh wisatawan. Hanya saja, perlu dipahami oleh pelaku kuliner bagaimana menyesuaikan makanan itu dengan lidah para wisatawan yang datang serta bagaimana tata cara penyajiannya. Untuk itu, diperlukan pembinaan dan peningkatan pemahaman oleh para pelaku pariwisata khususnya bidang kuliner.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini, karena masyarakat pelaku usaha kuliner di sekitar objek pariwisata memang memerlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Kapan perlu kegiatan ini dilakukan lebih sering, jangan hanya sekali ini saja,” ujar Rudolf.

Ia menekankan, tujuan pengembangan pariwisata adalah untuk peningkatan ekonomi masyarakat, terutama warga di sekitar objek pariwisata. “Pengembangan pariwisata memang untuk memajukan ekonomi masyarakat bukan semata untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah),” kata Rudolf.

Dalam kegiatan itu, peserta diberikan materi pengolahan makanan dan minuman oleh Chef Hotel Bumi Minang, Supardi. Di samping itu, peserta juga dibekali pengetahuan perbankan serta pengenalan lapangan ke objek pariwisata yang ada di Sumbar. (humas padang)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Polri Ambil Langkah Cepat Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mengambil langkah cepat sebagai antisipasi melonjaknya jumlah kasus terkonfirmasi dan kematian akibat COVID-19 periode 1-14 Januari 2021.
- Advertisement -

Ini Pesan Dewan Kehormatan PWI Sumbar Didepan Peserta KLW

Sebanyak 35 orang wartawan muda Tanah datar mengikuti kegiatan karya latihan wartawan ( KLW) yang diselenggarakan oleh PWI Tanah datar di pendopo Indojalito Kamis (14/01) kemarin.

IMM Pariaman dan Padang Pariaman Peduli Korban Banjir Solok

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Pariaman dan kabupaten Padang Pariaman melaksanakan aksi sosial peduli terhadap korban banjir Solok. Kegiatan aksi sosial itu dilaksanakan di jalan protokol Kota Pariaman, Senin, 18 Januari 2021.
- Advertisement -

Wawako Buka Open Turnamen Nusa Bersinar CUP

Masih dalam rangka peringangatan HUT Kota Payakumbuh yang ke 50, secara resmi Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz membuka open turnamen Nusa Bersinar CUP

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Lima Kantor Hukum Ajukan Diri Mewakili KPU Lima Puluh Kota di Sidang MK

Tanjung Pati, beritasumbar.com - Menhhadapi sidang persengketaan hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Kostitusi, lima kantor hukum mengajukan proposal untuk mewakil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten...

Sidang Di Lokasi Perkara, PN Batusangkar Periksa Objek Sengketa

Tanah Datar, beritasumbar.com - Guna menentukan dan pemeriksaan Objek sengketa,Pengadilan Negeri Batusangkar melakukan sidang di lahan perkara yang terletak di Pinggang Bukik Gunung Seribu...

77 Pejabat Baru Dilantik, Ini Tuntutan Wako Padang Panjang

Padang Panjang, beritasumbar.com - Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano melantik 77 pejabat struktural daerah itu di Hall Lantai III...

Disnakerin Payakumbuh: 51 Paket Pelatihan Akan Diselenggarakan Pada 2021

Payakumbuh, beritasumbar.com- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh, mengemukakan pada tahun 2021 akan  ada 51 pelatihan keterampilan dari berbagai bidang yang akan...

Polres Payakumbuh Rekonstruksi Pembunuhan Di Situjuah, 40 Adegan Diperagakan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat melakukan rekonstruksi peristiwa pembunuhan di Jorong Bumbuang, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota yang terjadi saat hari H...

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Bantuan Covid- 19 Untuk TPA Tidak Transparan, Pengurus Dilaporkan Ke Polisi

Tanah Datar, beritasumbar.com- Diduga dana bantuan Covid-19 Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Surau Annur, Jorong Tanjung Tengah, Nagari Tanjung Bonai,Kecamatan Lintau Buo Utara tidak transparan,...

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...
- Advertisement -