28.9 C
Padang
Monday, October 26, 2020

Kegiatan Bersepeda Duo Kepala Daerah Di Payakumbuh Tuai Kritikan Warga

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Kegiatan bersepeda bersama duo kepala daerah di Kota Payakumbuh menuai kritikan warga Luak Limopuluah. Kamis 20/8 Walikota Padang bersama Walikota Payakumbuh akan adakan kegiatan bersepeda bersama keliling Kota.
Sementara Rabu 19/8 Kota Payakumbuh digegerkan dengan pengumuman lansung dari Erwin Yunaz SE MM wawako Payakumbuh bahwa dirinya terkomfirmasi positif Covid-19. Hal ini diketahui setelah hasil swabnya keluar.
Beredar dan viral di media sosial video pengakuan Wakil Walikota Payakumbuh itu positif terjangkit Corona. Dengan wajah penuh menahan kesedihan orang Nomor 2 di Pemerintahan Kota payakumbuh itu, mengakui jika dirinya usai tes Swab, telah dinyatakan positif dan harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
Dalam video tersebut Erwin Yunaz, menjelaskan dirinya terpapar Corona 2 dari 3 orang Kota Padang yang datang bertamu ke rumah dinasnya, positif terpapar corona. Dalam video itu dirinya juga meminta kepada orang orang yang kontak langsung dengan dirinya agar melakukan tes Swab di Rumah Sakit dan Puskesmas terdekat.
Terakhir Wawako tersebut juga meminta kepada seluruh warga Kota Payakumbuh untuk mematuhi Protokol Kesehatan sesuai dengan Surat Edaran dan himbuan terbaru Gubernur Sumbar Nomor 360/194/Covid-19-SBR/VIII/2020.
Video Wakil Walikota Payakumbuh tersebut positif terpapar corona telah menjadi berita viral baik oleh media lokal, maupun media nasional.
Sementara itu masih di hari yang sama, pada malam harinya sekira pukul 20.00 WIB, terlihat di kawasan depan Hotel Mangkuto Syariah, Kota Payakumbuh terlihat dari pantauan media banyak mobil plat merah berseri BA 1 A dan kode area yang sama parkir di halaman Hotel tersebut.
Informasi yang didapat Awak media Luak Limopuluah Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, bersama pejabat, staf serta jajaran, menginap di hotel tersebut. Direncanakan, pada Kamis (20/8) pagi hari, pukul 07.00 WIB, rombongan tamu pejabat dari Kota Padang tersebut akan melakukan olahraga massal bersepeda santai bersama Walikota Payakumbuh,pejabat, staf dan jajarannya.
Dari bocoran rute yang didapat oleh awak media, rombongan dua Kepala Daerah bersama masing masing pejabat, staf, dan jajarannya, tersebut akan mulai di halaman Hotel Mangkuto bisa ke Harau atau seputaran Kota Payakumbuh, dan berhentinya di rumah dinas Walikota Payakumbuh, Jalan Pacuan, GOR Payakumbuh.
Tentu saja, aktifitas bersepeda ria massal yang dilakukan oleh duo Kepala Daerah tersebut menjadi sorotan warga. Bagi warga serta pemerhati sosial Kota Payakumbuh, ini adalah peristiwa kontras yang sedang terjadi.
Di satu sisi, orang VVIP Payakumbuh (Erwin Yunaz) baru saja dinyatakan positif terpapar corona. Beberapa hari sebelumnya, beberapa warga Payakumbuh serta PNS juga dikabarkan positif terpapar corona. Bahkan akibat wabah virus berbahaya itu kembali menyerang kota Payakumbuh, rencana proses belajar tatap muka di sekolah sekolah yang ada di Kota Payakumbuh, yang sedianya di mulai pada Tanggal 24 Agustus 2020, mendatang rencananya akan diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Bahkan puncaknya, dari berbagai berita yang beredar di berbagai media lokal, baik online maupun cetak, Walikota Payakumbuh Riza Falepi, yang gusar dan galau atas kembali mewabahnya Corona di wilayahnya, sempat berpesan kepada staf dan jajarnnya untuk benar benar selektif menerima tamu dari daerah lain, terutama daerah zona merah. Selain itu dirinya juga berpesan kepada pejabat serta jajaran Pemko Payakumbuh, untuk tidak mengadakan perjalanan ke luar daerah.
Namun Rabu (19/8) malam, warga serta pengamat sosial Kota Payakumbuh kaget dan terperangah dengan kehadiran rombongan Walikota Padang yang rencananya akan bersepeda ria secara massal bersama Pejabat Payakumbuh.
Beberapa tokoh aktifis muda Luhak Limapuluh, salah satunya Arya cs, kepada awak media, terkait peristiwa kontras yang sedang terjadi di Payakumbuh tersebut, mengaku tak habis fikir dengan aturan dan peraturan yang telah dibuat oleh Pemerintah sendiri.
Menurutnya, dalam edaran dan himbauan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno terbaru nomor 360/194/Covid-19-SBR/VIII/2020, poin 4 jelas di dalam edaran itu disebutkan; ” Membatasi secara selektif izin pelaksanaan acara/kegiatan yang mengumpulkan banyak orang seperti pesta pernikahan, olah raga massal dan kegiatan yang sejenis”.
Namun tutur Arya lagi, nampaknya aturan tersebut sepertinya tidak berlaku dengan terkait kegiatan rencana sepeda massal duo kepala daerah yang akan berlangsung pada Kamis pagi, tuturnya.
Hal lain juga diungkapkan oleh Bayu Vesky, salah satu aktivis muda Luhak Limopuluah. Sejak positifnya Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, terpapar corona. Apalagi tentang beredarnya wacana Pemko setempat untuk menunda kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) di lingkungan sekolah Payakumbuh, jelas menandakan jika Corona kembali menyerang daerah tersebut.
Namun anehnya, di saat warga diminta untuk mematuhi protokol kesehatan salah satunya menghindari kerumunan massa seperti kegiatan olah raga, disaat yang bersamaan dua orang Kepala Daerah, berencana melakukan aktifitas kegiatan bersepeda ria yang jelas membawa massa yang cukup banyak dalam rombongan tersebut.
Hal itu menurutnya lagi, berpotensi menjadi preseden buruk ditengah tengah masyarakat terkait contoh dari keteladanan pemimpin mereka. Jadi kita tidak bisa menyalahkan warga yang melanggar aturan protokol kesehatan yang sedang diterapkan pemerintah, sebab justru terjadi dugaan potensi pelanggaran aturan yang dilakukan oleh pemimpin mereka, tutup Bayu, mengatakan.(*)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

Irfendi Arbi inginkan masyarakat taati Aturan Protokol Kesehatan

Lima Puluh Kota,- Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi terus berupaya mensosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Pakai masker bila keluar rumah,...

BPBD Kota Payakumbuh Serahkan Bantuan Untuk 2 Korban Kebakaran Di Parik Rantang

Payakumbuh — Dua pemilik rumah korban kebakaran hebat di Kelurahan Parik Rantang RT 05 RW 04, pada Minggu (18/10/2020) pagi langsung mendapat...

Ketum DPN LPPKI Jadi Narsum Di Talkshow Peringatan Hari Konsumen Nasional

Padang,- Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Komsumen Indonesia (LPPKI) Azwar Siri.SH.Med.CPL menjadi narasumber dalam acara talkshow yang...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

MTQ Di Tengah Pandemi, 5 Camat Di Payakumbuh Optimis Sukses Dan Saling Bersaing Sehat Raih Juara Umum

Payakumbuh --- Semangat 5 camat dalam mensukseskan MTQ Nasional ke XXXIX tingkat Kota Payakumbuh pada tahun 2020 sangat luar biasa. Setelah rapat...

Wako Riza Harapkan ASN Berikan Pelayanan Bersih. Tolak Pungli Dan Gratifikasi

Payakumbuh --- Wali Kota Riza Falepi berharap setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Payakumbuh dapat menjunjung tinggi nilai-nilai dalam pelayanan yang...

Wali Kota Payakumbuh Apresiasi Inovasi Ponpes SIH Di Tengah Pandemi Covid-19

Payakumbuh, -- Wali Kota Payakumbuh diwakili Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ir. Syahril menjadi Irup pada upacara Peringatan Hari Santri...

Lokakarya Mini Kampung KB Payobasuang Usung Tema Dari Baluka Menjadi Tajhara

Payakumbuh -- Terkendala mewujudkan Kampung KB ideal, Kamis (21/10) Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB Tanjung Harapan (Tajhara) Kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur...
- Advertisement -