28 C
Padang
Minggu, Oktober 24, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

KAN Aua Kuniang Wakil Payakumbuh Ke Tingkat Sumbar
K

Kategori -
- Advertisement -

Kerapatan Adat Nagari (KAN) Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, keluar sebagai juara Lomba KAN Berprestasi Tingkat Kota Payakumbuh 2014. Untuk selanjutnya, KAN Aua Kuniang akan mewakili Kota Payakumbuh dalam lomba yang sama tingkat Provinsi Sumatera Barat. Menurut rencana penilaian di tingkat provinsi, akan berlangsung antara Mei dan Juni mendatang.

Kabag Kesra Setdako Payakumbuh Yonrefli, di Balaikota Payakumbuh, menginformasikan, Jum’at (2/5), sukses KAN Aua Kuniang merebut gelar juara tahun ini, bukan instan. Sejak tiga tahun lalu, Kan Aua Kuniang telah ikut berpartisipasi dan masuk nominasi tiga besar. Tapi, tahun ini, KAN Aua Kuniang tampil lebih baik, dari KAN peserta lainnya, sebut Yonrefli.

Dalam lomba KAN Berprestasi, Payakumbuh pernah mengukir prestasi terbaik di tingkat provinsi. Ketika kota ini diwakili KAN Payobasung, Kecamatan payakumbuh Timur, di tahun 2011, gelar juara diraih KAN Payobasung. Hanya, saja prestasi tersebut tak berlanjut di tahun berikutnya, ketika diwakili KAN Aia Tabik, Payakumbuh Timur (2012) dan KAN Koto nan Gadang, Payakumbuh Utara (2013). Kedua KAN hanya masuk nominasi 6 besar Sumatera Barat.

Menurut Yonrefli, dalam lomba KAN Berprestasi Tingkat Provinsi ini, seluruh pengurus KAN bersama ninik mamak dan anak nagari Aua Kuniang, akan bahu membahu menyiapkan diri lebih baik. “Kita senang, partisipasi anak nagari setempat cukup tinggi dalam menghadapi lomba ini. Semangat kegotongroyogan masyarakat masih terpelihara,” katanya.

Ketua KAN Aua Kuniang, YB. Dt. Parmato Alam, di tempat terpisah, mengatakan, tak ada yang istimewa yang harus dilakukan dalam persiapan lomba ini. Karena, selama ini fungsi dan tugas pokok KAN sudah berjalan sebagaimana mestinya. Setiap kegiatan yang dilakukan, sudah didukung dengan dokumentasi dan sistem pengarsipan yang bersih dan tertib. Begitu juga, semangat membangun nagari, disadari masyarakat sebuah pekerjaan yang harus dipertanggung jawabkan bersama.

“Kita menjalani lomba ini, seperti air mengalir saja. Tak perlu kasak kusuak, apalagi melakukan perekayasaan sesuatu yang selama ini tak dilakukan. Kita menghadapi lomba ini sebagaimana kebiasaan atau budaya yang selama ini telah dilakukan anak nagari ini,” simpul Dt. Parmato Alam yang juga anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar ini.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img