30.2 C
Padang
Thursday, December 3, 2020
Beritasumbar.com

Kalangan Penggiat Media Sosial Diingatkan Sebarkan Berita Bohong Terancam 6 Tahun Penjara
K

Kategori -

Jakarta – Direktur Jenderal Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengingatkan kalangan penggiat media sosial bahwa menyebarkan berita bohong yang menyesatkan dan mengakibatkan kerugian dapat dihukum enam Tahun penjara.

Mengacu pada Undang Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Traksasi elektronik, Djoko mengatakan pihak yang merasa dirugikan bisa mengadu kepada Menteri Kominfo dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

“PPNS bisa melakukan penyidikan terkait pengaduan tersebut. Sanksinya maksimal 6 Tahun penjara atau denda 1 sampai Rp 2 milyar,” kata Djoko Agung Haryadi saat membuka forum komunikasi Bakohumas tingkat pusat yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian di PT. Niramas Utama, Bekasi, Jawa Barat, Rabu(16/12).

Sebelumnya Dirut PT. Niramas Utama Cokro susilo mengeluhkan gencarnya black campaign lewat SMS ataupun media sosial terhadap produk makanan olahan perusahaannya.

Forum Komunikasi Bakohumas mengangkat tema “Penguatan Industri Makanan dan Minuman Dalam Negeri”.

Djoko Agung Haryadi, yang juga Ketua Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah Pusat (Bakohumas Pusat), menambahkan bahwa Kominfo sudah memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang memiliki kewenangan sama seperti polisi, namun hanya punya kuasa pada wilayah Internet dan Cyber.

“Di kementerian Kominfo ada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang seperti Polisi, mempunya kuasa wilayah internet, wilayah cyber. SMS, internet PPNS punya kewenangan sama dengan polisi,” Kata Djoko.

Djoko mengapresiasi tema Farom Bakohumas, yang menurutnya sejalan dengan nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi), khususnya dibidang ekonomi yakni mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan ekonomi domestik yang didalamnya menyangkut kedaulatan pangan.

“Kami Bakohumas menyambut baik forum hari ini, kita ketahui bersama bahwa salah satu poin nawacita presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi mengenai ekonomi bahwa perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan ekonomi domestik yang didalamnya menyangkut kedaulatan pangan jadi ini sangat relevan,” kata Djoko.

Forum Bakohumas dihadiri oleh kurang lebih 75 orang peserta yang merupakan perwakilan humas kementerian / lembaga. Turut hadir pada acara tersebut Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman yang merupakan salahsatu pimpinan PT. Niramas Utama. (RHT/SKT/ES)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pendapatan Daerah Berkurang, Pembangunan masjid Raya Batal

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Harapan warga Kota Payakumbuh miliki masjid raya dalam waktu dekat tidak dapat terealisasi. Pembangunan Masjid raya yang direncanakan dimulai tahun depan gagal...

Warga Trans Sijunjung Dapat Pelatihan Pertanian Produktif

Sijunjung, BeritaSumbar.Com,-Tak ada orang lain yang akan merubah nasib kita, kecuali dari dalam diri kita sendiri. Demikian kalimat yang menyentuhkan disampaikan Bupati...

Terkait Bocornya Tanki Penyimpanan BBM SPBU Parit Rantang, ini Komentar Hamdi Agus

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, – Terkait Tumpahnya atau diduga ada kebocoran bahan bakar minyak (BBM) SPBU di drainase Kelurahan Parik Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu...

Bank Indonesia Buat MoU Dengan Tenun Balai Panjang

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi dan Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh Henny Yusnita menandatangani Nota Kesepahaman dan Komitmen Bersama Pencanangan Transformasi Tenun...

Pada Debat Kandidat, Paslon DoA Paparkan Pessel Maju Merata Dan Sejahtera

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Debat publik calon bupati dan calon wakil bupati Pesisir Selatan, digeber Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Pesisir Selatan di studio Padang...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

7 Pelaku Yang Mengumandangkan Seruan Jihad Minta Maaf

Jawa Barat,- Sempat viral di media sosial akhirnya 7 orang pelaku yang mengubah seruan azan minta maaf. Mereka diketaui dari hasil gerak...

DPD Hipakad Jambi, Konsisten Jalankan Organisasi dibawah Komando Ketum DPP Hariara Tambunan

JAKARTA - Dengan adanya Informasi yang berkembang, desas desus yang menyatakan Masa periode Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan sudah habis, membuat Ketua...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

JAKARTA - Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon...

Satgas Covid-19: Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya Jadikan Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...
- Advertisement -