27 C
Padang
Senin, Oktober 25, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Jawab Pandangan Fraksi PPP, Dirut RSUD Sijunjung Jelaskan PelayananTerhadap Pasien
J

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung, Berita Sumbar—Direktur Rumah sakit Umum Daerah Sijunjung, dr. Diana Oktavia, SpPD memberikan penjelasan terhadap pendapat Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD Sijunjung Muklis SHi, tentang pelayanan yang diberikan rumah sakit terdapat pasien yang berobat.

Dalam pemandangan anggota dewan tersebut berharap, kepada manajemen RSUD untuk memberikan pelayanan dan meningkatkan pelayanan secara baik dan maksimal, supaya RSUD betul-betul bisa membantu masyarakat Sijunjung, kemudian, kalau ada pasien yang harus dirujuk kepada Rumah Sakit yang lebih baik, karena keterbatasan peralatan, sebaiknya segera diberikan rujukan, demikian penjelasan Muklis SHi,sewaktu dihubungi lewat telpon selulernya. Kemudian Muklis, tidak ada mengatakan RSUD Sijunjung menolak pasien, hanya minta peningkatan pelayanan, tegasnya.

Menurut Plt Direktur RSUD dr. Diana Oktavia, SpPD,adanya penilaian pelayanan yang tidak maksimal, sebetulnya tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan. Masalah ini muncul dari pengakuan salah seorang pasien. Seperti kronologisnya, pasien yang tidak puas, karenapermintaannya tidak dapat dikabulkan pertama, permohonan pasien untuk pindah kelas dari kelas 3 ke kelas 1 ataupun VIP, walaupun telah dijelaskan oleh petugas.

Prosedur dari asuransi BPJS yang tertuang dalam peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 51 Tahun 2018 BAB III pasal 10 ayat 5 tidak mengijinkan proses pindah kelas sebagaimana yang diinginkan pasien, yang berbunyi:
Peningkatan kelas perawatan yang lebih tinggi dari haknya sebagaimana dimaksud pada ayat 1 hanya dapat dilakukan satu tingkat lebih tinggi dari kelas yang menjadi hak peserta. Pasien adalah peserta BPJS mandiri kelas 3 maka pasien berhak untuk mendapatkan kelas 1 (satu) tingkat lebih tinggi dari hak pasien yaitu kelas 2 (dua).

Selanjutnya, Pasien kecewa karena permohonan untuk pindah kerumah sakit BMC juga tidak dapat dikabulkan, karena aturan proses rujukan didalam BPJS itu sendiri, bahwa memberikan rujukan kerumah sakit lain harus berdasarkan indikasi peralatan atau obat-obatan atau tidak tersedianya spesialis yang berkompetensi dalam penatalaksanaan kasus tersebut, jelas Diana.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img