29.2 C
Padang
Monday, October 26, 2020

Irwan Prayitno Bantah Bukunya Untuk Jawab Fitnah

Padang – Irwan Prayitno membantah buku “Inspirasi untuk Negeri Irwan Prayitno” terbitan PT Grafika Jaya Sumbar merupakan jawaban terhadap buku yang dilaporkannya ke Polda setempat pada 15 Oktober karena mengandung fitnah.

“Buku ini diterbitkan terpisah. Tidak ada hubungannya dengan buku ‘Fakta Bukan Fitnah, Sumatera Barat di Bawah Irwan Prayitno Tanpa Kemajuan’ yang kami laporkan ke Polda Sumbar beberapa waktu lalu,” katanya saat menghadiri bedah buku karyanya di Rest and Reading Corner toko buku Sari Anggrek Padang, Senin.

Menurutnya, buku “Inspirasi untuk Negeri Irwan Prayitno” yang ditulisnya semasa masih menjabat sebagai Gubernur Sumbar itu, diterbitkan pada 2013.

“Kebetulan, bedah bukunya memang baru dilakukan sekarang. Ini pun bukan atas inisiatif saya, tetapi pengelola Sari Anggrek, Miko Kamal,” katanya.

Meski demikian, dia mengakui kumpulan artikel dalam buku tersebut memang menggambarkan kerja yang telah dilakukannya selama memerintah Sumbar.

“Ada berbagai topik dan isu yang saya tulis dalam buku setebal 445 halaman ini di antaranya politik, ekonomi, pendidikan, agama, sosial budaya, olahraga dan lingkungan hidup. Kalau ini dianggap menjawab pertanyaan masyarakat tentang apa yang telah saya kerjakan selama memerintah, itu adalah hak orang yang menafsirkan,” katanya.

Sementara itu, Doktor Asrinaldi selaku pembedah buku mengegaskan posisinya hanya dalam konteks akademik, tidak menyentuh aspek politik.

“Terlalu jauh kalau saya masuk dalam konteks politik,” katanya.

Secara konteks akademik, menurutnya, apa yang ditawarkan Irwan Prayitno dalam bukunya sangat menarik karena tidak hanya mengungkapkan persoalan, tetapi sekaligus menawarkan solusi.

Buku tersebut, menurut dia, juga sudah dibagi dalam tujuh bab sesuai bidang yang dibahas sehingga memudahkan pembaca untuk mengikuti alur pemikiran penulis.

Dalam konteks pemerintahan, sesuai isi buku tersebut, dia menilai, Irwan Prayitno menggunakan sistem kepemimpinan yang transformasional, yaitu dengan membuat bawahan melihat bahwa tujuan yang mau dicapai lebih dari sekedar kepentingan pribadinya sehingga muncul motivasi dan kepercayaan bawahan.

“Sistem kepemimpinan inilah yang kemudian digunakan untuk membangkitkan kembali Sumbar yang porak poranda pascagempa 2009,” katanya.

Sementara itu, pengelola dan pemilik Sari Anggrek Miko Kamal mengatakan buku yang memuat hasil pemikiran Irwan Prayitno itu telah bisa didapatkan di toko buku Sari Anggrek dengan harga Rp.99.000.

Ikut dalam bedah buku tersebut tokoh masyarakat di Sumbar salah satunya Asril Manan, sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, dan pengunjung toko buku Sari Anggrek yang tertarik dengan acara tersebut.

Buku yang diterbitkan tersebut merupakan satu dari 34 buku yang telah ditulis Irwan Prayitno hingga saat ini. (Ant/Oleh Agung Pambudi)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

MTQ Di Tengah Pandemi, 5 Camat Di Payakumbuh Optimis Sukses Dan Saling Bersaing Sehat Raih Juara Umum

Payakumbuh --- Semangat 5 camat dalam mensukseskan MTQ Nasional ke XXXIX tingkat Kota Payakumbuh pada tahun 2020 sangat luar biasa. Setelah rapat...

Program Unggulan ASA, Niniak Mamak Bahagia

Ashelfine, SH, MH yang telah diberigelar oleh kaum atau suku dengan gelar Rajo Parpatiah dari Suku Chaniago Nagari Pematang Panjang. Kamanakan Datuak...

Sempat Bersitegang Dengan Pendemo,DPRD Tanah Datar Terima Aspirasi Mahasiswa

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Aliansi Mahasiswa seluruh Tanah Datar sempat bersitegang dengan aparat kepolisian saat melakukan demo di kantor DPRD Tanah Datar,Rabu 21/10/2020.

Pelantikan 3 Jabatan Eselon II Tunggu Persetujuan KASN

Payakumbuh - Setelah dilakukan beberapa tahapan seleksi untuk mengisi tiga jabatan eselon II yang lowong yakni Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pariwisata Pemuda...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Menteri PPN Soroti Ketersediaan Air Bersih di Pulau Jawa Pada Acara International Workshop on Coastal Reservoir

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas menjadi narasumber dalam acara International Workshop on Coastal Reservoir: “Water Availabilty, Coastal Security and Sustainability” yang...

Polres Inhil Ungkap Narkoba, 50 KG Sabu Berhasil Diamankan

Riau, - Sat Narkoba Polres Inhil patut diapresiasi karena berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis shabu seberat 50 kilo, di Perkebunan milik PT...

Sekolah Online Ditengah Pandemi, Masyarakat Sungai Salak Tanjung Emas Terhalang Jaringan

Tanah Datar,- Wabah virus covid 19 masih terasa efeknya hingga saat ini, bahkan kepelosok desa/ nagari sekalipun. Ditengah kasus...

Pimpinan Pondok Gontor Wafat, Alumni Gontor Berduka

KH DR ( HC) Syukri Zarkasy MA Selaku Pimpinan pondok modern darussalam gontor ponorogo jawa timur wafat dikediamannya pada hari rabu 21/10/20...
- Advertisement -