30 C
Padang
Sabtu, Januari 23, 2021
Beritasumbar.com

Hendrajoni Ajak Masyarakat Lebih Disiplin Jika PSBB Dicabut
H

Pesisir  Selatan,BeritSumbar.com,-Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus konsen dalam penanganan Covid-19 ( Corona), melalui Team Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 ( Corona), di Kabupaten Pesisir Selatan.
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengatakan bahwa sampai saat ini Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di Pesisir Selatan masih berlangsung, namun jika hasil tanggal 28 Mei 2020 jadi dicabut, maka dihimbau pada masyarakat tetap mematuhi anjuran protokol penanganan Covid-19 ( Corona).
” Saya berharap masyarakat di Pesisir Selatan lebih disiplin. Dan, kita akan perketat penjagaan di pos perbatasan Pessel – Padang, Pessel – Kerinci dan Pessel – Muko – Muko,” tegas Bupati Hendrajoni.
Untuk memperketat penjagaan di pos perbatasan pintu masuk di Kabupaten Pesisir Selatan, penjagaan dan pengawasan lebih ketat lagi bersama istitusi Kepolisian dan TNI, termasuk dari team Satgas Gugus Tugas Percepatan Pengananan Covid -19.
Jika Pembatasan Social Berskla Besar ( PSBB), ini dilanjutkan maka ekonomi masyarakat di Pesisir Selatan akan berhenti. Untuk di Kabupaten Pesisir Selatan hanya satu kecamatan menjadi perhatian, yaitu Kecamatan Koto XI Tarusan. Selebihnya kecamatan lainya hingga sampai saat ini aman.
Dikatakan Hendrajoni, secara langsung pandemi Covid -19 (Corona) sangat memberikan perubahan pada tatanan kehidupan di tengah masyarakat. Termasuk, pola kehidupan pada masyarakat yang akan memunculkan kondisi ” new normal”, atau tatanan kehidupan normal di tengah pandemi Covid-19.
Sampai persiapan untuk new normal ini bisa berjalan dengan baik, niscaya kehidupan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi resiko wabah ini. New normal adalah keniscayaan perubahan dalam menghadapi Covid-19 ini,” akhirnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.
- Advertisement -

Sidak Ke Sekolah, Pemko Payakumbuh : Jangan Ada Rekayasa Prokes

Menindaklanjuti rapat evaluasi pelaksanaan sekolah tatap muka, Selasa, (19/1), lalu, banyak ditemukan pasien positif Covid-19 dari kalangan tenaga pendidik. Pemko Payakumbuh melakukan sidak protokol kesehatan ke sekolah-sekolah, Rabu (20/1).

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.
- Advertisement -

Segera ! Kota Payakumbuh Akan Miliki Cagar Budaya Yang Terlindungi Undang-Undang

Guna menjaga dan terlindungi ya cagar budaya kota Payakumbuh kedepannya, Pemerintah kota Payakumbuh melalui Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh laksanakan Focus Group Discussion (FGD) tentang proses penetapan cagar budaya kota Payakumbuh serta sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya.

Buntut Tertangkapnya Pembunuh OK, Warga Tanjung Gadang Datangi Mapolres

Buntut dari penangkapan tersangka pembunuhan Ok, Warga Nagari Tanjung Gadang mendatangi Mapolres Sijunjung, Rabu (20/1).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kunjungi Maek, Anggota DPRD Sumbar Siap Bantu Proses Pemekaran Nagari

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Muhammad Ridwan kunjungi Nagari Maek, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (22/1). Kunjungan itu dalam rangka menjemput aspirasi masyarakat...

Hadir MPP Payakumbuh, PAM Tirta Sago Siap Maksimalkan Pelayanan Kepada Pelanggan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Perumda Air Minum Tirta Sago (PAM Tigo) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat telah hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) daerah setempat sehingga...

Lima Kantor Hukum Ajukan Diri Mewakili KPU Lima Puluh Kota di Sidang MK

Tanjung Pati, beritasumbar.com - Menhhadapi sidang persengketaan hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Kostitusi, lima kantor hukum mengajukan proposal untuk mewakil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten...

Sidang Di Lokasi Perkara, PN Batusangkar Periksa Objek Sengketa

Tanah Datar, beritasumbar.com - Guna menentukan dan pemeriksaan Objek sengketa,Pengadilan Negeri Batusangkar melakukan sidang di lahan perkara yang terletak di Pinggang Bukik Gunung Seribu...

77 Pejabat Baru Dilantik, Ini Tuntutan Wako Padang Panjang

Padang Panjang, beritasumbar.com - Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano melantik 77 pejabat struktural daerah itu di Hall Lantai III...

Disnakerin Payakumbuh: 51 Paket Pelatihan Akan Diselenggarakan Pada 2021

Payakumbuh, beritasumbar.com- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh, mengemukakan pada tahun 2021 akan  ada 51 pelatihan keterampilan dari berbagai bidang yang akan...

Polres Payakumbuh Rekonstruksi Pembunuhan Di Situjuah, 40 Adegan Diperagakan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat melakukan rekonstruksi peristiwa pembunuhan di Jorong Bumbuang, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota yang terjadi saat hari H...

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Bantuan Covid- 19 Untuk TPA Tidak Transparan, Pengurus Dilaporkan Ke Polisi

Tanah Datar, beritasumbar.com- Diduga dana bantuan Covid-19 Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Surau Annur, Jorong Tanjung Tengah, Nagari Tanjung Bonai,Kecamatan Lintau Buo Utara tidak transparan,...

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.
- Advertisement -