28.4 C
Padang
Rabu, Agustus 4, 2021
Beritasumbar.com

Guna Jauhkan Generasi Muda dari Kecanduan Game Online, Rumah Tahfidz Ahlul Quran Batubara Buka Cabang Baru
G

Kategori -

Batubara, beritasumbar.com – Untuk menjauhkan kalangan muda dari kecanduan game online dengan menjadikan mereka generasi penghafal Al-Qur’an, Yayasan Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an membuka Rumah Tahfidz cabang baru khusus untuk santri ikhwan (putra) di Jalan Pendidikan, Belakang Kantor Balai Desa Mesjid Lama, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Pembina Yayasan Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an Fahri Ramzi saat kami diwawancarai melalui Whatsapp-nya pada Minggu (27/6/2021) mengatakan cabang rumah tahfidz itu merupakan yang pertama dibuat, dan diresmikan pembukaannya pada Jumat (25/6)

Cabang yang baru yang diresmikan tersebut khusus untuk putra, kami melayani mondok bagi para santri yang ingin lebih intensif dalam mencapai target hafalan, katanya.

Ia mengatakan ke depannya kami juga akan buka cabang pada beberapa daerah lainnya di Kabupaten Batubara.

“Tujuan kami mendirikan Yayasan Rumah Tahfidz Qur’an untuk membentuk kerja sama yang baik antara orang tua dengan para guru, guna menjauhkan generasi muda dari kecanduan smartphone, dan mengurangi angka kriminalitas akibat dari mereka terlalu sering bermain game online. Sasaran yang kami ingin capai adalah membuat satu wadah dengan kapasitas yang lebih besar untuk mencetak generasi cinta Qur’an dan mewujudkan Kampung Qur’ani,” kata Fahri.

Fahri menjelaskan sangat banyak anak-anak Batubara yang berkualitas untuk menjadi penghafal Al-Qur’an. Apabila dibekali pendidikan Tahfidz Qur’an, mereka akan menjadi salah satu orang istimewa bagi Allah, kelak ditempatkan di surga paling tinggi, jadi orang yang arif di surga. Kemudian, menghormati orang yang menghafal Al-Quran seperti mengagungkan Allah, hati penghafal Al-Qur’an tidak disiksa, lebih berhak menjadi imam dalam salat, disayangi Rasulullah SAW, juga memberikan syafaat kepada keluarga.

“Penghafal Al Qur’an akan memakai mahkota kehormatan, orang tua dapat pahala khusus jika anaknya adalah seorang penghafal Al-Quran, bekal paling baik, menempati tingkatan tertinggi di surga, dan masih banyak lagi manfaat yang didapatkan bagi penghafal Al-Qur’an,” pesannya.

Yayasan Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an didirikan oleh Wardatus Saniah, S.Pd.I lulusan Strata Satu di Universitas Islam Negeri Medan (UIN Medan) dan menyelesaikan hafalan di Rumah Tahfidz Darul Uswah – Medan. Saat didirikan pada 22 Oktober 2018, sekolah tahfidz tersebut memiliki 15 santri, dan saat ini telah memiliki 533 santri. Pusat Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an berlokasi di Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi, Batubara.

Pendidikan di Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an sederajat dengan SD/SMP/SMA, 3 tahun lamanya program belajar diterapkan pada setiap santri di rumah tahfidz tersebut, hingga berhasil menghafal 30 Juz Al-Qur’an. Selain tahfidz, sekolah tersebut juga mengajarkan perbaikan bacaan (makhorijul huruf), hadist pendek, dan doa-doa. Selain itu juga ada program belajar tahsin, tilawah, qiraah, dan lainnya.  Sistem belajarnya pulang hari, sekali pertemuan 2 jam setiap harinya. Sekolah tersebut buka pukul 9.00-23.00 WIB.

Fahri juga menjelaskan, syarat untuk jadi santri di Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an berusia 6 sampai 20 tahun untuk laki-laki, dan 6-30 Tahun untuk perempuan, harus mempunyai keinginan yang kuat, komitmen orang tua untuk pendampingan hafalan dan murojaah anak di rumah, serta mematuhi aturan yang ditetapkan Yayasan tersebut.

Para guru (ustadz / ustadzah) di Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an memiliki berbagai macam latar belakang pendidikan, ada yang lulusan dari Rumah Tahfidz Darul Uswah – Medan, Baitul Qur’an – Medan, dan juga dari Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an. Bagi para guru yang memiliki hafalan cukup banyak ditempatkan mengajar di kelas iqra dan Al-Qur’an. Adapun nama para guru di Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an yaitu; Wardatus Saniah, Fahri Ramzi, Hafiz Tanjung, Putri Wahyuni, Umi Atika Putri, Alfiyani Alti, Nurhasanah, Fatmawati, Attia Maulida, Wahyuni, dan Aulia Hafifa.

“Alhamdulillah, kita sudah mewisudakan 42 santri dengan kategori Wisuda Tahfidz 30 Juz untuk anak-anak sederajat Sekolah Dasar (SD), agar memacu semangat mereka untuk lebih giat menghafal Alqur’an. Dengan waktu yang sangat minim, 2 jam belajar setiap harinya mereka bisa menyelesaikan hafalan 30 Juz dalam kurun waktu 2 – 3 bulan, untuk anak-anak yang masih sangat kecil. Untuk tingkat remaja, sudah ada yang hafal 18 Juz,” kata Fahri Ramzi.

Yayasan itu didukung banyak pihak, mulai dari Wakil Bupati Batu Bara, Kapolres Batu Bara, Anggota DPRD Batu Bara, Tokoh Masyarakat Batu Bara, Tokoh Pemuda Batu Bara, Ketua Batu Bara Bersaudara, para pengusaha yang ada di Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Talawi, Achik Roslan Design, Kreatifku Production, Owner Tiki Bintang Jaya, Owner Raghib Jaya Aluminium, Sabar menanti Motor, JL Fara Malaysia, Izal Pane Photography, Dian Percetakan, Adam Percetakan, Tengkulok Pamulara Abah Hisyam, Hilwa Tenun Batu Bara, dan lainnya.

“Saat ini kami sangat kesulitan untuk dapat  menyejahterakan para guru kami. Biaya belajar yang kami pungut dari setiap santri hanya dua ribu rupiah setiap harinya. Sehingga banyak calon santri yang ingin mendaftar terpaksa harus kami tunda dahulu, karena sedikitnya jumlah guru yang bisa kami sediakan,” ujarnya.

Selain itu, sarana dan fasilitas yang masih banyak belum bisa kami penuhi, seperti; meja belajar, kipas angin, rak buku, rak sepatu, papan tulis, karpet, mushaf Al Qur’an, dan lainnya.

“Harapan kami ke depannya, semoga para guru kami dapat dibantu setiap bulannya oleh pemerintah, sehingga infaq dan biaya pendidikan dapat kami alokasikan untuk pengembangan sekolah. Kami ingin Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an kelak bisa menjadi pondok pesantren,” harapnya.

Pihaknya mengharapkan kepedulian yang lebih dari pemerintah, agar segera terwujud Kampung Qur’ani, khususnya di Kabupaten Batubara, dengan mencetak para penghafal Qur’an di setiap desanya.

Kepada masyarakat luas, pihaknya mengimbau, agar memasukkan anak-anaknya belajar di Rumah Tahfidz maupun Rumah Qur’an, untuk belajar mengaji dan menghafal Qur’an, demi membentuk akhlakul karimah mereka agar lebih baik lagi. Muhammad Fadhli

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

23 Positif Covid-19 Dan 8 Bebas Isolasi Di Payakumbuh

Payakumbuh - Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh kembali mengumumkan terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 yang hasil swabnya keluar Senin (02/08) sebanyak 23 orang dan delapan bebas isolasi.
- Advertisement -

Iskandar Fuaddin Pimpin Tapak Suci 140 Tanah Datar

TANAH DATAR, - Ketua Pimpinan Wilayah XIV Sumatera Barat Jel Fathullah melantik Pengurus Pimpinan Daerah Tampak Suci Putera Muhammadiyah 140 Tanah Datar periode 2019 - 2024, Minggu (1/8) di aula kantor bupati di Pagaruyung.

MENUJU MEJA MAKAN

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 5/1000cerita Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)IV-e Kembali ke meja makan, pernah menjadi “trendy topic” pada tahun...
- Advertisement -

Jadi Lokus Studi Tiru, GTP UIakan Kembali Dikunjungi Pokdarwis se Kabupaten Sijunjung.

Padang Pariaman, beritasumbar.com.,-Nagari Ulakan melalui potensi kawasan Ekowisata dan Edukasi Green Talao Park (GTP) yang dimiliki, kembali menjadi pusat perhatian. Hal itu dibuktikan, dengan adanya kunjungan Studi Tiru ke destinasi wisata ini, yang digagas oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat. Dalam kesempatan kali ini, Dinas Pariwisata Provinsi selaku penyelenggara Pelatihan Sadar Wisata di Kabupaten Sijunjung memboyong seluruh peserta untuk melakukan Studi Tiru ke kawasan Ekowisata dan Edukasi Green Talao Park di Nagari Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakih Kabupaten Padang, pada Selasa (27/7).

Kadiv Pemasyarakatan Kemenkunham Sumbar Serahkan Bantuan Sembako

Sijunjung, Berita Sumbar—Kepala Divisi Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat M. Ali Syeh Banna, menyerahkan bantuan dalam bentuk Paket Sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 didampingi Bistok Aloan Situngkir Kalapas kelas ll B Muaro Sijunjung, Subhan Maliq Karutan Sawahlunto dan Robi Kepala Lapas Narkotika Sawahlunto di Lapas Kelas ll B, Muaro Sijunjung, Kamis (29/7).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Khutbah Arafah Di Masjid Namirah

Khutbah Arafah dari Masjid Namirah tanggal 9 Dzulhijjah 1442 Hijriyyah/19 Juli 2021 Masehi disampaikan oleh Fadhilatu Syaikh Dr. Bandar bin Abdul Aziz Balilah Hafizhahullah (semoga Allah menjaganya).

Padang Panjang Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka

Padang Panjang, beritasumbar.com- Wakil Walikota Padang Panjang  Asrul menyatakan daerah tersebut siap menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dimulai Senin, 11 Januari. "Kami meninjau...

Militer Ottoman Mulai Memakai Meriam pada 1420-an

Perkembangan militer yang paling penting selama periode bangkitnya Kerajaan Ottoman adalah pengenalan meriam dan senjata api lainnya. Senjata-senjata ini digunakan di Eropa Barat selama abad ke-14...

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis dianjurkan oleh Rasulullah, bagi umat muslim baik laki-laki maupun perempuan.Sesuai dengan namanya, puasa sunnah ini dikerjakan setiap hari Senin dan Kamis. Puasa...

Doa Sebelum Tidur dan Filosofi Maknanya

Tidur adalah salah satu aktivitas semua orang. Tidur selain merupakan bentuk istirahat seseorang setelah beraktivitas, bisa bernilai ibadah, jika memang diniatkan untuk beribadah. Umat Islam...

Niat Mandi Sunah Sebelum Sholat Jumat

Hari Jumat adalah hari yang penuh dengan keberkahan. Di hari itu umat Islam dianjurkan banyak membaca zikir, doa, dan membaca surah-surah pilihan, seperti surah...

M.Natsir, Tokoh Pendidikan Islam

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Hidup M.Natsir Muhammad Natsir gelar Datuk Sinaro Panjang, dilahirkan di Jembatan Berukir, Alahan Panjang, Solok,...

Buya Hamka, Tokoh Pendidikan Islam

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Hidup Hamka Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah atau Hamka,  lahir  di Sungai Batang,...

Daud Rasyidi, Tokoh Pendidikan Islam

DAUD RASYISIDI Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Hidup Daud Rasyidi Daud Rasyidi dilahirkan dalam kalangan keluarga sederhana tahun 1890 H M/1279...

Syaikh Muhammad Jamil Jambek, Tokoh Pendidikan Islam

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh A. Riwayat Hidup Muhammad Jamil Jambek Syaikh Muhammad Jamil Jambek (disingkat Syaikh Jambek) dilahirkan di Bukittinggi...
- Advertisement -