29 C
Padang
Minggu, Oktober 24, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Rekanan Disuruh Kerja, IPDN Bukittinggi Tak Membayar…?
R

Kategori -
- Advertisement -

Bukittinggi, beritasumbar.com — Malang benar nasib dialami CV. Gres Bram Karya. Disuruh mengerjakan sejumlah kegiatan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Regional Bukittinggi, Sumatera Barat, namun tak sepeserpun hasil pekerjaannya dibayarkan lembaga tersebut.

Direktur CV. Gres Bram Karya, Feri Guswandi kepada wartawan, Senin (28/6/2021), mengatakan, pihaknya disuruh mengerjakan sejumlah paket kegiatan tersebut, terjadi pada tahun 2019 lalu.

Pekerjaan terdapat di beberapa titik di kampus IPDN seperti, perbaikan plafon, pengadaan kursi, pengecoran dak atas asrama dan pengecatan jaring laba-laba auditorium itu, disuruh Kepala Bagian Umum IPDN, Dedi Robandi.

Namun menurut Feri, pekerjaan dengan total dana kurang lebih sekitar Rp400 – Rp600 juta — jika selesai 100 persen — tiba-tiba pertengahan jalan, saat pekerjaan sudah mencapai bobot 70 persen dihentikan sepihak.

Setelah pekerjaan dihentikan, Feri mengaku, meminta haknya yaitu, agar IPDN melakukan pembayaran pada paket kegiatan yang sudah dikerjakan.

“Hingga 2021 ini, pihak IPDN tidak juga membayarkannya sepeser pun,” paparnya.

Dedi Robandi, Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada 2019, menurut Feri, posisinya kala itu digantikan oleh Nofriyance.

“Karena Nofriyance yang menjadi PPK, lantas dilakukan penagihan pekerjaan yang sudah dikerjakan ke Nofriyance,” ungkapnya.

Menurut Feri, saat menagih pembayaran paket pekerjaan yang telah dikerjakan ke Nofriyance, yang bersangkutan mengaku seluruh kegiatan telah dibayarkan.

Pembayaran yang tak terealisasi sampai 2021, membuat LSM Tikam, Deny Satriadi bersimpati, lalu menulis status di Facebook dengan pesan, meminta keadilan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Dalam postingan Facebook diunggah tiga hari yang lalu, Deny Satriadi membuat yaitu… https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4030206580361763&id=100001173823480https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4030206580361763&id=1000011738234

SURAT TERBUKA BUAT MENTERI DALAM NEGERI……

YTH BAPAK MENTERI DALAM. NEGERI
PAK TITO CARNAVIAN
ADA OKNUM DI IPDN SUMBAR TELAH BANYAK MERUGIKAN MASYARAKAT KUSUSNYA PEDAGANG BAHAN BANGUNAN DISEKITAR IPDN DAN SANGAT BERTINDAK ZOLIM TERHADAP PEMBORONG YG MENGERJAKAN RENOVASI GEDUNG DI LINGKUNGAN IPDN SUMBAR…

CONTOH KEZOLIMAN OKNUM IPDN SUMBAR…

  1. PEKERJAAN RENOVASI GEDUNG INI HAMPIR SELESAI TAPI DIPERINTAHKAN STOP TANPA ALASAN YG JELAS….
    DAN TAK DI BAYAR SUDAH BEBERAPA TAHUN INI BAHKAN SAMPAI SAAT INI
  2. BAHAN BANGUNAN UNTUK PENGERJAAN JUGA TAK DIBAYAR KE TOKO-TOKO BANGUNAN SEKITAR IPDN
  3. BAHKAN DISAAT PEMBORONG MENAGIH JANJI KEPADA OKNUM DI IPDN SAAT PEKERJAANNYA SELESAI.. BUKANYA UANG YG DIDAPATKAN MALAH SOMASI YG KELUAR DARI OKNUM PEGAWAI IPDN SUMBAR..

SEMOGA BP TITO MAU MEMBANTU RAKYAT KECIL YG TERZOLIMI OLEH BAWAHAN BAPAK SENDIRI…
TERIMA KASIH….

DENY SATRIYADI LSM TIKAM

Postingan Deny Satriadi itu mendapat beragam tanggapan dari netizen salah satunya dari Andrie Sikumbang… Waduh.. Masih ada ya yg kayak gini pak…

Andri Yusmar KB… Mantap pak Deny Satriadi….sikat abis aja tu oknum2 yg berbuat kecurangan dan culas….

Mories… Jika dalam masalah ini masyarakat merasa dirugikan, semoga segera ditindak tegas jika ada indikasi pelanggaran hukum😎

Ketika dikonfirmasi ke IPDN terkait adanya paket pekerjaan tidak dibayarkan sampai 2021 ini, menurut PAM IPDN, tamu harus ada janji terlebih dulu baru bisa bertemu Direktur.

Lantaran tak bisa bertemu Direktur IPDN, lalu dilakukan klarifikasi ke Dedi Robandi, yang kini menjabat Kabag Administrasi Umum (Adum) di IPDN.

Melui pesan WhatsApp-nya, Dedi Robandi mengatakan, sebagian sudah dibayar secara pribadi ke Feri.

Menurut Dedi Robandi, untuk selanjutnya dapat menghubungi kuasa hukumnya.

Adril, Kuasa Hukum dari Dedi Robandi melalui pesan WhatsApp mengatakan, kita cari waktu untuk ketemu biar klir, dan tau cerita yang sebenarnya.

“Saya lihat jadwal saya dan saya hubungi BPK (bapak, red) untuk kita ketemuan ya pak. Yang jelas dalam mingu ini pak,” ucapnya. (adil)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img