Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com,– Dalam rangka menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumbar–Riau, Forkopimca Pangkalan melaksanakan patroli gabungan pada Kamis (2/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Camat Pangkalan Koto Baru, Depi Peringki, S.K.M., M.K.M., bersama Kapolsek Pangkalan AKP Hendra, S.H., M.H., Danramil 02/0306 Pangkalan Mayor Inf. Muhardif, Kacabjari Pangkalan Dhipo Akhmadsyah Sembiring, S.H., M.H., serta personel gabungan TNI-Polri dan unsur terkait.
Patroli dilakukan sebagai tindak lanjut atas adanya laporan masyarakat mengenai dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh sejumlah pemuda di sepanjang Jalan Lintas Sumbar–Riau, tepatnya di wilayah Kenagarian Manggilang dan Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.
Dari hasil patroli, petugas menemukan bahwa kondisi jalan sebenarnya masih dapat dilalui kendaraan secara normal pada dua jalur. Namun, sejumlah oknum pemuda diduga sengaja memasang pembatas jalan berupa traffic cone dan ban bekas sehingga seolah-olah terjadi penyempitan atau kerusakan jalan. Kondisi tersebut membuat pengendara memperlambat laju kendaraan dan dimanfaatkan oleh para pelaku untuk meminta sejumlah uang dengan dalih sumbangan sukarela menggunakan ember maupun kardus.
Kapolsek Pangkalan AKP Hendra S.H.,M.H menjelaskan bahwa praktik tersebut sangat meresahkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama pada momen libur nasional saat volume kendaraan di jalur Sumbar–Riau meningkat signifikan.
Dalam patroli tersebut, Forkopimca memberikan imbauan secara langsung kepada para pemuda agar menghentikan segala bentuk pungutan liar di sepanjang Jalan Lintas Sumbar–Riau. Selain itu, petugas juga menegaskan bahwa apabila aktivitas tersebut masih ditemukan, maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolsek Pangkalan AKP Hendra S.H.,M.H menyampaikan bahwa Polsek Pangkalan selama ini telah berupaya melakukan berbagai langkah pencegahan dan penertiban. Namun, para pelaku kerap menghindari petugas dengan cara melarikan diri saat aparat datang dan kembali beraksi setelah situasi dinilai aman.
Kegiatan patroli gabungan berakhir sekitar pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Polsek Pangkalan bersama Forkopimca menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna Jalan Lintas Sumbar–Riau.