26 C
Padang
Jumat, Mei 27, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Embarkasi Batam Pastikan Warnita Bukan Korban Mina
E

Kategori -
- Advertisement -

Batam – Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam, Kepulauan Riau, memastikan Warnita Habib Basa dari kelompok kerbang 4 bukan korban musibah Mina, seperti yang diumumkan oleh petugas haji dari Arab Saudi.

“Menurut laporan ketua kloter dan dokter kloternya, almarhumah Ibu Warnita Habib Basa bukanlah korban insiden di Mina,” kata Wakil Sekretaris PPIH Embarkasi Batam Widarto di Batam, Senin.

Namun Warnita Habib Basa meninggal dunia di sekitar lokasi melempar jumrah di Mina.

Pada 10 Dzulhijjah, Warnita Habib tiba-tiba pingsan usai menjalankan ibadah lempar jumrah. Kemudian, dengan ditemani suaminya Warnita dibawa ke “Mina Health Centre 17” oleh petugas Arab.

“Namun pada malam harinya suaminya diantar pulang kembali ke tenda oleh petugas Arab karena suaminya tidak diperkenankan masuk ke ruang perawatan,” kata Widarto.

Sesampainya kembali di tenda, suaminya melaporkan kejadian itu kepada petugas kloter yang kemudian menindaklanjutinya hingga diketahui Warnita meninggal dunia.

“Ibu Warnita bukan korban insiden di Mina. Demikian hasil ‘cross check’ kami kepada petugas kloter yang mendampinginya,” kata Widarto.

PPIH mencatat lima korban musibah Mina berangkat melalui embarkasi Batam. Dia memastikan, seluruh korban musibah Mina dari embarkasi Batam merupakan jamaah kloter 14 yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat. “Karena waktu itu adalah jadwal mereka melempar jumrah. Jamaah kloter lain, tidak,” kata dia.

Lima korban meninggal itu, yaitu Nabaha Matsen Tarif (63) dengan nomor paspor B1306146 dan bertempat tinggal di Jalan Daya Nasional KP Untan Bansir Laut Kota Pontianak. Reni Arfiani Kaherdin (52) dengan nomor paspor B1311784 dan beralamat di Jalan RE Martadinata Gg Pala 3 Sungai Jawi Luar Kota Pontianak.

Selanjutny Ponpon Sadjaah Sastrapradja (72) dengan nomor paspor B0524212 dan beralamat di Jalan Mujahidin Nomor 12 Akcaya Pontianak Selatan Kota Pontianak.

Kemudian Adryansyah Idris (28) dengan nomor paspor A3826040 dan beralamat di Jalan Tebu Gg Permatasari Nomor 9 Sungai Beliung Kota Pontianak. Selain itu Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar dengan paspor A2708446 dan beralamat di Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak. (Ant/Oleh Jannatun Naim)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img