Sawahlunto, BeritaSumbar.com,-Mari kita ciptakan hubungan yang harmonis Badan Permusyawaratan Desa dengan Kepala Desa serta perangkat desa, kata Efri Yanto Kepala Dinas Sosial,Pemberdayaan Masyarakat, Desa Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sawahlunto, pada saat membuka acara bimbingan teknis ” mengkaji peran BPD dalam Penyusunan perencanaan Pembangunan Desa yang Berkualitas dan Mewujudkan Desa Wisata” di hotel Cordela, Jumat (26/8).
Menurut Kadis, dari waktu ke waktu terus berkembang dinamika ini terus menuntut suatu penyesuaian dari para pelakunya. siapa pelaku utama ada dua pemerintah dan BPD. Penyelenggaraan pemerintah Desa Insyaallah bisa terus maju dan berkembang bila kedua pelaku bisa seiring sejalan dalam merencanakan dan membangun desa.
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam sistem pemerintahan desa sekarang ini menempati posisi yang sangat penting
Begitu banyak regulasi terbaru yang perlu kita fahami. Sebagai penyelenggara Pemerintahan Desa kita harus mengikuti perkembangan itu, kalau tidak tentu ketinggalan, jelas Kadis. sekarang menuntut desa untuk Mandiri,desa untuk berinovasi.
BPD juga memiliki kekuatan untuk menyampaikan aspirasi warga. Penyampaian aspirasi dilakukan melalui beberapa tahap kerja yakni BPD harus melakukan penggalian aspirasi masyarakat, menampung aspirasi masyarakat yang disampaikan ke BPD dan mengelola aspirasi masyarakat sebagai sebuah energi positif dalam merumuskan langkah kebijakan desa.
Peningkatan Kapasitas, peningkatan pemahaman ilmu kita, dalam mengemban amanah sebagai pengurus BPD itu sangat mutlak. BPD juga menyalurkan aspirasi dari warga desa pada Kepala desa yang kemudian dijadikan pedoman oleh kepala desa beserta jajarannya dalam melaksanakan program pembangunan desa.
Pada hari ini kita bisa menambah wawasan kita menambah ilmu kita walaupun tentu tidak akan mampu semuanya memberikan pencerahan yang berbagai bidang kita hal-hal lain tentu masih menuntut kita untuk Mandiri secara mandiri meningkatkan kemampuan wawasan tersebut, ajak Kadis.
Alhamdulillah dengan 27 Desa kita itu relatif kami melihat anggota terjadi kolaborasi sinergisitas yang baik antara pemerintah Desa dengan BPD, Kedepannya kondisi ini perlu kita pertahankan dan tingkatkan kata Efri Yanto dihadapan 51 orang peserta bimtek yang berlangsung sampai minggu (28/8) nanti.
Demi menciptakan kemajuan untuk semuanya perlu kolaborasi antara pemerintah desa dengan BPD, mari kita bangun Sinergi,kolaborasi tugas kita dan berjalan di rel kita atau jalur sesuai tupoksi masing- masing, pesan kadis.
Peserta bimtek, setelah menerima materi di ruangan.
Menurut, M.Yunus, panitia penyelenggara.besok studi komparatif yang sudah diagendakan oleh lembaga kita ke Cipanas yang menjadi desa terbaik Desa Teladan di tingkat provinsi Jawa Barat tahun 2021(Alim)