30.5 C
Padang
Wednesday, September 23, 2020

Dompet Dhuafa Launching Sekolah Pemberdayaan Desa

Jakarta,-Di usianya yang ke-26 Dompet Dhuafa sudah membuktikan kiprahnya dalam Pelayanan, Pembelaan dan Pemberdayaan dhuafa, di bidang Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan sosial dakwah, baik di dalam maupun di luar negeri. Tercatat 19,13 juta jiwa Penerima Manfaat dari tahun 1993 hingga 2018 dengan menyalurkan dana ziswaf sebesar Rp 2,48 Triliun.Pada tahun ini, Dompet Dhuafa menyiapkan sumberdaya cukup besar untuk bidang pemberdayaan ekonomi. Tercatat alokasi dana 35 Milyar yang disiapkan untuk mendukung inisiasi dan penguatan program ekonomi yang diharapkan dapat berpengaruh langsung terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik.

Dalam konteks program ekonomi, SDM menjadi bagian yang mendasar. SDM memegang fungsi yang sangat fundamental dalam proses perencanaan program hingga implementasi dan evaluasinya. SDM yang mampu mentrasformasikan konsep tertulis dalam bentuk proposal dan rencana kegiatan dalam bentuk kerja riil di lapangan. SDM yang menjadi motor pemberdayaan harus mampu memfasilitasi tumbuhnya inisiatif dan kemandirian komunitas yang diberdayakan. Dalam banyak kasus, munculnya tokoh-tokoh penggerak yang melakukan banyak inisiasi kebaikan di komunitas, atau dalam bahasa populer disebut champion, sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan program.

Untuk mencetak SDM yang berkompetensi unggul dalam merancang program, Dompet Dhuafa menginisiasi Sekolah Pemberdayaan Desa yang berlangsung dari tanggal 2 – 24 Desember 2019. Dibuka oleh Bambang Suherman, Direktur Program dan Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa, Sekolah Pemberdayaan Desa Batch I ini diikuti oleh 17 pendamping program Dompet Dhuafa dan peserta umum yang berasal dari Sumatera, Jawa, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi.

“Dinamika kesiapan SDM pendamping yang handal menjadi kebutuhan bagi semua lembaga zakat. Tidak hanya di Dompet Dhuafa, tetapi juga semua organisasi pemberdayaan. Kita perlu concern dan fokus memperhatikan bagaimana posisi dan peran seorang pendamping terhadap pengelolaan sumberdaya yang ada di desa. Sekolah Pemberdayaan Desa ini, diharapkan mampu menjadi gagasan yang dapat memperkuat program pemberdayaan di Indonesia.”, papar Bambang Suherman.

Tahap awal, peserta dibekali baik teori maupun praktik lapangan selama 22 hari, kemudian melakukan project lapangan di daerah masing- masing mulai bulan Januari hingga Maret 2020. Di tahap akhir, peserta akan mempresentasikan hasil project lapangan pada bulan April. Bagi project yang terpilih, berpotensi mendapatkan dana program hingga 1 milyar dari Dompet Dhuafa. Ke depan,Sekolah Pemberdayaan Desa akan rutin dilaksanakan dan terbuka untuk umum.(*)

 

 

 

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Ajaran Minangkabau: Sumber, Pewarisan, dan Pemahamannya

Minangkabau yang hingga saat ini masih mempraktekan matrilineal dianggap etnis yang menarik untuk dicermati. Kenyataan ini juga dijadikan asumsi bagi para pengkaji...

Maymuspi Diamanahkan Pimpin HIMTANI Sumbar

Pariaman, beritasumbar.com Provinsi Sumatera Barat akan mendorong serta mengoptimalkan sumberdaya manusia sektor Pertanian dan Nelayan yang bernaung dibawah lembaga HIMTANI ( Himpunan...

Ini Alasan Arival Boy Belum Ambil Cuti

Sijunjung, Berita Sumbar--Gubernur serta Bupati dan Walikota masih ada yang belum mematuhi isi surat Kementerian Dalam Negeri nomor:273/4368/OTDA yang sifatnya penting, tentang...

KPU Limapuluh Kota Minta Masyarakat Proaktif Cermati DPS Pilkada 2020

Limapuluh Kota, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pernyataan Sikap PBNU Terhadap Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

بسم الله الرحمن الرحيم Mencermati perkembangan penanggulangan pandemi Covid-19, Nahdlatul Ulama membersamai segala ikhtiar, doa dan tawakal guna menanggulangi...

Pilkada Ditengah Pandemi, Bagaimana Menurut Pembaca?

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditengah pandemi banyak mendapat tanggapan dari pengamat politik maupun kesehatan masyarakat. Bahkan ada yang mengusulkan pilkada diundur sementara...

Dadung Hari Setyo: KUP Suta Nusantara Gagas Terbentuknya PERBUMMA Adat Nusantara

JAKARTA – Gagasan / ide terbentuknya Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat (Perbumma) Adat Nusantara, adalah buah dari hasil diskusi dengan tokoh masyarakat...

Terpapar Covid-19, Kondisi Dino Patti Djalal Semakin Memburuk

JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, dia dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot...
- Advertisement -