27 C
Padang
Kamis, Januari 21, 2021
Beritasumbar.com

Dadung Hari Setyo: KUP Suta Nusantara Gagas Terbentuknya PERBUMMA Adat Nusantara
D

Kategori -

JAKARTA – Gagasan / ide terbentuknya Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat (Perbumma) Adat Nusantara, adalah buah dari hasil diskusi dengan tokoh masyarakat adat sunda di Jawa Barat sekitar lima tahun yang lalu, tetapi rencana tersebut belum dianggap menjadi suatu kebutuhan waktu itu, karena masih bergerak dan fokus sebagai KUP (Kelompok Usaha Pertanian) Sentra Usaha Tani dan Agribisnis (SUTA) Nusantara yang lebih banyak melakukan pendampingan ke petani

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum KUP Suta Nusantara Dadung Hari Setyo saat diwawancarai oleh tim media di Sekretariat di Jalan Raya Bekasi, Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu malam (19-09-2020)

“Seiring dengan waktu, saat awal-awal mulainya pandemi wabah virus covid-19 (Corona), sehingga aktifitas, mobilitas, dan kegiatan usaha berkurang, tertahan, menurun dan terbatas. Dari hasil diskusi kami dengan pengurus Suta Nusantara dengan berpengaruhnya sistem tata niaga dan perdagangan, serta permodalan investasi. Kebetulan di KUP Suta Nusantara ini, kita banyak kerjasama dengan masyarakat adat, sehingga Badan Usaha Milik Masyarakat Adat itu muncul untuk dibahas.

Alhamdulillah, ada sekitar 15 Provinsi yang mendukung dalam sebuah diskusi di Webinar yang kita adakan, bahkan sampai sembilan kali membahas hal ini (Badan Usaha Milik Masyakarat Adat), sehingga tercetuslah Badan usaha Milik Adat ini dalam bentuk Asosiasi, karena nama Asosiasi tidak ada lagi dalam ketentuan hukum di negara kita, maka kami menamai Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat (Perbumma) Adat Nusantara”, ulas Dadung

Dadung Hari Setyo menjelaskan “Berdasarkan hal itulah kita melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan para sesepuh adat, Alhamdulillah disupport, sudah waktunya masyarakat adat memiliki Badan Usaha, yang selama ini masyarakat adat hanya pihak yang menjalankan kegiatan-kegiatan adat saja, orientasi ekonominya kurang nampak, lebih ke sosial budaya. Kita tampil disini orientasinya adalah ekonomi. Lalu kami membentuk tim dari Suta Nusantara, yang diketuai oleh Fauzi Ali, Sudiyanto, dan Hendri Adi, yang ditugasi untuk menginisiasi pembentukkan Perbumma Adat Nusantara ini”, jelas Dadung yang akrab disapa Masda ini

Terkait mengenai Legalitas dari Perbumma Adat Nusantara ini, Dadung Hari Setyo (Masda) menyampaikan “Alhamdulillah dalam dua minggu ini legalitas Akta notaris, SK Menkumham sudah di setujui, dan profil dari Perbumma adat Nusantara sedang kita susun”, ulas Masda yang juga sebagai Inisiator dan Pendiri sekaligus sebagai Ketua Umum Perbumma Adat Nusantara

“Badan Usaha Milik Masyarakat Adat Nusantara ini adalah ketergabungan para pelaku usaha yang mendapatkan rekomendasi dari masyarakat adat atau kegiatan usaha masyarakat adat yang dilembagakan secara bisnis atau organisasi perusahaan. Pelaku usaha dan masyarakat adat diharapkan saling kerjasama (take and give), karena dalam situasi pandemi covid-19 ini yang mampu bertahan secara sosial dan ekonomi adalah masyarakat adat, hal ini disebabkan karena masyarakat adat rendah terhadap tertularnya covid-19, serta walaupun ada covid-19 masyarakat adat tetap bekerja memenuhi kebutuhannya, beda dengan masyarakat di perkotaan (masyarakat urban).

Yang lebih hebat lagi masyarakat adat ini mampu menemukan obat-obat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan pencegahan covid-19, hal-hal seperti inilah yang kita akomodir, seperti contoh produk asap cair batok kelapa, hand sanitizer nabati disinfektan dan aroma-aroma terapi yang bisa untuk pencegahan covid-19 ini”, ulas Masda dengan penuh optimis

“Program yang akan dilaksanakan Perbumma Adat Nusantara kedepan adalah usaha pangan, sandang dan papan, yang layak, mudah, dan murah. Kami juga melayani pengurusan jasa penjualan properti secara online, ini merupakan program jangka pendek. Untuk jangka menengah, kita akan melakukan penggalian dan peningkatan potensi dan daya saing yang berkeunggulan, membuat pola atau sistem ekonomi baru di masa covid dan paska covid ini, yang hasilnya adalah kesejahteraan.

Bentuk kegiatannya berupa Festival Potensi Komoditi dan Pemeran Produk Budaya nusantara, dengan pola Festival melalui media dan digital, ini kita lakukan secara online, dengan tujuan kita mengetahui keunggulan-keunggulan produk komoditi suatu daerah. Kalau dulu sifatnya konvensional, dagang orang ketemu orang, kalau sekarang kita pakai alat dan media untuk membantu usaha. Inilah bentuk pola usaha yang kredible. Sedangkan untuk jangka panjang adalah Pengembangan kawasan sentra usaha tani dan agribisnis, pengembangan kawasan perekonomian pedesaan dan masyarakat adat dan pengembangan bisnis strategis.

Pola pengembangan usaha agribisnis yang akan kita terapkan adalah yang aman dari masalah kesehatan, efesien (tidak banyak menggunakan orang, namun banyak menggunakan alat dan mesin), dan membuat perencanaan yang akurat. Sebagai contoh kami melaksanakan kerjasama dengan pemko Bekasi dan Kadin, Kota Bekasi membutuhkan beras ribuan ton satu bulan, dan kota Bekasi tidak punya sawah, kita akan bikinkan sawah abadi di Kabupaten Oki, sebagai sawahnya kota Bekasi, kami sudah perhitungkan 1000 s/d 2000 ton per bulan, nanti akan ada kerjasama antara Kadin Oki dan Kadin Kota Bekasi dalam pengembangan usaha. Konsultan, kontraktor, dan manajemennya dari Perbumma, dan ini kita akan lakukan kerjasama seperti ini dikota-kota lainnya”, jelas Dadung

“Kelompok Usaha Pertanian Sentra Usaha Tani dan Agribisnis (KUP Suta) Nusantara bersinergi dengan Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat (Perbumma) Adat Nusantara, KUP Suta menjalankan aktifitas dan kegiatan usaha didaerah, sedangkan Perbumma melakukan usaha dagang dan kerjasama antar perusahaan. Usaha Tani dipegang oleh Suta Nusantara yang mencakup supplier, produksi, pengolahan dan perdagangan, sedangkan permodalan investasi dan pengembangan aset dikelola oleh Perbumma Adat Nusantara yang memiliki pendekatan manajemen pengembangan dan pengolahan aset, karena kita mengedepankan konsultan, investasi dan kontraktor”

Adapun yang tergabung di Perbumma ini ada 23 perusahaan yang kelas menengah ke atas (pendapatan dalam satu bulan 50 juta keatas), sedangkan menengah ke bawah di Suta Nusantara (pendapatan sekitar 50 juta per bulan). Jadi antara Suta Nusantara dan Perbumma akan ada titik temu antara hulu ke hilir dalam satu atap. Masda mengharapkan “Adanya perubahan pola pikir masyarakat terhadap kompetensi standar usaha, yang harus seirama atau selevel dengan standar luar negri, karena standar kompetisi kita sangat rendah, mayoritas hanya berada dilevel menengah kebawah, menengah ke atas hanya segelintir orang, inilah konsen kita, sinergitas Perbumma dan Suta Nusantara untuk urusan ke atas dan bawah”, tutup Masda mengakhiri. (Megy Aidillova)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Lima Kantor Hukum Ajukan Diri Mewakili KPU Lima Puluh Kota di Sidang MK

Tanjung Pati, beritasumbar.com - Menhhadapi sidang persengketaan hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Kostitusi, lima kantor hukum mengajukan proposal untuk mewakil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten...
- Advertisement -

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.
- Advertisement -

Bantuan Covid- 19 Untuk TPA Tidak Transparan, Pengurus Dilaporkan Ke Polisi

Tanah Datar, beritasumbar.com- Diduga dana bantuan Covid-19 Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Surau Annur, Jorong Tanjung Tengah, Nagari Tanjung Bonai,Kecamatan Lintau Buo Utara tidak transparan,...

Dua Orang Petugas Satuan Pengaman Sentra IKM Randang Dapat Penghargaan

Apel pagi di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh agak sedikit berbeda dari hari biasanya, dua orang petugas pengamanan dipanggil kedepan oleh kepala dinas secara khusus, Senin (18/1).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Polri Ambil Langkah Cepat Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mengambil langkah cepat sebagai antisipasi melonjaknya jumlah kasus terkonfirmasi dan kematian akibat COVID-19 periode 1-14 Januari 2021.

Seleksi LTMPT Terbuka untuk Jalur Vokasi

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) siap mendukung seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi vokasi se-Indonesia. Selain Politeknik, perguruan tinggi yang memiliki jalur vokasi dapat bergabung pada seleksi yang khusus dibuka untuk jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan.

Ketua MPR RI Apresiasi, Ormas Surosowan Indonesia Bersatu, yang Peduli Adat dan Budaya Nusantara

Organisasi Masyarakat (Ormas) Surosowan Indonesia Bersatu menjalin silaturahmi dengan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima silaturahmi DPP Surosowan Indonesia Bersatu di Black Stone, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat pada Kamis (14-01-2021)

Ini Pesan Dewan Kehormatan PWI Sumbar Didepan Peserta KLW

Sebanyak 35 orang wartawan muda Tanah datar mengikuti kegiatan karya latihan wartawan ( KLW) yang diselenggarakan oleh PWI Tanah datar di pendopo Indojalito Kamis (14/01) kemarin.

13 Paket Kecil Sabu Ditemukan Polres Pessel, 3 Tersangka Diamankan

Pesisir Selatan, beritasumbar.com- Tim Ospnal Satnarkoba Polres Pesisir Selatan kembali membekuk tiga orang tersangka penyalagunaan narkoba, berinisial RE (46) warga Pasar 60, Kecamatan Batang...

AMPERA, Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H Sosok yang tepat menjadi Kapolri

akarta,Minggu (3/1/21). Ditengah akan habisnya jabatan KAPOLRI Idham Aziz Bapak presiden Ir. Joko widodo meminta wakil komisi 3 DPR RI diminta memanggil Komjen. Pol. Dr.Drs. Boy Rafli Amar untuk menjalani ujian kelayakan sebagai KAPOLRI.

Di Hari Jadi Ke 46, Perumda Air Minum Kota Padang Luncurkan Air Minum Dalam Kemasan

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan ( AMDK) pada momen hari jadinya yang ke-46 tahun, Rabu (30/12) kemaren.

Antisipasi Jadi Zona Merah, Wilayah Zona Oranye Diminta Perketat Penanganan Covid-19

Zona Oranye atau daerah berstatus risiko sedang penularan Covid-19 bukanlah zona yang aman untuk ditempati. Sayangnya, dalam zona ini diisi mayoritas kabupaten/kota di Indonesia. Satgas Penanganan Covid-19 menyoroti sejumlah daerah yang saat ini masih menghuni zona oranye, jumlahnya mencapai 378 kabupaten/kota berdasarkan data terakhir.

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Pemerintah Tutup Sementara Perjalanan WNA ke Indonesia

Adanya informasi ditemukannya strain atau varian baru virus Covid-19, yang menurut berbagai data ilimiah memiliki tingkat penyebaran lebih cepat, Pemerintah memutuskan untuk menutup sementara masuknya warga negara asing ke Indonesia sebagai upaya pencegahan.

WMI Kecam Pelecehan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Ketua Umum Wahana Muda Indonesia (WMI), Handriansyah mengecam aksi pelecehan yang dilakukan oleh Nitizen Malaysia terhadap lagu Kebangsaan Indonesia Raya dalam sebuah content YouTube, menurutnya hal ini merupakan pelecehan terbesar terhadap harga diri dan Martabat Bangsa Indonesia yang berdaulat.
- Advertisement -