25.1 C
Padang
Thursday, December 3, 2020
Beritasumbar.com

Dadi Suryadi Incar Predikat Pebalap Tercepat Asean
D

Kategori -

Solok Selatan – Dadi Suryadi mengincar “orange jersey” atau predikat pebalap tercepat ASEAN pada Tour de Singkarak (TDS) 2015 setelah hingga etape empat yang finis di Solok Barat, Selasa baru mampu menjadi pebalap Indonesia tercepat (red white jersey).

Peluang pebalap Pegasus Continental Cycling Team untuk merebut jersey yang saat ini dipegang oleh pebalap Singha Infinite Cycling Team Thailand, Ariya Phounsavath cukup terbuka karena selisih waktunya tinggal 15 detik. Saat ini Dadi membukukan total catatan waktu 12:40:47.

“Peluangnya tinggal disitu (orange jersey). Makanya saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk merebutnya. Mohon doanya,” kata Dadi Suryadi usai menyelesaikan etape empat dari Sawahlunto menuju Kantor Bupati Solok Selatan, Selasa.

Pebalap asal Sumedang Jawa Barat saat ini memegang posisi sebagai pebalap Indonesia terbaik setelah menggeser rekan satu timnya Aiman Cahyadi. Hasil ini dicapai setelah mampu masuk 20 besar pebalap yang finis terdepan etape yang cukup berat ini.

Peraih red white jersey pada TDS 2014 itu mengaku perjuangan untuk menyelesaikan untuk menyelesaikan etape empat ini cukup berat karena medan yang dihadapi menantang. Bahkan etape ini terdapat tanjakan tertinggi yang mencapai 1.400 mdpl.

“Etape ini sangat berat meski tahun lalu juga lewat sini. Kalau diperpanjang 10 kilometer lagi gak tau apa jadinya,” katanya sambil tersenyum.

Dengan mampu menyelesaikan etape yang didominasi pebalap Iran itu, Dadi mengaku akan dijadikan modal untuk menghadapi etape kelima dari Harau menuju Ngalu Indah yang tidak kalah beratnya. Ada empat titik King of Mountain (KOM) yang harus dilalui yang salah satunya di Kelok Sembilan.

Demi memaksimalkan hasil, pihaknya akan terus bekerja sama dengan rekan satu timnya yaitu Aiman Cahyadi, Agung Ali Sahbana, Robin Manullang, Dani Lesmana dan Odie Setiawan. Apalagi peluang untuk menyodok tetap terbuka karena masih ada lima etape lagi.

Sementara itu pemegang Polkadot jersey atau raja tanjakan TDS, Arvin Moazemi dari Pishgaman Giant Team mengaku akan terus berupaya mempertahankan posisinya. Apalagi semua rekan satu timnya solid untuk saling mendukung untuk menjadi yang terbaik.

“Kerja sama tim berjalan dengan baik. Kami semua bekerja. Besok kami akan berusaha lebih baik lagi,” katanya usai menerima Polkadot jersey.

TDS 2015 akan menempuh total jarak 1.300-an km yang terbagi dalam sembilan etape. Kejuaraan dengan total hadiah Rp2,5 miliar itu akan melewati 18 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat. (Ant/Oleh Bayu Kuncahyo)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

TP-PKK Bersama Satgas Covid-19 Nasional Gelar Pelatihan Kader Pro Sehat

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Menindaklanjuti surat satuan tugas penanganan Covid-19 nomor Und.23/D-IV/RR.03-SATGASPP/11/2020 perihal rapat koordinasi satgas bidang perubahan perilaku dengan Tim Penggerak PKK(TP-PKK), TP-PKK bekerjasama...

Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Bantu Kerugian Penabrak Mobil Dinas Yang Sedang Parkir

Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Malang tak dapek ditulak pepatah itu sering dilantunkan oleh masyarakat Minangkabau Sumatera Barat umumnya. Beberapa waktu yang lalu,...

Audy Joinaldy Sanbangi Kantor DPN LPPKI

Padang,BeritaSumbar.com,-Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat Ir.Audy Joinaldy mengunjungi kantor sekretariat Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (DPN LPPKI) Jalan...

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

DPD Hipakad Jambi, Konsisten Jalankan Organisasi dibawah Komando Ketum DPP Hariara Tambunan

JAKARTA - Dengan adanya Informasi yang berkembang, desas desus yang menyatakan Masa periode Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan sudah habis, membuat Ketua...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...
- Advertisement -