25.2 C
Padang
Selasa, Januari 18, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Budidaya Padi Sesuai Good Agriculture Practice(GAP) pada KWT Semangat Berkarya Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam
B

Kategori -
- Advertisement -

Oleh : Dr. Ir. Indra Dwipa, MS.
Dosen Fakultas Pertanian Unand

Salah hal yang penting dalam diketahui oleh petani untuk menjadi penangkar benih padi adalah pengetahuan tentang budidaya padi sesuai Good Agriculture Practice atau yang dikenal dengan istilah GAP. Good Agriculture Practice (GAP) adalah sebuah teknis penerapan sistem sertifikasi proses produksi pertanian yang menggunakan teknologi maju, ramah lingkungan dan berkelanjutan sehingga produk panen aman dikonsumsi, kesejahteraan pekerja diperhatikan dan usaha tani memberikan keuntungan ekonomi bagi petani. GAP telah diterapkan di Indonesia sejak tahun 2003 (dimulai dari GAP komoditas sayuran), dan saat ini pun Good Agriculture Practice (GAP) juga mulai diterapkan pada komoditas pangan.

Baru-baru ini Tim Pengabdian Unand, yang diketuai oleh Dr. Indra Dwipa memberikan penyuluhan kepada Kelompok Wanita Tani Semangat Berkarya di Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam. Kegiatan penyuluhan GAP tersebut dilakukan di saung KWT Semangat Berkarya yang dihadiri oleh anggota kelompok tani, petugas POPT Kab. Agam, dan semua anggota Tim Pengabdian Unand (Prof Irfan Suliansyah, Dr. Syafrimen Yasin, Dr. Dini Hervani, dan Silvia Permata Sari, MP.)

Tujuan dari kegiatan penyuluhan mengenai budidaya padi sesuai GAP ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran KWT untuk bercocok tanam ke arah yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan produktivitas dari padi yang dibudidayakan. Dengan arti kata, KWT Semangat Berkarya mampu menghasilkan benih padi unggul dan berhsil menjadi penangkar benih padi bersertifikat di Nagari Sungai Batang, Agam.

Selama berlangsungnya kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar. Itu terlihat dari diskusi aktif dan banyak sekali sharing dari KWT Semangat Berkarya kepada tim pengabdian Unand pada saat itu (berbagi pengalaman dan kendala selama menjadi petani padi), mulai seputar kegiatan pra tanam, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga mengenai pasca panen. Contohnya, pada tahap pemilihan dan penyeleksian benih padi yang baik untuk dijadikan bibit. Sebagian besar anggota kelompok tani baru mengetahui penggunaan air garam sebagai cara menyeleksi benih yang baik pada kegiatan penyuluhan budidaya GAP ini. Selama ini kelompok tani menggunakan air biasa sebagai air untuk merendam benih, bahkan ada petani yang tidak melakukan seleksi benih. Selain itu, di sisi lain dari segi pola tanam dan jarak tanam, mayoritas petani padi masih belum konsisten, sehingga tak jarang dalam kegiatan budidaya padi mereka mengalami beberapa masalah sepert: pertumbuhan gulma yang cepat dibandingkan tanaman padi, hama dan penyakit yang tidak terkendali, rentan terserang penyakit, sulitnya melakukan perawatan dan pemupukan karena jarak tanaman tidak teratur, populasi tanaman yang tidak maksimal, serta produktivitas yang rendah.

Menerapkan sistem Good Agriculture Practice (GAP) dalam budidaya pertanian tentu saja bermanfaat baik bagi produksi pertanian, pelaku pertanian itu sendiri (petani), dan lingkungan. Hanya saja karena prosesnya begitu ketat dengan tingkat keteraturan yang tinggi membuat produk hasil GAP ini memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan produk hasil budidaya biasa, contohnya benih padi bersertifikat. Produk yang bersertifikat GAP tentu memiliki jaminan tersendiri bagi konsumen apabila nanti ditemukan ketidaksesuaian karena melalui GAP maka semuanya tercatat dan terdata sejak pemilihan lahan hingga produk pertanian yang dihasilkan.

Oleh karena itu, pada kegiatan penyuluhan Pengabdian Masyarakat ini, narasumber Dr Indra Dwipa sangat menekankan dan menganjurkan untuk melakukan budidaya padi sesuai Good Agriculture Practice (GAP). Berbagai kelebihan dan keuntungan dapat diperoleh dengan optimal jika budidaya padi dilakukan sesuai dengan GAP, contohnya: produksi dan produktivitas yang tinggi.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img