26.1 C
Padang
Saturday, September 19, 2020

Blokade Jalan Pusat Pasar Payakumbuh Dibuka Pedagang

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,– Jumat 22/5 pagi petugas penanganan covid-19 Kota Payakumbuh pasang blokade jalan A.Yani dekat canopi pusat Pasar. tujuan pemasangan blokade ini untuk mengalihkan arus lalulintas dan parkir di tengah pasar. Sorenya Blokade dibuka paksa oleh para pedagang.
Sempat terjadi perdebatan panjang antara Satuan Tugas Penanganan dan Pengendalian Covid 19 kota Payakumbuh dengan puluhan pedagang.

“Saya dilarang masuk menembus blokade untuk berjualan, disuruh putar kebelakang, ternyata masih dilarang petugas disana, bagaimana ini aturannya, kami hanya mencari sesuap nasi,” ungkap salahseorang pedagang kuliner malam hari.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 dan Bom Waktu Krisis Moral

Begitu juga dengan pedagang lain, mereka meminta tidak ada blokade jalan di area kanopi, “Buka saja pak, jangan ditutup sehingga para pembeli leluasa untuk masuk dan berbelanja ditempat kami,” seru pedagang lain.
Menanggapi kejadian itu, Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan,SIK, M.H melalui Wakapolres Kompol Arie Sulistyo Nugroho bersama Satgas Covid lainnya, meminta perwakilan pedagang pasar untuk membicarakan persoalan itu.
Dikatakan Arie, seluruh keluhan yang disampaikan pedagang kita tampung. Satgas Covid 19 kota Payakumbuh pro aktif untuk menanggapi persoalan tersebut.
“Kita tampung, tidak ada kita bantah. Ini perlu solusi dengan kepala dingin,” kata Arie.
Dijelaskan Arie, blokade jalan tepat dibawah kanopi pusat pasar Payakumbuh dibuka sesuai dengan keinginan pedagang. Namun aturan PSBB tetap jalan dan dipatuhi sebagaimana mestinya. Sesuai kesepakatan, parkir kendaraan dilarang bagi kendaraan roda Empat. Hanya satu baris kendaraan roda Dua sepanjang kanopi.
“Sesuai kesepakatan bersama, bersama mematuhi aturan PSBB. Parkir hanya diperbolehkan untuk roda dua, satu baris tidak boleh lebih. Tidak untuk kendaraan roda empat. Nanti ada petugas yang akan memantau area itu.” Jelas Arie usai duduk bersama dengan perwakilan pedagang.
Senada dengan Wakapolres, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) kota Payakumbuh, Devitra mengatakan agar masyarakat dan pedagang mematuhi kesepakatan dan aturan yang telah dibuat selama PSBB dan masa pandemi covid 19.
“Kejadiannya sudah menemukan solusi dan kesepakatan, berharap masyarakat pengunjung pasar dan pedagang paham itu. Petugas jelas akan menegur dan mengambil tindakan tegas,” ujar Devitra.
Sementara AKBP Dony Setiawan kepada awak media pada Jumat malam kembali menegaskan bahwa kejadian sore tadi terjadi karena mis komunikasi dan Malam ini forkopimda akan komunikasikan lagi dengan pedagang. (*)

baca juga: Refleksi: Berdamai Dengan Covid, lebaran Dan Rasa Kemanusiaan

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Rayakan HUT ke 42, PD V GM FKPPI Provinsi Jambi Adakan Syukuran

JAMBI - Pengurus Daerah V Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (GM FKPPI) Jambi mengadakan Syukuran...

Dandim 0311 Pessel, siap dukung BPBD Pessel Penanganan Bencana

Pesisir Selatan,-Dandim 0311 Pesisir Selatan 0311/ Pessel Letkol Inf.Gamma Arthadila Sakti menerima kedatangan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Pesisir Selatan,...

Panaskan Mesin parpol, DPC.PPP. Pessel Gelar Konsolidasi internal

Pesisir Selatan,-Untuk memanaskan mesin partai Partai Persatuan Pembangunan ( PPP), pasca jatuhnya surat tugas (ST) dari DPP. PPP dan DPW. PPP mengusung...

Agar Tidak Diblokir, Begini Cara Lapor Ponsel yang Dibeli dari Luar Negeri

Aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui identifikasi nomor IMEI telah resmi berlaku mulai 15 September 2020 kemarin malam. IMEI...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

CSR 100 Juta Dari Bank Nagari Untuk Pemko Payakumbuh

Payakumbuh --- Pemerintah Kota Payakumbuh menerima Corporate Social Responsibility (CSR) Bidang Pendidikan sebesar 100 juta rupiah dari Bank Nagari Cabang Payakumbuh di...

Hitungan Jam, Pelaku Pembunuhan di Payobadar Berhasil Dibekuk

Payakumbuh,- Jumat 18/9 pagi warga kota Payakumbuh gempar karena ada seorang nenek meninggal dunia dalam warung dengan luka bekas tusukan sajam di...

Seorang Nenek ditemukan Meninggal Dunia Dengan Luka Tusukan

Payakumbuh,-Warga Payobadar Payakumbuh Timur pada Jumat 18/9 pagi digemparkan dengan penemuan mayar seorang nenek dalam warung tempat almarhumah sehari hari berjualan.

Satpol PP Payakumbuh Dan Tim Gabungan Disiplinkan Masyarakat

Payakumbuh --- Pada hari Rabu (16/9), puluhan petugas yang terdiri dari TNI-POLRI dan Satpol PP Payakumbuh melakukan sidak ke beberapa tempat di...
- Advertisement -