27 C
Padang
Sabtu, Januari 16, 2021
Beritasumbar.com

Konsumsi Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19
K

Padang,-Covid19 telah menyebar hampir di seluruh negara di dunia dan ditetapkan sebagai pandemi global pada tanggal 11 Maret 2020. Berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pertanggal 22 Mei 2020 jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid19 mencapai 5.128.492 orang dengan total jumlah kematian 333.489 jiwa di 188 negara/region di seluruh dunia. Amerika Serikat menempati posisi pertama dengan total kasus 1.577.758 orang dengan jumlah kematian 94.729 jiwa, sedangkan Indonesia berada diurutan 32 dengan total kasus sebanyak 20.796 dengan kematian 1.326 jiwa.

Pandemi Covid19 tidak hanya menyebabkan kehilangan jiwa tapi juga berdampak terhadap sektor strategis seperti, industri, perdagangan, pertanian, pariwisata, pendidikan serta keamanan. Dalam rangka menekan pertambahan jumlah kasus positf Covid19 di Indonesia berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah baik berupa instruksi untuk melakukan pembatasan wilayah maupun himbauan kepada masyarakat untuk tetap berdiam diri di rumah, bekerja, belajar dan beribadah dari rumah, menjaga kebersihan diri dan menerapkan pola hidup sehat.
Konsumsi makanan yang bergizi dengan kandungan karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan serat secara seimbang diharapkan mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Beberapa jenis tanaman diketahui selain mengandung nutrisi yang tinggi juga menghasilkan senyawa fitokimia yang bermanfaat bagi tubuh, Salah satunya adalah tanaman Kelor (Moringa oleifera Lam.).

Masyarakat sudah tidak asing lagi dengan tanaman ini, bahkan ada pepatah yang menyatakan “Dunia Tidak Selebar Daun Kelor”. meskipun tanaman ini memilki ukuran daun yang kecil sekitar 1 cm, namun ternyata menyimpan manfaat yang luar biasa untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh sekaligus digunakan untuk membantu mengobati berbagai penyakit. Bangsa Indian, Afrika, dan Tiongkok sudah lama menggunakan ekstrak kelor sebagai campuran obat herbal, bahkan di Eropa tanaman ini dikenal sebagai “Miracle Tree”  tanaman ajaib yang mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Secara botani Moringa oleifera Lam. termasuk dalam famili Moringaceae yang berasal dari daratan India. Kandungan nutrisi yang tinggi terdapat pada organ daun, buah muda dan biji. Dikutip dari laman Sciencedirect pada jurnal Food Science and Human Wellness melaporkan kelor mengandung vitamin C 7 kali lebih tinggi dibandingkan jeruk, vitamin A 10 kali lebih tinggi dibandingkan wortel, kalsium 17 kali lebih tinggi dibandingkan susu, protein 9 kali lebih tinggi dibandingkan yogurt, posfor 15 kali lebih tinggi dibandingkan pisang, zat besi 25 kali lebih tinggi dibandingkan bayam, mengandung zink sebanyak 25,5 – 31,03 mg/kg, vitamin B (folic acid, pyridoxine, nicotinic acid), vitamin D dan vitamin E. Tanaman ini sangat berpotensi dan saat ini secara efektif digunakan untuk mengatasi malnutri di beberapa wilayah di dunia terutama di Afrika.

Kelor juga mengandung phytosterol seperti stigmasterol, sitosterol dan kompesterol yang berperan sebagai prekursor dari hormon estrogen yang menstimulasi kelenjar susu untuk memproduksi ASI. Kandungan kalsium dan zat besi pada kelor dapat mencukupi kebutuhan selama masa kehamilan. Kelor juga diketahui rendah kalori sehingga dapat digunakan untuk program diet bagi penderita obesitas.

Penelitian melaporkan bahwa kelor mampu membantu penyembuhan penyakit diantaranya : Sebagai anti diabetes, kelor diketahui mampu membantu penyembuhan penderita diabetes tipe 1 dan 2. Kandungan antioksidan pada kelor mampu mengendalikan kadar Reaktive Oxygen Species (ROS) yang memicu diabetes;  Anti kanker, ekstrak kelor yang mengandung senyawa kimia glucosinolate, niazimicin dan benzyl isothiocyanate dapat menghambat pertumbuhan sel kanker; Kelor juga dapat digunakan sebagai Neuroprotektan pada otak; meningkatkan kadar protein dan menurunkan kadar urea serta creatinine di darah sehingga berpotensi mencegah kerusakan ginjal; Kelor diketahui menurunkan produksi asam lambung penderita tukak lambung mencapai 86.15 persen sehingga bisa digunakan sebagai antiulcer; Kelor mampu mengurangi radang sendi dengan menurunkan TNF alpha dan IL-1 yang menjadi penyebab rheumatoid ; Kandungan senyawa pterygospermin, moringine dan benzyl isothiocynate pada biji kelor dapat digunakan sebagai antimikroba yang menghambat perkembangan patogen seperti Bacillus subtilis, Shaphylococcus aureus dan Vibrio kolera ; Kandungan palmitik acid, linolenic acid, linoleic acid dan oleic acid pada biji kelor dapat mengontrol kolesterol.

Potensi Kelor sebagai Antivirus
Dikutip dari laman Sciencedirect pada South African Journal of Botani yang menyatakan bahwa ekstrak daun, buah dan biji kelor memiliki potensi untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Kandungan senyawa kimia yang diduga menghambat perkembangan virus diantaranya : Ellagenic acid, Aurantiamid acetate, benzyl glucosinolate, beta amyrin, benzyl isothiocyanate, Dibutyl phthalate, pterygospermin, Apigenin, Chrysin, Myricetin, Quercetin, dan Chologenic acid.

Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun kelor mampu meningkatkan imunitas tubuh penderita HIV. Ekstrak kelor juga diketahui membantu penyembuhan penyakit HSV (Herpes Suplex Virus) yang disebabkan oleh virus Herpes viridae; HBV yang mengakibatkan penyakit Hepatitis B, FMDV (Foot and Mouth Disease Virus), EBV (Epstein Barr Virus) dan NDV (Newcastle Disease Virus) dengan cara menghambat replikasi virus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sejalan dengan hal diatas, dikutip dari Australian Journal of Basic and Applied Sciences, ekstrak kelor dilaporkan mampu membantu penyembuhan penyakit RSV (Respiratory syncytial virus) yang menyebabkan bronchiolitis dan pneumonia sehingga terjadi ganguan pada pernapasan.

Meskipun tanaman kelor memiliki manfaat yang sangat banyak, namun dosis rekomendasi disarankan tidak lebih dari 70 g/hari karena kandungan zat besi yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan hemochromatosis.

Budidaya Kelor
Tanaman kelor dapat tumbuh hampir pada semua jenis tanah, bahkan di lahan marginal seperti tanah ultisol, tanah berpasir, tanah dengan salinitas tinggi dan lahan bekas tambang. Tanaman ini dapat hidup didaerah dengan curah hujan 250-3000 mm/tahun, artinya kelor mampu adaptif tumbuh di daerah kering sampai basah. Beberapa penelitian melaporkan pemberian pupuk baik berupa pupuk anorganik maupun oirganik mampu meningkatkan nutrisi pada tanaman kelor. Masyarakat pedesaan biasanya menanam tanaman kelor sebagai tanaman pagar untuk dijadikan konsumsi sayuran dan hijauan ternak. Kelor dapat diperbanyak menggunakan organ generatif yaitu benih dan vegetatif melalui setek.

Penyediaan sayuran hijau yang bergizi tinggi secara mandiri tidak hanya dapat dilakukan oleh masyarakat pedesaan namun juga memungkinkan dilakukan oleh masyarakat perkotaan meskipun dengan kepemilikan lahan yang kecil. Urban Farming merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan. Budidaya kelor dapat dilakukan secara vertikultur atau menggunakan pot sebagai wadah penanaman. Budidaya kelor secara mandiri di rumah tangga akan menjamin ketersediaan bahan makanan berkualitas yang mampu meningkatkan imunitas tubuh dimasa pandemi Covid 19.

Oleh: Ryan Budi Setiawan SP, M. Si
(Dosen Fakultas Pertanian Universitas Andalas)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Hadapi Pemberian Vaksin, Payakumbuh Siapkan 49 Vaksinator

Payakumbuh, beritasumbar.com - Menghadap pemberian vaksin, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meyiapkan 49 tenaga vaksin. Petugas tersebut yang akan memberikan vaksin...
- Advertisement -

Pakan Sinayan Perdana Gelar Musrenbang Di Tahun 2021

Mengawali tahun 2021, Kelurahan Pakan Sinayan Payakumbuh Barat menggelar kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Tingkat Kelurahan, Senin, 11 Januari 2021.

Polres Pessel Gelar Giat AYO PAKAI Masker

Anggota Satlantas Polres Pesisir Selatan memasang stiker bertuliskan " Ayo Pakai Masker", di kendaraan roda dua dan roda empat, yang melintas di kota Painan, Jum'at (15/1). Selain stiker, juga dibagikan masker pada warga, juga pengendara di wilayah Hukum Polres Pessel, Jum'at (15/1).
- Advertisement -

Tingkatkan Pelayanan, Di Payakumbuh Buku KIR Ditiadakan, Diganti Smart Card

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk meningkatkan layanan kepengurusan pengujian kendaraan bermotor KIR atau uji kelayakan kendaraan pada kendaraan umum, baik itu angkutan umum maupun kendaraan barang. Sehingga, sekarang telah diterapkan sistem Smart Card (Kartu Pintar) KIR.

Ide Sekolah Tangguh Covid-19, Erwin Yunaz Siapkan Pilot Proyek Di Kecamatan Payakumbuh Barat

Proses belajar mengajar (PBM) tatap muka sudah dimulai di Payakumbuh sejak awal tahun 2021. Namun kondisi pandemi Covid-19 membuat protokol kesehatan ketat harus diterapkan di sekolah. Seluruh warga sekolah seperti siswa, guru, dan tenaga kependidikan wajib memakai masker, mencuci tangan, dan mengecek suhu tubuh untuk bisa masuk ke lingkungan sekolah.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...

Hadapi Pemberian Vaksin, Payakumbuh Siapkan 49 Vaksinator

Payakumbuh, beritasumbar.com - Menghadap pemberian vaksin, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meyiapkan 49 tenaga vaksin. Petugas tersebut yang akan memberikan vaksin...

Waspadai ! Perbudakan Intelektual dibalik Akreditasi Perguruan Tiggi

Perguruan Tinggi / Kampus adalah salah satu wadah pendidikan yang sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban bangsa dengan mencetak para intelektual yang berkualitas. Melalui keilmuan yang dimilikinya mereka akan terjun kemasyarakat untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi.

Menkes: Bantu para Tenaga Medis dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya keras pemerintah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di sisi hilir tidak akan lengkap bila tanpa dibarengi dengan upaya di sisi hulu atau pencegahan. Maka itu, kesadaran seluruh pihak untuk melakukan upaya proaktif mencegah penyebaran Covid-19 amat diharapkan.

Keuntungan Berbisnis Kotoran

Mungkin agak tekesan jorok istilah keuntungan berbisnis kotoran ini kita dengar. Tapi hal ini sangat membantu meningkatkan ekonomi para petani. Kotoran disini yang dimaksud adalah kotoran binatang ternak seperti sapi, kambing, kerbau atau lainnya yang banyak di pelihara masyarakat.

Dinkes Payakumbuh Kirim Data Petugas Kesehatan Yang Akan Divaksin

Payakumbuh, beritasumbar.com -Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah mengirimkan nama-nama petugas kesehatan ke pemerintah pusat untuk nantinya dilakukan vaksin COVID-19. "Seluruh petugas...

Universitas Bung Hatta Padang Tekan MoU dengan Yayasan Madani

Kamis 17 Desember 2020, bertempat di ruang Rektorat Universitas Bung Hatta Padang telah ditanda tangani kesepakatan atau MOU antara universitas Bung Hatta Padang dengan Yayasan Madani yang mempelopori gerakan Kembalikan Marwah Minangkabau.

Politik Dinasti dan Gerbang Meritokrasi

Bagi banyak individual, tata aturan kekerabatan tidaklah secara teoritis mengesampingkan aturan politik. Menurut definisi morgan terdahulu, kekerabatan megatur keadaan socitas dan yang kedua mengatur civitas. Atau menggunakan terminologi yang sering digunakan sekarang ini yang pertama merujuk pada struktur-struktur respositas dan kedua merujuk pada dikotomi yang jelas.

Pasien Positif COVID-19 di Payakumbuh Hari ini Bertambah Delapan Orang

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh mencatatkan ada penambahan delapan kasus positif COVID-19 baru di daerah itu pada Rabu (2/12). Penambahan kasus tersebut...
- Advertisement -